
...**ASSALAMUALAIKUM...
...MAU BAB 100...
...ENAK NYA APA NIH?...
...TAMAT?...
...KARNA AKU SERING SIBUK WKWK...
...MASIH BELUM BISA UPDATE TIAP HARI YANG INI MAAF YA SEMUANYA....
...OH YA...
...PAJAK...
...JANGAN LUPA INGAT!!...
...GAK MUNGKIN LUPA KAN?...
...MASA MAU DI INGETIN MULU SIH....
...DASAR...
...KALIAN...
...WKWK...
...UDAH AH BACOT NYA...
...TAPI TUNGGU BENTAR...
...MAU NGASIH TAU LAGI.....
...NANTI NEXT AKU BAKAL BIKIN CERITA BARU...
...TAPI INI CABANG NYA...
...KESAYANGAN TUAN MUDA MAFIA...
...YAITU...
...RICH DADDY...
...UNTUK KAIVAN DAN ANAKNYA ALULA....
...GIMANA MENURUT KALIAN?...
...UDAH DEH...
LANJUT SAJA**..
"Gio mau kemana? Abil ikut ya?" ucap Nabila
"Minggir" cuek Gio
Nabila membelalakkan matanya tak percaya Gio akan mencuekkan dirinya.
"Kamu ko gitu Gio?"
Gio tak menghiraukan dirinya terus saja melangkah menjauhi Nabila, Rafa dan Devan juga mengikuti Gio tak memperdulikan Nabila yang sedari tadi memanggil nama Gio.
" Sialan!!" kesal Nabila,
Ingat kan? Waktu malam Arcell balapan di situ Gio berkata akan membuktikan semuanya ketika Arcell pulang nanti.
...S...
...K...
...I...
...P...
Di warponem sudah banyak anak-anak Zervanos mau itu yang bersekolah di Star atau sekolah lain mereka sedang duduk kumpul bersama,
"Bang gimana kalo Minggu kita sunmory"
"Ide bagus tuh"
"Gimana Gi?" tanya Devan
Mereka mengusulkan untuk jalan-jalan sudah jarang sekali mereka melakukan ini.
"Atur aja" ucap Gio, Gio masih fokus ke ponsel dirinya baru saja mengomentari postingan terbaru Arcell yang di air terjun.
"lah lah? muka Lo nama Tong?"
__ADS_1
"Lo kenapa?" Gio langsung menghampiri salah satu anggota nya
"Di keroyok Lo?" tanya Rafa
"Enggak bang"
"Trus?" tanya Rafa lagi
"Bonyok berantem, Bokap nampar Nyokap gua emosi trus gelud dah Sama Bokap" jujur nya
"Trus nyokap Lo Sekarang gimana?" tanya Devan
"Barusan gue anter ke tempat Om gua bang"
"Udah Lo duduk deh, makan trus obati luka Lo!"
"Gak bang makasih"
"kenapa gak ada duit?" yang di tanya mengangguk
"Sans elah, ada Gio" ucap Rafa di seraya bercanda.
"Makan aja, gue yang bayar" ucap Gio
"makasih bang"
Mereka kaget melihat wajah Syahriel bonyok begitu , mereka yang berada di warponem kira Syahriel di keroyok maka itu hampir saja emosi, ya walau bukan di keroyok mereka tetap kesal namun bisa apa kan? Selain mensupport nya.
...🌚🌚🌚...
Arcell dan yang lain sedang dalam perjalanan pulang. tak jauh dari rumah Tante Rezqa karna. sebelum pulang mereka mampir ke rumah makan yang sangat terkenal di sini dulu,
"Cell kita bakal pindah ke sekolah lu?"
"serius?"
"Ya dong mau mantau Lo wkwk"
"Syalan"
"Ada twins juga kan?"
"Ada kan SMP SMA gabung"
Menikmati indahnya sore di pedesaan.
Arcell menghubungi twins karna sudah beberapa hari mereka tak saling telpon ya walau chatingan saja.
"Hallo princess?"
"Ada apa?"
^^^"Gapapa rindu aja"^^^
"makanya pulang! jangan
lama-lama dong!"
lihat? Alde yang biasa irit bicara jadi banyak omong karna Arcell tak kunjung pulang wkwk.
^^^"Kan satu Minggu di sini"^^^
"ko lama?"
..."Gue mau ngomong bang!"...
..."gantian Napa!!"...
terdengar suara Aldo dari seberang sana, sudah dapat di pastikan kalau mereka berdua berebut ponsel yang Arcell hubungi.
^^^"Abang di man?"^^^
..."Ck, gantian!"...
"hallo princess nya Abang"
terdengarlah suara Aldo,
^^^"Hallo"^^^
"lagi di mana ?"
^^^"lagi makan sama yang lain"^^^
^^^"Abang dimana?"^^^
"Di SHouse"
^^^"Ada bang Bagas sama Raga?"^^^
__ADS_1
"Gak ada, Raga nganter Naya
dulu tadi katanya, Bagas lagi
otw sini"
"rindu Cell"
^^^"Iya sabar ya, Arcell mau ^^^
^^^lanjut pulang dulu"^^^
"okey hati-hati"
...Panggilan berakhir...
Nenek Rezqa mau bayar makanan mereka dengan buru-buru Arcell langsung melesat ke kasir karna melihat Nenek Rezqa sedang mengambil dompet,
"berapa mas?"
"semua mba?" Kaila mengangguk
"bentar ya mba"
"biar Nenek aja Cell"
"Gapapa Nek, uang Acell ada ko"
"di tabung aja uang kamu"
"totalnya 358k mba"
Arcell memberikan uang 400k, setelah dari kasir mereka pun langsung berangkat pulang ke rumah mau magrib soalnya.
...🌚🌚🌚...
"Gi ponsel Lo tuh bunyi Mulu" ucap Davian,
Arion melirik sekilas Nabila nama itu yang dar tadi menghubungi Gio bahkan mengspam chat mengesalkan bukan, makin di diam kan makin melunjak Gio pun akhirnya mengangkat panggilan tersebut,
...Nabila (calling)...
"Gio hiks tolongin aku"
Gio langsung terkesiap mendengar tangisan Nabila,
^^^"Lo kenapa?"^^^
"Tadi aku naik taksi trus sekarang
aku gak tau aku di mana, di sini
juga jalanan nya gelap hikss"
^^^"Sharelok gue ke sana!"^^^
...Panggilan berakhir...
Gio mengambil Jaket yang berlambang burung bermahkota menandakan bahwa dia ketua Zervanos, dengan terburu-buru beranjak hingga membuat para teman-teman bertanya namun tak di gubris nya,
"Ikutin aja tu anak ke lagi bego!" ucap Rafa
anak-anak Zervanos pun langsung mengendarai motor besar kebanggaan mereka ada juga yang menggunakan motor metic.
"Pak bos kenapa tuh?"
"anjai kek di kejar bencong, kenceng banget lari nya "
...S...
...K...
...I...
...P...
"Hikss takut" Nabila duduk seraya melipat kedua tangannya
"Bil"
"Nabila!"
"Ini gue Gio" barulah Nabila mendongak dan langsung memeluk Gio,
"Abil takut hikss"
"Stttt udah ada gue!"
Dari jarak beberapa meter ada anak-anak Zervanos yang melihat itu, ada sebagian orang yang melihat merasa tingkah Gio gantel man namun berbeda dengan Devan dan Rafa yang risih entah kenapa risih aja.
__ADS_1
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...