Arcella Queenzie

Arcella Queenzie
Bab 155


__ADS_3

Mereka tiba di aula, tentu banyak orang yang menonton memang aneh padahal cuman konser dadakan saja.


para penton ada yang duduk di kursi tribun dan ada yang ikut duduk di podium gabung dengan teman-teman Arcell.


Para cowo dan cewe duduknya berhadapan memang sengaja di atur seperti pentas drama. Para guru juga ada yang ikut karna penasaran apa yang terjadi. Bahkan para pekerja juga dan bule kantin ikut hadir.


Awalnya mereka kira ada yang berantem tapi taunya malah konser dadakan, dan tentu mereka tak langsung kembali tapi malah ikut menyaksikan konser dadakan ini jarang-jarangkan.


Para guru juga sampai ada yang mengabadikan momen konser dadakan plus gratis ini.


“bestiee jangan lupa sawerannya yaa!!” Ucap Arcell tiba-tiba.


“Konsernya gratis ngasih sawerannya sukarela aja si” lanjut Arcell.


“Hooh buat kita beli minum" ujar Rafa menanbahkan.


“OKEYY!!”


“AYO MULAI-MULAII”


“ANJIR MINTA SAWERAN”


“Gue denger ya! Gak mo nyawer gapapa ko selo gue juga gak kekurangan duit!!” Ucap Haikal sombong.


“Kalo hasilnya banyak bisa kita bagiin ke panti atau bantu orang yang membutuhkan, jadi seikhlas kalian aja. Konsernya gratis ko gak ngasih gapapa” Arcell menjelaskan.


Tiba-tiba saja sebenarnya ucapan itu terlintas di otakknya dan untungnya teman-teman sekelasnya setiju, Arcell sudah mengatakan ide nya ini tadi saat menuju Aula dan mereka setuju.


“OKE MULAIIIII” ada dua tiga orang yang berkeliling tentunya meminta sumbangan sukarela itu.


“SUDAH TUJUH SAMUDRA KU ARUNGI BERSAMA DIRIMU!! MERANGKAI HIDUP DENGAN SUKA DUKA!!” Ujar Gio menyanyikan lagu Gamma7 Samudra.


“SANGAT TAK BISA KU PAHAMI DAN MENGERTI YANG TERJADI KINI!!! KAU MENJAUH DAN PERGI TINGGALKANKU”


“HADIRMU AKAN MENJADI CERITA TERINDAH SELAMA HIDUP DAN MATIKU!! WALAU HARUS AKU MENINGGALKAN DIRIMU!! TAI KAU MASIH TERSIMPAN DI HATIKU!!”


“SANGAT TAK BISA KU PAHAMI DAN MENGERTI YANG TERJADI KINI KAI MENJAUH DAN PERGI TINGGALKANKU!!!”


“NAMUN TAK BISA KU INGKARI!!! KU SANGAT MENGHARAPKAN DIRIMU!!! WALAU SULIT TUK KU PAHAMI CINTAMU SAYANGMU KEPADAKU!!” Para laki-laki menyanyikan part pertama.


“HADIRMU AKAN MENJADI CERITA TERINDAH!! SELAMA HIDUP DAN MATIKU!!” WALAUPUN HARUS AKU MENINGGALKAN DIRINU TAPI KAU MASIH TERSIMPAN DI HATIKU!!” ujar Arcell sambil menepuk dadanya pelan menghayati perannya.

__ADS_1


“HADIRMU AKAN MENJADI CERITA TERINDAH SELAMA HIDUP DAN MATIKU!!! WALAUPUN HARUS AKU MENINGGALKAN DIRMU TAPI KAU MASIH TERSIMPAN DI HATIKU!!!” Nyanyi semuanya.


Para penonton bertepuk tangan mendengarkan lagi yang di nyanyikan bahkan para guru ikut kagum dengan mereka semua.


Nabila? Nabila ada di kursi penonton dirinya menahan kesal melihat kedekatan Arcell dan Gio sedari tadi.


“CELL ADA YANG PANAS TAPI BUKAN MATAHARI” ucap Nana teman sekelas Arcell.


“IYA NIH NA GERAH KAN GERAHH” ucap Arcell.


“kenapa Gin?” Tanya Devan yang tak tauu


Para laki-laki kembali di buat bingung dengan perempuan yang ada di kelas mereka, seperti ada telepati antara mereka tapi tak memberitahu para laki-laki.


“Kenap Cell?” Tanya Raga dan Gio bersamaan.


“GAK TAU NIH GA GI HAWANYA PANAS” Arcell mendekat ke arah Gio lalu mengode dari tatapannya ke Gio.


Seketika Gio melirik para penonton yang ada di tribun terlihat satu objek yang ada di pikiran Gio, raut wajah Nabila yang bertatapan dengan Gio tak mengenakkan.


“NESTAPA, DI GURUN PASIR!! MERANA, KARENA PANAS HAWANYA!! AKUPUN MERASA ANEH GURUN PASIR MENGAPA PANAS HAWANYA!!” Nana mulai bernyanyi seraya mengibas-ibas tangannya sperti berkipas.


“HAREUDANG, HAREUDANG, HAREUDANH!!!


PANAS, PANAS, PANAS


SELALU,SELALU,SELALU PANAS DAN HAREUDANG!!” Ucap para Perempuan serempak.


Sombong amat wkwkwk


“HAREUDANG,HAREUDANG,HAREUDANG!!


PANAS,PANAS,PANASSS!!!


SELALU,SELALU,SELALU!! PANAS DAN HAREUDANGGG!!” Ujar Arcell bernyanyi sambil berkipas-kipas menggunakan duit cash nya kisaran beberapa duapuluh lembar uang seratus ribu. Tentu uang itu uang Arcell sendiri.


“Berdamage sekali bunda!” Ujar Devan bertepuk tangan.


“Makasih-makasih semuanya cukup sampai di sini konser kita” ujar Arcell menutup acara konser dadakan.


“kalo mau konser dadakan lagi kalian bisa request ke instagram kelas kita tapi gak gratis” ucap Arcell.

__ADS_1


“Sorry banget gue stop di sini konsernya! Karna ada cacing yang udah kepanasan dari tadi” sindir Arcell.


“Adu adu aduhhh aduhaiii” ujar Arpan.


“Saweran dulu adinda” Muel menadahkan kotak ke arah Arcell, Arcell memasukkan lima lembar seratus ribu ke dalam kotak tersebut.


Yang mana para teman sekelasnya juga langsung ikut menyumbang ada yang seratus dan lima puluh suka rela saja.


...🌑🌑🌑...


Mereka sudah mengumpulkan uang saweran tadi, semuanya sekitar Rp. 4.350.000 atau empat juta tiga ratus lima puluh ribu rupiah.


“Diapain Cell duitnya?” Tanya Gina.


“Kita bikin nasi kotak aja trus bagiin ke orang-orang yang membutuhkan di jalan gimana?” Usul Arcell.


“Jum'at berkah?” Tanya Gio yang langsung di angguki Arcell.


“Oke setuju gue Cell”


“Mesen atau gimana nih Cell nasi kotaknya?” Tanya Rena


“Masak sendiri, karna kita pulang cepet kan ini, kita bagi tugas ada yang ke pasar beli bahan nya buat besok. Jadi besok tuh tinggal maska trus kotakin” Mereka mengangguk setuju.


“Tapi bagiinnya abis kita para cowo sholat kan?” Tanya Raga.


“Iya lah yakali kalian gak sholat! Gak berkah ntar!!” Ucap Nana.


“Dimana bikinnya?” Mereka langsung diam mendengar pertanyaan itu.


“Di rumah oma aja Cell” Usul Haikal.


“Oke di rumah oma gue ya, ntar gue share lok!” Mereka mengangguk.


...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...


...BIAR GAK TEGANG-TEGANG BANGET YEKAN...


...MAKANYA DI BAWA NYANYI....


...SETELAH NYANYI KAN TUH PADA MINTA SAWERAN!! NAH AKU JUGA MINTA KOMENTAR KALIAN SELALU DI KOLOM KOMENTAR**!!!...

__ADS_1


__ADS_2