Arcella Queenzie

Arcella Queenzie
Bab 163


__ADS_3

Selesai ujian,


Arcell benar-benar lega sekarang telinga nya pengang di panggil terus-menerus oleh temanitemannya selama seminggu.


“Kalo gue remedi mampos sumpah bapak gua bakal kick gue dari kk cokkkk” ujar Rafa.


“Gapapa ntar lu bikin kk sama marga sendiri Raf”


“Ngomong si enak Dav, tapi lu pernah mikir gak si”


“Gak pernah mikir makanya gue tau itu enak”


“Brisik lo berdua!!” Kesal Gio. Keduanya langsung bungkam.


Mereka sedang berada di markas bersama anggota lain, karna di sekolah jamkos dan mereka gabut memilih bolos aja toh gak ada absen kelas.


“Eh Dev, gue abis mutualan ma cewe cantik body aduhayy”


“Trus? Gue harus bilang wow gituh?”


“Mau gue gebet gabut soalnya”


“Dih ganteng lo? Cewek lo yang siapa tuh kemarin lupa gue namanya di kemanain?”


“Cewe yang mana? Banyak nih bingung gue makaud lo yang mana”


“IKAN TINGKOL KETEMU KOBOI” ujar Devan sengaj di keraskan suaranya.


“CAKEPP”


“ASEKKK LANJUTT” sahut yang lain, ternyata mereka juga mendengarkan pembahasan keduanya.


“MUKA KEK KNTL BELAGU JADI PAKBOI” Mereka semua menahan tawa agar tak terjadi peperangan antar saudara.


“DEV JANGAN LUPA HASTAG #BUKANMAEN NYA” ujar salah satu anggota Revardos


“Aso lu semua aso!!”


“Kiel, pesen go food” pinta Gio.


“Lo yang bayar kan?” Gio mengangguk.


“Nasi warteg sama pizza. Itu berapa yang ada di sini”


“Lengkap bos kurang beberapa doang” Gio hany mengangguk saja.


Toh atm yang dirinya bawa ini atm milik daddynya, karna miliknya lupa naroh dan alhasil ada dompet sang ayah di atas meja Gio langsung meminjamnya.


Tadi saat mau berkata pesan go food Gio baru saja selesai chatingan dengan daddy nya dan berkata kalau dia membawa salah satu atm dan berniat mentraktir teman-teman geng nya.


Di waktu yang sama...

__ADS_1


Raga sedang bermain ps bersama twins, Bagas, dan Tian di Shouse. Arcell dan Naya sedang membuat cemilan seperti dessert dan lainnya di dapur.


Iya Arcell dan Raga juga memilih bolos, padahal Raga tak mau tapi Arcell saat di sekolah beralasan sakit perut dan tak ingin berada di uks. Jadilah mereka ke Shouse tentu mengajak ketiga teman karip itu.


“ASSALAMUALAIKUM YA AHLI KUBUR” teriak Adit.


“Kumsalam! Maaf gak nerima beban keluarga mohon pergi” ujar Bagas.


“Ga! Mukil mulu lu!! Gua gorok juga ***** lu anj!!” Ujar Aldo.


“Brisik Do!!” Kesal Alde.


Arcell dan Naya membawa nampan berisi dessert yang mereka bikin, Naya mendapatkan pesan dari seseorang tak di kenal.


“Siapa?” Tanya Arcell yang melihat Naya mendapatkan pesan.


“Operator” Arcell mengangguk.


“Cell papa nanya tumben gak ke pantai?” Tanya Raga.


Iya perkara Arcell jarang main dengan Raga, dan biasa setiap liburan semester atau sabtu minggu kadang Arcell meminta Raga mengajaknya ke pantai atau Raga yang mengajaknya.


”yaudah ayo besok” Raga mengangguk saja.


Toh semua pasti sudah di sediakan papa nya, Arcell itu sudah seperti adik perempuan Raga di mata Orang tua nya jadi jika Arcell mau itu maka pasti akan di turuti.


Kenapa kaya gitu? Karna awalnya mereka mau di jodohkan tapi Arcell menolak dirinya sama Raga sudah seperti abang dan adik tak ingin menjalin hubungan layaknya orang pacaran.


“Gio dkk boleh ikut gak?” Tanya Arcell.


“Ajak aja biar rame” ujar Bagas.


Tak hanya Arcell tapi Twins Al dan Bagas juga sudah di anggap seperti anak kedua orang tua Raga begitupun dengan orang tua Bagas menganggap twins, Arcell dan Raga itu anak mereka.


“Okeyy”


“Btw mo telpon papa dulu” Arcell mengambil ponselnya lalu pergi agak jauh dari mereka semua, Arcell ingin mengerjai Raga karna sudah lama dirinya tidak menjahili sahabatnya ini.


...Papa Raga (calling)...


^^^“Assalamualaikum Pa!”^^^


“Wassalamu'alaikum Cell”


“Kenapa Princess?”


^^^“Pa masa Raga nyentil jidad aku!!”^^^


^^^“Mana sampe merah!!”^^^


“BERANI NYA YA!!”

__ADS_1


“MANA RAGA NYA PAPA MAU


NGOMONG SAMA DIA!!”


^^^“Hallo kenapa Pa?”^^^


“Kamu apain princess papa! Uang jajan


papa potong 30% ya Boy!”


^^^“Lahhh? Gak Raga apa-apain”^^^


^^^“Emang Arcell ngomong apa?”^^^


“Jangan nyari alesan!”


^^^“Gak bisa gitu dong”^^^


^^^“Kalo di potong gimana Raga beli velg mobil pa!”^^^


“Emang papa pikirin, gak ya sorry”


^^^“Tau males! Raga gak pulang!!!”^^^


“Alandulillah beban keluarga kabur”


^^^“Hehhhhh!!”^^^


“Bye!”


...Panggilan berakhir...


Raga langsung menatap Garang Arcell, karna ulah Arcell uang jajannya di potong. Arcell langsung lari menuju ke Alde karna hanya Alde yang tak bisa membuat Raga berkutik.


“Sini lo!!”


“Apasihh mo banget gue deketin!!”


“Sini cantik”


“Gak suka gelayy”


“CELL”


“OITTT”


“Berantem tros jodoh baru tau rasa” sambar Arpan


Seketika Arcell yang tadinya fikus ke Raga langsung menatap Naya, ternyata Naya hanya menunduk saja sesekali makan cemilan.


“Mulut lo minta di geprek level berapa Pan?” Tanya Bagas.

__ADS_1


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...


__ADS_2