
Mereka baru saja tiba di pantai sebelah berlabuh mereka meletakkan koper di hotel milik keluarga Aston atau milik ayah Raga.
"Kal gendong cape" ucap Arcell
"Dih? cape apa Lo? nyetir? dorong mobil? perasaan dari berangkat trus sampe kerjaan ku molor" ucap Arpan
"Bacot Lo" Arcell naik ke punggung Haikal
Iya tiga sepupu Arcell memaksa ikut karna gabut juga mengikuti bazar selama tiga hari dan sisa nya libur karna Sabtu dan Minggu maka itu memilih ikut untung saja mereka Arcell ajak.
di waktu yang sama,
anak-anak Zervanos juga sedang menikmati waktu sebelum ulangan dengan cara pergi mendaki gunung bersama.
"udah siap semua kan?" tanya Gio
"udah Gi"
"udah bos"
"udah" ucap mereka,
ada kisaran dua puluh lima orang semuanya Anggota Zervanos sisa nya tak ikut karna ada jadwa tersendiri Gio pun tak memaksakan kehendak mereka, dua puluh lima orang ini, dua puluh nya cowo lima nya cewe pacar para anggota Zervanos.
"yang cewe gak pada haid kan?" tanya Rafa
"enggak bang aman"
"Sans enggak"
"enggak" mereka mengangguk mendengar Jawaban para cewe.
Sebenarnya Gio juga mengajak Arcell namun tak bisa ikut karna sudah janji ke pantai bersama Raga dan yang lain, sedikit kecewa mendengar ucapan Arcell namun dirinya sadar dia siapa. dan Arcell juga berjanji saat libur pertama nanti akan menemani Gio kemana pun.
Flashback on..
"Cell mau ikut ngedaki gak?"
"kapan?"
"Sabtu"
"yahh gak bisa Gi sorry udah janji ke Raga dan bang Bagas mau ke pantai" Gio diam , Arcell yang melihat wajah Gio murung pun merasa tak enak.
"Abis ulangan deh kita jalan gue temenin kemana Lo mau" ucap Arcell lagi
"Serius?"
"Serius"
"janji?" mengacungkan jari kelingking nya
"janji" Arcell menyatukan jari kelingking mereka
Gio pun langsung tersenyum, Gio tak akan menyerahkan mengejar cinta nya Arcell tekad nya sudah bulat walau tidak bisa terang-terangan,
perkara Haikal dan Arcell, Gio sudah mengetahui nya saat Arcell di ajak ke rumah dan Gio banyak memberikan Arcell pertanyaan.
"Jadi? cuman sepupu?"
"iya Haikal sepupu gue"
" sialan Lo Kal!!" batin Gio
"oh"
dari situlah Gio sudah tak cemburu lagi kala Melihat Arcell dan Haikal bersama, ah ralat tak mungkin berdua pasti ada Arpan dan Adit juga.
Flashback off...
Gio dan yang lain berdoa terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan naik, setelah itu langsung memulai perjalanan mendaki gunung tersebut.
Kembali ke Arcell....
"badan gue gak enak" gumam Arcell di dalam kamar mandi,
...tok...
...tok...
"Cell ayo Lo gapapa kan? yang lain dah nunggu katanya"
"okeyy"
mereka memilih makan terlebih dahulu karna tak sempat sarapan pagi, Arcell mengajak mereka berangkat pagi buta sampai-sampai para cowo memilih untuk tidur di SHouse agar tak kesiangan,
mampir ke supermarket terlebih dahulu karna Naya ingin membeli roti dan coklat,
"fotoin dulu" pinta Arcell seraya memberikan ponsel ke Adit
...(Naya sendal putih, Arcell Coklat)...
"ayo udah ah gue laper Cell" rengek Adit sedari tadi menunggu mereka tak kunjung keluar dari supermarket membuat Adit masuk ke dalam memangil mereka .
Arcell membuka grub chat keluarga nya.
...Gibson family (grub chat)...
__ADS_1
...Daddy, mommy, Bang Alde , bang Aldo, anda...
Daddy
udah sampe Cell?
jangan sampe kecapean ya?
Daddy sama mommy lusa balik
mau oleh-oleh apa?
^^^gak mau oleh-oleh dad,^^^
^^^maunya Daddy mommy^^^
^^^dan yang lain sehat terus ^^^
Daddy
anak Daddy udah besarβ€οΈ
Mommy
udah makan Cell?
Bang Aldo
send pic
mommy
Ade nya jangan di jahilin
ya bang!
^^^pasti di ajarin yang^^^
^^^ enggak-enggak tu mom^^^
bang Aldo
sembarangan, enggak mom
aman ko aman
Bang Alde
jngn pake clna pendek
Daddy
mommy
nurut Cell kalo Abang kasih tau
^^^ππ^^^
bang Aldo
gapapa Cell mumpung
Alde gak ada di situ yekan
tos online dulu β
^^^β^^^
bang Alde
otw banting Lo Do
Daddy
gelud Sono awas aja
Azell lecet dikit!
Daddy hapus dari kk
^^^hahaha rasain tu bang^^^
...............
selesai makan,
mereka naik kapal pesiar berukuran sedang.
mereka mulai sibuk dengan kegiatan masing-masing.
...(style Arcell)...
__ADS_1
...(style Naya)...
...(Bagas,Raga, Haikal,Arpan, Adit)...
...πππ...
mereka semua menikmati angin malam di tengah laut, Semua ini direncanakan Raga demi Arcell. Bagi Raga permintaan apapun dari Arcell harus di lakukan selagi dirinya bisa.
"nikmat Allah mana lagi yang kau dusta kan" ucap Haikal seraya menuangkan air wine ke gelasnya
"kalo Haikal kobam ceburin aja yekan" ucap Adit
"Seenak wine Lo ngomong jingan" kesal Haikal
gelak tawa mereka mengisi malam yang sunyi , Arcell Dan Naya hanya minum cola tak di perbolehkan minum wine katanya tak baik.
"Hachuu" Arcell bersin
"Udah gue bilang! ganti baju sana!" titah Bagas
Kalau Arcell kenapa-kenapa bisa di eksekusi hari itu juga Bagas oleh Aldebara dan Aldobara.
Arcell berganti pakaian begitupun Naya.
Di waktu yang sama..
Gio dkk baru saja selesai memasang tenda tengah malam mereka baru saja tiba di puncak padahal mereka sudah berjalan cepat namun karna ada beberapa kendala makanya baru saja tiba.
...(bayangin aja itu suasana malam)...
"ngopi dulu elah nih" memberikan ke Gio
"Makasih"
"hmm"
Mereka pun duduk di depan tenda masing-masing seraya menikmati api unggun yang berada di tengah-tengah untuk menghangatkan tubuh .
"main truth or dare kuyy" ajak Abrar
"bisa tuh" ucap salah satu perempuan
mereka tak terlalu berisik karna menghargai makhluk hidup yang ada dan juga agar tidak mengganggunya pendaki lain.
putaran terakhir mengarah ke Gio,
"Truth or dare bos?"
"truth"
"Lo lagi suka sama siapa?" tanya Salah satu perempuan, pertanyaan pertama karna mereka mendapatkan dua pertanyaan setiap putaran.
"manusia"
"ck, serius bego" ucap Nuel
"eh.. maksud serius bos" Nuel meralat ucapannya
"pertanyaan kedua, apa arti Zervanos buat Lo" tanya Devan mereka langsung serius menunggu jawaban Gio
"keluarga kedua gue"
hari semakin malam,
mereka pun masuk ke tenda masing-masing untuk tidur karna besok mereka akan kembali turun.
...πππ...
Senin pagi,
ulangan di hari pertama membuat semua murid sedikit resah pasal nya pelajaran yang sedikit orang minati menjadi yang pertama.
"Lo belajar gak Cell tadi malam?"
"Enggak, ketiduran"
"sama dong" keduanya langsung tertawa,
Salsa sedari tadi memperhatikan Raga rasa suka nya makin hari makin besar kepada Raga,
" gue bakal bikin Lo malu!!" batin Salsa,
Lembaran ulangan di bagikan...
"jangan ada yang nyontek! kerjakan sekarang!" titah pengawas
Beberapa saat kemudian,
bell istirahat berbunyi Arcell yang sedari tadi tak bisa menahan pusing di kepalanya langsung ijin keluar kelas.
Darah keluar dari hidung Arcell. Arcell panik buru-buru berlari ke toilet.
"ni badan kenapa si sakit Mulu" gumam Arcell seraya mencoba menghentikan darah dari hidungnya
__ADS_1
...π€ JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN π€...