
...BERTANYA TANYA GAK UNKNOWN SIAPA?...
...SAMA AKU YANG NGETIK JUGA GAK TAU...
...AKWKW...
...YA MAAF ...
...LANJOT...
...JANGAN BANYAK BACOT YEKAN...
...SEBELUM ITU...
...LIKE...
...KOMEN...
...VOTE...
...HADIAH...
...SHARE...
...DANNN...
...JANGAN LUPAKAN YANG DI ATAS ITU PAJAK...
...MARI LANJUT...
...KEGAJELASAN INI....
Setiba nya Arcell di stasiun televisi yang terkenal di tanah air, dirinya masuk tentu banyak yang melihatnya apalagi penampilan nya seperti ******* wkwk. masker dan topi jangan lupakan itu.
"Nona Queenzie?"
"Hmm"
"mari ikut saya"
Arcell meminta mereka menyebarkan berita kalau Marcell Haiden Ivander memiliki anak perempuan yang tidak pernah di anggapnya ada.
Setelah menyerahkan beberapa bukti Arcell langsung pergi tak lupa dua gepok uang ratusan entah berapa nilainya ada empat tingkat.
" One, Two.."
**BERITA HOT!!!
PENGUSAHA SUKSES YANG SANGAT TERKENAL TERNYATA MEMILIKI ANAK PEREMPUAN YANG SELAMA INI TIDAK DIRINYA AKUI DI PUBLIK.
SIAPA KAH DIA? KAMI HANYA MEMBERI INISAL SAJA YAITU (MH**)
...(bayangin aja)...
"Surprise" Arcell mengendarai mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata.
...drttttttt...
...drttttttt...
...MommyGalakkkkk (Calling)...
"Itu bukan ulah kamu kan?"
^^^"What mom?"^^^
"Berita itu! itu bukan kamu kan?"
__ADS_1
^^^"Bukan mom"^^^
"kamu di mana?"
^^^"Ah Arcell lupa bilang"^^^
^^^"Arcell nginap di rumah Oma"^^^
^^^"Dahh mom assalamualaikum"^^^
"Ar.."
...panggilan berakhir...
Arcell tersenyum puas walau itu belum cukup,
dirinya berhenti di sekolah Pancasila yang mana sekolah Reynaldi Zaidan Ivander.
sebentar lagi jam pulang sekolah, tak ada maksud apa-apa Arcell hanya ingin melihat wajah Reynaldi yang notabene nya adalah adik tirinya.
...tringgggggg...
menggema suara bell pulang sekolah,
sekitar sepuluh menit Arcell menunggu terlihat Rey dan beberapa temannya berjalan menuju parkiran,
mata Arcell dan Rey bertatapan bagaimana bisa? ya Arcell menunggu di tempat satpam apalagi pakaian nya yang berbeda bahkan murid-murid di situ bertanya-tanya.
"Lo!!" Rey menghampiri Arcell
"What?"
"ngapain Lo di sini? gak puas Lo bikin bokap gue hancur?"
"Stttt, gue gak ada urusan sama Lo! gue cuman mau liat Lo doang itu aja dan Sekarang gue mau pulang bye!!"
Arcell pergi, ya sebencinya Arcell dengan Marcell dirinya juga tak bisa mengalahkan Rey mereka sama-sama korban.
sedari tadi Arcell tak ada makan terkahir mie ayam di kantin, buru-buru dirinya pulang ke rumah Oma walau jaraknya agak jauh.
...K...
...I...
...P...
"ASSALAMUALAIKUM OMA NYA ARCELL!! ARCELL HERE NICHHH" ya sifat Arcell kala di rumah Oma kembali namun ketika tak berada di rumah Oma dirinya seperti menjadi orang asing.
"Kebiasaan, Waalaikumsalam"
"Laper Oma"
"itu Oma masak kesukaan kamu tadi"
"makasih Oma"
...Cup ...
Arcell langsung menuju dapur,
"Bibi masak apa?"
"Ah neng Acell ini masak oseng sayur"
"oh" Arcell makan meningkat nya.
Selesai makan Arcell pun menuju kamar Oma,
"Udah minum obat Oma?"
"Udah"
__ADS_1
" Acell sayang banget sama Oma" memeluk Oma nya
"Mau pulang kampung Oma? kalo mau lusa kita berangkat"
"Sekolah kamu?"
"Arcell udah pinter Oma selow" seraya terkekeh
"Yaudah ayok Oma rindu kampung halaman Oma" Arcell mengangguk
...🌚🌚🌚...
Arcell sudah sering ijin dan lainnya, serasa malas untuk sekolah tak ada semangat hidup seperti itulah namun walau sering ijin Arcell juga mengerjakan tugas seperti mereka yang sekolah dengan cara file tugas apapun di kirimkan oleh Raga ataupun Naya.
"Bibi yakin ga mau ikut?" tanya Arcell
"yakin kalo bibi ikut siapa yang jaga rumah?"
"Kan ada satpam"
"udah kalian aja" ucap bibi
kini Arcell Oma dan Om Barak berangkat, Ya Arcell yang nyetir di samping ada Oma dan di belakang Om Barak, Awalnya Om Barak yang ingin nyetir namun kata Arcell biarkan dirinya saja dari pada dia mabuk atau gabut kan susah.
Twins padahal ingin ikut tapi sebentar lagi ujian kenaikan mereka pun tak ikut, Arcell? dirinya tak perduli bukan apa dia pintar tak mungkin dirinya tak naik kelas.
"Tidur aja Oma, sampe nya malam keknya"
"Iya Cell hati-hati"
Fara sempat marah karena mengetahui bahwa berita kemarin ulah Arcell, dan dengan Santai Arcell berucap.
" Itu masih permulaan mom"
Fara hanya bisa menghela nafas, salahkan sifat egois dan keras kepala nya yang menurun ke Arcell. memang buah jatuh tak jauh dari pohonnya.
Perjalanan sekitar tujuh jam..
biasanya lima jam namun kali ini menjadi tujuh jam karna lebih sering stop di rest area bukan ngantuk cuman gabut aja duit di dompet Arcell pengen di jajanin.
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam Ka apa kabar" ucap Adik Oma
Mereka berbincang sedang Arcell hanya diam saja,
...pokoknya suasana pedesaan gitu, kampung aku juga banyak gunung bagus banget sejuk....
back topik.
"Cell" panggil seseorang
"Eh Tante Rezqa"
"Baru datang?" Arcell mengangguk
Rezqa Aisyah nama nya, cantik Arcell sangat menyayangi nya beda beberapa tahun saat ini tantenya ini kuliah masih muda ko.
"Masih sore ke pasar yuk?" ajaknya
"Yuk" Arcell mengambil tasnya dan tak lupa ijin ke Oma,
"kemana Cell?" tanya Rezqa
"Naik mobil aja Te"
"Lah? bisa nyetir kamu?"
__ADS_1
"Iya hehe " Mau tak mau Rezqa mengikuti Arcell .
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...