
OLENG GAK?
...JADI GENG!! DI INGATIN DULU NIH!!!...
KENAPA KO ARCELL MAU DI CIUM RAGA BALALALAA...
MEREKA TUH DEKET DARI KECIL SAHABAT DARI KECIL, RAGA JUGA TAU BATASAN DIA. KENAPA ARCELL GAK MARAH? YA GIMANA SELAGI BATAS WAJAR KAN? GAPAPA CUMAN CIPIKA CIPIKI DOANG.
...JADI JANGAN DI PERBESAR ATAU DI PERMASALAHIN YA?...
SEBELUM LANJUT MAU NAGIH PAJAK NIH WK
...BAYAR PAJAK DENGAN CARA LIKE KOMEN VOTE DAN KASIH HADIAH! BUAT YANG BELUM FAVORITKAN! FAVORIT KAN DULU BIAR DAPAT NOTIF KALI AKU UP....
Di sekolah..
Gio dkk duduk di atas motornya mereka masih berada di parkiran karna hari ini hari Jum'at mereka dan seperti biasa Jum'at lebih banyak jamkos,
mobil Arcell masuk ke dalam parkiran, hari ini Arcell memilih parkiran siswa biasanya dirinya ikut di parkiran mereka twins yang bergabung dengan guru-guru.
"Siapa tuh?" tanya Rafa
keluarlah Arcell dari sisi sebelah kanan
"gue kira cewe mana anjir si Arcell makin cantik" gumam Rafa
Gio hanya menatap pergerakan Arcell yang ke arah sisi mobil sebelah kiri. Membantu Raga keluar dari mobil walau tak parah tetap saja Arcell yang membentaknya sewaktu turun tadi untuk diam di tempat karna sedari gerbang tadi melihat Gio dkk.
"Neng Acell" panggil Rafa, Arcell hanya menoleh menunggu ucapan Rafa selanjutnya
"Itu Raga kenapa"
"Abis di keroyok" jujur Arcell .Lantas Rafa langsung menghampiri keduanya karna kaget ya kaget aja ko bisa si Raga sabuk hitam di keroyok.
"Kenapa bisa Broh?"
"Duhh ngobrolnya ntar aja deh keburu bell" Arcell langsung menarik tangan Raga seraya berjalan cepat padahal kaki Raga keseleo.
...🌚🌚🌚...
Sepulang sekolah Arcell tiba-tiba di paksa Gio pergi mengikuti dirinya padahal hampir masuk ke dalam mobil namun dengan tenaga Gio yang kuat Arcell tak bisa berontak percuma.
kemana Raga? Raga di culik Bagas tadi jam pelajaran karna yang SMA sedang masa mager ngajar guru-guru nya dan ya mereka berempat bolos, kenapa Arcell gak ikut? kata Alde belajar biar pinter gak boleh bolos.
"Mau kemana si" tanya Arcell di balik helm full face
"Ke rumah"
"Dihhh!!! mobil gue!!"
"nanti di ambil"
"Serah lu anj" mendengar kata-kata kasar sontak Gio merem mendadak
__ADS_1
"Lo gila? kalo mau mati jangan ajak ajak gue!! gue masih mau balas dendam!!"
"Balas dendam?" Arcell gelagapan bingung dirinya keceplosan
"Udah jalan gue kebelet Pipis" bohongnya.
Gio pun mulai menjalankan motornya, Arcell pasrah saja di aja Gio toh cowo satu ini gak bakal macam-macam ke dirinya, berani macam-macam para ajudannya siap menerkam.
Skip Rumah Gio..
"Nih" sinis Arcell memberikan helm
Setelah turun dari motor Gio kembali menarik tangan Arcell masuk ke dalam rumah, Arcell seperti anak kecil yang di tarik paksa oleh Mak nya yang sibuk main di lapangan tanpa ingat waktu .
"Astagfirullah Abang! Kenapa kasar sama cewe! mana masuk gak ucap salam!!" kaget Bunda
"Udah salam tadi bunda gak denger?"
"Kapan?" tanya Arcell dan bunda bersamaan
"Tadi dalam Hati" keduanya memutar bola matanya malas
"Mau di bawa kemana anak gadis orang?" tanya bunda melihat Gio menuju kamarnya dan raut wajah Arcell seperti meminta pertolongan
"Kurung!!"
"Hus Abang!!"
"Iya bund iya!!"
Setiba di kamar..
"aku sama Nabila gak ada hubungan apa-apa" to the point Gio tanpa basa-basi
"Trus?"
"Ya aku..." Gio yang hendak membuka pintu lemari langsung terhenti
"Ko kamu bilang trus?"
"Lah trus gua harus ngomong apa lagi? atau gua harus nangis-nangis ngemis di depan Lo?"
"Yakali anjir cowo di luar sana masih banyak kalo gua mau!" ucap Arcell
"Gak ada Lo punya gue!!"
"Ko Lo gue ngomong nya!!"
"Kan kamu duluan Lo gue ngomong nya!, ya aku ikutin kamu lah!"
"Serah Lo deh! gue mau balik!" Arcell beranjak dari kasur Gio,
Gio masih fokus mengganti pakaian di ruang ganti, mendengar langkah Arcell bergegas dirinya keluar dan mengunci pergerakan Arcell di dekat pintu. memojokkan tubuh Arcell hingga tertabrak dinding.
"Gua sayang sama Lo! Lo paham gak sih hmm?" dengan suara beratnya keduanya sangat dekat bahkan suara nafas pun saling beradu.
__ADS_1
...BRUKKK...
"sayang Lo bertebaran!" ucap Arcell setelah mendorong jatuh tubuh Gio
"Gue sama Nabila gak ada hubungan Arcell cinta monyet itu waktu SD mikir lah!!!"
"LO YANG MIKIR ANJ!!" terlanjur emosi Arcell mulai berkata kasar.
"TRUS APA BEDA NYA LO YANG LIBURAN SAMA COWO HMM?"
"WHAT? COWO ? LIBURAN? MATA LO KATARAK? ITU ABANG GUE GILA LO HAH!!"
Pertengkaran keduanya sangat sengit!!
Arcell kalau sudah mulai berkata kasar itu tandanya sangat emosi dan kalau dia diam itu tandanya Arcell sangat-sangat emosi jadi masih mending mendengar sumpah serapah nya dari pada dia diam lebih mengerikan.
"Gue cape Gi, mending udahan!" Gio langsung menatap tajam Gio begitupun Arcell kedua mata yang saling tatap.
...Drttttttt...
ponsel Arcell berdering..
...Bang Alde (Calling)...
^^^"Hallo?"^^^
"Di mana?"
"kata mang Mamat Acell belum
pulang! kemana?"
^^^"jemput Arcell"^^^
^^^"Di perumahan Katulistiwa^^^
^^^no. 17"^^^
"Ko di situ? mobil Acell mana?"
^^^"Jemput atau Arcell pulang^^^
^^^jalan kaki?"^^^
"otw"
...panggilan berakhir....
Gio menahan emosi nya agar tak mencelakai Arcell, andai bisa di lihat dengan mata bisa-bisa kepala nya sudah berapi-api saat ini .
"Cell" Tatapan sendu Gio
...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...
...ARGI OR ARGA NIHHHH...
...MAKIN MEMBINGUNGKAN YE KANNNN...
__ADS_1
...ABIS DI BUAT OLENG SAMA RAGA TRUS DI BUAT SAD BOY OLEH GIO WKWKWK**...