Arcella Queenzie

Arcella Queenzie
Bab 41


__ADS_3

Arcell bersama Oma dan Opa sedang berada di Restoran, mereka menikmati waktu mereka seperti waktu Arcell masih kecil mereka sering pulang kampung bertiga, mengingat momen itu ada rasa yang tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata.


"Oma opa libur sekolah nanti mau gak kita jalan-jalan ke luar negeri?"


"Uang nya di tabung aja Cell" ujar Opa di anggukkan oleh Oma


"atau keluar kota? jarah ke kubur buyut??" wajah Oma berbinar sepertinya oma ingin pergi ke kampung halamannya,


"mau kan? nanti kita bertiga Arcell bawa mobil" ujar Arcell, keduanya mengangguk


Kini mereka berada di taman kota, karna malam ini malam minggu jadi banyak orang berada di tempat inti menghabiskan malam bersama pasangan atau keluarga. karna sudah hampir ja 11 malam Arcell pun mengajak mereka pulang karna angin malam sangat mudah membuat orang masuk angin apalagi lansia.


setiba di rumah yang bisa di bilang sederhana merea bertiga, ah tidak bertiga ada uncle atau om Arcell namun saat ini dia sedang bersama teman-temannya usianya hampir 30 tahun walau begitu masih single, malam yang begitu bahagia bagi Arcell berkumpul dengan Oma Opa kesayangannya. Arcell tidur di kamar mommy nya dulu yang sudah di sulap menjadi kamar Arcell oleh opa nya.


Pagi minggu yang sejuk karna mendung namun tak hujan cuacanya sangat damai letak rumah Opa agak pinggir kota namun tidak pinggir sekali.


"Arcella bangun!!!" Oma berteriak di depan kamar Arcell membangunkannya


"5 menit Oma" mendengar jawaban itu oma pun memilih ke dapur .


Walau sudah tua oma lebih memilih untuk mengerjakan pekerjaan rumah sendiri padahal Mommy Fara sudah mencarikan pembantu namun oma menolak tapi kadang sesekali oma meminta mommy untuk mengantarkan salah satu maid membersihkan rumah dari debu-debu nackall...


"Opa mana?" tanya Arcell


"pulang kampung mau cek tanah sekalian silaturahmi kelurga di kampung halaman Opa" ujar Om Barok ? Athali Mubarok


"KO GAK BILANG ARCELL !!! IIIHHHH OPA MAH GITU!!" mata Arcell sudah berkaca-kaca bukan tak mengijinkan tetapi kondisi Opa yang di takutkan apalagi Opa hanya naik kendaraan roda dua kesayangannya itu.


"Oma hikss ko opa gak bilang hikss" memeluk Oma yang sedang tiduran di kamarnya,


"Kata opa tadi malam lupa bilang keburu kamu tidur" menenangkan cucu kesayangannya


mau bagaimana pun Opa sudah berangkat tak bisa di cegah,


Arcell berada di ruang keluarga bersama Om nya keduanya bermain PS sedari tadi hingga tak terasa sudah sore, walau sudah sore Arcell enggan pulang karna mengingat Opa nya tak ada di rumah dan Om nya ini pasti akan ke tempat temannya lagi maka itu Arcell enggan meninggalkan Oma yang berada di rumah sendirian,


...Mommy (chat)...


^^^"Mom tolong antarkan seragam^^^


^^^sekolah Arcell ya, Arcell berangkat dari sini"^^^


"Okee nanti Mang mamad yang antar ya, gimana kabar Oma Opa Om?"


^^^"Alhamdulillah baik mom,^^^

__ADS_1


^^^tapi masa Arcell baru sehari di sini Opa udah Sunmory ke kampung kan gak asik"^^^


"biasalah Opa kamu kan suka jalan-jalan"


^^^"untung sayang, oh ya Arcell tadi^^^


^^^transfer uang buat beli bensin^^^


^^^Opa soalnya waktu Opa^^^


^^^berangkat Arcell masih tidur"^^^


"kebiasaan suka bangun siang kamu ya!!!"


^^^"ampun mommyharaaaaaaa"^^^


.............................


malam ini Arcell tidur di kamar oma, begitulah Arcell kadang bisa tidur nyempil bertiga dengan Opa nya padahal sudah besar. satu hari ini Arcell jarang bermain ponsel karna menikmati hari liburnya tak membalas pesan twins maupun Naya yang sedari tadi malam ingin mengajak Arcell nongki walau agak risih tapi Arcell memaklumi kondisi nya yang mana sangat di pedulikan dan sangat di butuhkan oleh temannya.


"Hwaa gak bisa tidur mana besok senin" batin Arcell seraya mengganti channel tv


"Tidur cell besok sekolah"


Arcell pun mencoba untuk tidur namun tetap saja gagal untuk tertidur, oma yang sudah tidur sedari tadi karna itu Arcell turun dari tempat tidur dan menuju kamar nya agar tak mengganggu oma yang sedang tidur karna dirinya ingin mendengar instrumen musik agar dirinya cepat tertidur,


Senin Pagi,


seperti yang di duganya dirinya bangun kesiangan bergegas berangkat tanpa sarapan mungkin sekarang pacara baru saja di mulai butuh waktu hampir setengah jam untuk tiba di sekolah.


...Bang Aldo ( calling)...


^^^"Bangg tolong dong!^^^


^^^Arcell masih di jalan nih telat"^^^


^^^"tunda upacara dong 15 menit aja"^^^


"makanya jangan begadang!


upacara udah di mulai ini"


"abang tunggu di gerbang


jadi nanti abang bilang

__ADS_1


satpamnya biar Acell di ijinin masuk"


^^^"okee tunggu 10 menit ya"^^^


^^^"di situ mendung gak"^^^


"cerah"


^^^"lah ko? di sini mendung^^^


^^^jadi jalanan agak sepi"^^^


...Panggilan berakhir...


sekitar 15 menit Arcell sudah berada di depan gerbang sekolah, terlihat Aldo yang sudah nangkring di pos satpam menunggu Arcell, satpam itu memperhatikan mobil Arcell, Aldo masuk ke dalam mobil keduanya menuju parkiran. setelah memarkirkan mobil keduanya pun ingin menuju lapangn namun Arcell yang terlanjur malas mengajak abangnya menuju roftop.



"kacamatanya mana? gak jadi nerd lagi?" Arcell menoleh ke Aldo tanya bingung padahal dirinya pakai kacamata,


"kacamata Arcell mana?" tanyanya pada diri sendiri


"Astagfirullah di mobil" Arcell langsung berlari menuju parkiran lagi, tampilannya yang skarang bukan seperti nerd melainkan bad girl sekolah, kalau ada yang melihat pasti tak akan mengenali Arcell dengan pakain seperti ini karna jarang sekali seragam Arcell seperti ini.


"ITU YANG LARI MAU KEMANA? NGAPAIN? TELAT??" teriak anak Osis ke arah Arcell


Arcell tak menoleh dirinya fokus ke arah parkiran bisa gawat kalau dirinya ketahuan baru juga seminggu sekolah jadi nerd masa udah ketahuan aja sih kan gak asik, anak OSIS tadi pun berjalan menghampiri di mana Arcell sekarang. Aldo yang melihat itu hendak menyusul namun kalau dirinya ke sana langsung bisa-bisa  ketahuan penyamaran Arcell, apalagi OSIS yang menciduk Arcell adalah Salsa anak OSIS yang bertugas hari ini.


"jam berapa ni? gue bukan menggurui tapi tau aturan sekolah kan? udah telat gak ikut upacara! ikut gue ke lapangan!" Arcell masih membelakangi Salsa,


"AYO!" titahnya lagi,


"sopan kah orang ngomong malah di punggungin"


"sabar cell gak boleh marah, kalo marah bisa tembus loh hehehe" batin Arcell,


Arcell pun menyerah dengan keadaan biarlah ketahuan wajah aslinya toh tak ada yang tau identitas sebenarnya, kacamata Arcell tak ada di dalam mobil ini yang membuatnya semakin badmod,


"Budek ya?"


"yaudah si kenapa ngegas!!" jawab Arcell jutek


"YAUDAH IKUT GUE KE LAPANGAN!!"


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...

__ADS_1


__ADS_2