
...MALAS...
...NGETIK...
...OPENING...
...CAPE...
...TAUU...
..........
...KALIAN TUH...
...HARUSNYA...
...NGASIH PAJAK...
...EH...
...MAKSUDNYA...
...BAYAR...
...PAJAK...
...DENGAN...
...CARA...
...LIKE...
...KOMENTAR...
...VOTE...
...HADIAH...
...SHARE...
...HARUS...
...WAJIB...
...TAU GAK!!...
...Gio (calling)...
"Hallo?"
"Cell?"
"Balikan ya?"
"gue sayang sama Lo Cell "
"Gue sumpah demi Allah gak
ada hubungan apa-apa sama
Nabila"
"Gue tegas Cell gak kek apa
yang di omongin reader di komentar"
"Okey Lo mau bukti?"
"tunggu Lo balik!"
"Cell"
...Tuttt...
...panggilan berakhir...
"Dit udah" tanya Arcell santai kala Adit memenangkan perkelahian
"udah kuy balik"
"oh ya Cell nih" memberikan lima belas juta
"sepuluh aja gue"
"ambil aja bagi rata kita"
"oke thanks"
Keempat pulang , Arcell di sisi kiri kemudi yang mengemudikan kali ini Arpan mereka menuju pulang kerumah karna sudah jam dua dini hari .
...S...
__ADS_1
...K...
...I...
...P...
"lah tidur si Acell"
"biar gue yang gendong" ucap Haikal
mereka pun masuk ke dalam rumah dengan santai biarlah bila ketahuan mereka habis pergi toh bisa alasan mencari makan.
...Ting...
...Gio (chat)...
"Lo dimana?"
"Kangen Cell"
"Sumpah demi Allah"
"gue sayang sama Lo"
dll
Haikal tak sengaja membaca notif ponsel Arcell,
"Ck, princess gue nih gak bisa sembarangan orang miliki" gumam nya
"kenapa?" tanya kedua orang yang ada di situ bersamaan,
"Ada yang deketin princess"
"kerjain gak?" ucap Haikal lagi,
"Bisa sihh"
"kuy"
"gue mau pindah ke Skull Arcell nanti" ucap Adit
"Gue juga"
"Skuy"
akhirnya mereka mengakhiri percakapan gak jelas itu .
Arcell masih nyenyak tidur dan tiga orang lainnya juga, para orang tua sudah memanggil mereka untuk sarapan, tapi mereka masih tidur.
dan sekarang sudah siang, Arcell bangun dan langsung pergi ke kamar mandi. Selesai mandi Arcell menghampiri Oma nya.
...Cup...
"Pagi Oma"
"Pagi gundul mu Cell" ucap Nene Rezqa (Orang tua Tante Rezqa)
"Kan masih pagi Ne?" Arcell mengerutkan keningnya kala jari Oma mengarah ke jam
"Lah? kirain masih pagi hehehe"
Arcell pun di suruh sarapan pagi yang terlambat dulu agar tidak sakit, Saat menikmati makan ketiga sepupu nya ikut bergabung dengan santai ke-empat nya seperti tak ada dosa yang keluar tengah malam.
"Ke air terjun kuy?" Ajak Arpan
"Kuyy Ajak yang lain aja sekalian" ucap Arcell
"Oma, ke air terjun yuk?" ajak Haikal
"Yuk mama mau ikut sekalian foto-foto" ucap mama Haikal
"Anjai slebew" ucap Adit
Akhirnya para orang tua bersiap-siap untuk pergi ke pantai, sedangkan para anak-anak masih menikmati sarapan siangnya.
...S...
...K...
...I...
...P...
AIR TERJUN..
"Oma hati-hati ya?" tegur Arcell
"Iya Cell"
Arcell menghampiri para sepupu nya untuk di minta tolong fotokan dirinya mu update status baru anjai. sebelum berpose Arcell membuat story' terlebih dahulu.
__ADS_1
"Gaya Lo pada! mending fotoin gua wkwk"
"Ye bocel gaya bat!" Ucap Arpan
"Sini hp nya gua fotoin" Haikal mengambil ponsel di tangan Arcell
"Awas nyemplung hp gua! mahal cok"
"Kan Lo kaya" ucap Adit
"Bapak gua yang kaya"
"Cepet foto lama banget!"
...Ckrekkkkkk...
...Ckrekkkkkk...
...ckrekkkkkk...
"Udah deh cape gua" keluh Arcell
"Tiga doang?"
"Iya ngapain banyak-banyak"
Arcell mengambil ponselnya dan kembali duduk ke atas batu besar yang ada di situ,
"sudah ku duga"
"Pasti ada satu foto yang ga jelas" Arcell bergumam sendiri,
Setelah update status, barulah Arcell bermain air seperti sepupu nya semua berenang ke arah air terjun bersama,
...🌚🌚🌚...
Di waktu yang sama...
...TRINGGGGGGG...
Bell pulang sekolah menggema di seluruh sekolah Star.
"Ga gue nebeng ya? supir gue gak bisa jemput ban nya bocor" ucap Naya
"hmmmm" sudah berapa hari Raga menjadi lebih dingin,
"Raga temenin aku ke Gramedia mau gak?" Salsa menghampiri Raga di ikuti Helena,
"Heh Mak lampir yang menjelma menjadi manusia sok polos!! jangan ganggu Raga lagi deh! Lo gak liat?" Naya sengaja menggenggam tangan Raga lalu mengangkat nya ke hadapan Salsa
"Apaan?" tanya Salsa,
"Raga udah jadi cowo gue! Lo jangan coba-coba kecentilan lagi" titah Naya,
Sedangkan Raga? pasrah sekaligus lega, Setidaknya Salsa tak selalu menggangguku nya dengan alasan ini. Toh Naya dan dirinya sudah kenal lama juga satu tahun keduanya juga semakin akrab.
"Bohong kan Ga? dia kan yang kecentilan?"
"Yuk sayang" Naya mengajak Raga pulang,
Gio dkk memperhatikan mereka tak hanya Gio dkk tapi teman satu kelas, Naya walau agak bego sebenarnya sepintar Salsa cuman ya karna malas aja menunjukkan bahwa dirinya pintar sama seperti Arcell .
"Gio!" panggil Nabila,
"Gimana bos? jadi ke warponem gak?" tanya Rafa,
Semenjak ada Nabila , Gio seperti babu yang menemani Nabila ke sana sini . awalnya Gio menolak tapi Nabila selalu beralasan.
Flashback on..
"Gio temenin ke mall yuk?"
"Sendiri aja deh Bil gue bukan babu Lo!"
"Ta-Tapi kan Abil gak tau, Abil juga baru pindah ke sini"
"Ck, Lo gak bakal ilang juga! gue sibuk Bil"
"Sekali aja ya? ya plis" mata Nabila sudah berkaca-kaca
Tanpa ba-bi-bu Gio mengantarkan Nabila ke mall,
Flashback off....
"Warponem!" titah Gio,
Gio sedang malas berurusan dengan perempuan, biarpun pernah berjanji setia ke Nabila tapi untuk sekarang dirinya hanya fokus ke Arcell.
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...
__ADS_1