
GIMANA HARI KALIAN GENG?
GAK MAU CURHAT GITU?
CURHAT YUKK
BIAR AKU JADI QUEEN TEGUH DI KOMENTAR AKWKWKWK
KALIAN HARUS TAU GENG KALAU AKU SAYANG KALIAN SEMUA WALAU KITA G PERNAH BERTEMU LANGSUNG WKWK
...Ting...
...Arcella (chat)...
"Mau jadi apa Lo?"
"Mau jadi jagoan sekolah?"
"Bagus menurut Lo hm?"
^^^"maaf Cell kelepasan"^^^
"serah!"
^^^"Cell"^^^
^^^"kapan pulang?"^^^
^^^"jangan gini dong"^^^
^^^"gue jelasin semuanya"^^^
^^^"biar gak ada salah paham"^^^
^^^"sayang"^^^
^^^"honey?"^^^
^^^"bee?"^^^
^^^"bby?"^^^
Read..
Gio hanya bisa menghela nafas kala Arcell hanya membaca pesannya saja, memilih pulang dari pada nangkring di warponem seperti teman-temannya.
...🌚🌚🌚...
Keadaan grandpa semakin membaik cuman karna terlalu banyak makan manis dan semangka membuat jantungnya tersumbat karna air yang di minum sangat banyak.
"Kalian balik aja biar Abang sama Daddy yang jaga" ucap Azka
ketiganya pun kembali ke rumah..
di perjalanan Aldo yang lapar pun meminta Alde yang nyetir untuk cari makan terlebih dahulu.
"Arcell mau balik ke Indo" saat memasuki restoran
"Kapan?" Tanya Alde
"Gak tau nunggu grandpa sehat"
"Mesen apa?" tanya Aldo
Setelah memesan ketiganya hening dan fokus ke ponselnya masing-masing, Arcell hanya buka tutup aplikasi sedari tadi .
__ADS_1
"Ade kenapa si?" tanya Aldo yang risih melihat Arcell yang seperti ingin membacok orang
"Cape"
"yaudah sini duduk di pangkuan Abang trus tidur" Arcell hanya mengangguk menuruti saran Aldo
"Badan Ade panas"
"udah tidur aja ya? jangan di pikirin grandpa pasti sembuh ko" ucap Aldo lagi
beberapa kaum hawa yang melihat keromantisan Kakak beradik itu menjerit gemas iri campur aduk Pokoknya.
Selang beberapa menit,
dengkuran dan nafas yang teratur terasa di lekuk leher Aldo ternyata Arcell tertidur.
sudah biasa mereka seperti ini tak ada jaim jaim nya,
namun jarang juga mereka memperlihatkan keromantisan Kakak beradik di depan umum seperti ini bisa di amuk media mereka.
Setelah makan...
Arcell masih dalam gendongan Aldo seraya menuju mobil setelah membayar tadi.
(Bayangin aja! gendongnya masih batas wajar ya! otak klean jangan ngeres jangan mikir ya. enggak enggak harus normal)
Arcell masih setia tidur bahkan tubuhnya masih panas saat ini, tak ingin banyak bacot Alde langsung mengendarai mobil menuju mansion grandpa nya.
skip Mansion...
Semua penjaga dan maid tunduk saat ketiganya masuk ke dalam rumah, aura tegas si kembar membuat para maid takut bagaimana tidak cukup Aldo yang memarahi mereka kalo sampai Alde yang turun tangan bisa gak makan mereka sebulan.
Oh ya...
Raga dan Bagas kemana?
"Kenapa Acell?" tanya Bagas
"kecapean,kurang tidur kayaknya badannya panas" saat berpapasan dengan Bagas di lift
" Lo pada udah makan?" tanya Alde
"udah" Alde mengangguk lalu duduk di sofa ruang keluarga
baru saja duduk terdengar teriakan menggema di seluruh mansion..
"BANGG ARCELL MUNTAHHHHHH"
Alde yang kaget langsung berlari menuju kamar Arcell yang berada di lantai 2 begitupun Bagas reflek tersedak kripik tanpa pikir panjang langsung menyusul Alde
"Huekkkk"
"Kenapa Cell?"
"hamil Lo?" tanya Raga yang blak-blakan
"Gue gampar muka Lo!" ucap Arcell terbata-bata
"pasti belum makan ni bocah" ujar Bagas
"iya Acell belum makan dari tadi pagi" ucap Aldo baru ingat kalau sang adik belum makan kasian..
"Bibi buatin bubur sama teh hangat!!" titah Alde ke maid yang ada di ambang pintu
"Baik tuan"
__ADS_1
Arcell di bawa ke kamar Alde karna kamar Arcell penuh muntah nya ya walau cuman cairan bening tetap saja JOROK KALO DI BACA BEGO.
Semenjak pulang dari Korsel maag Arcell selalu kambuh bagiamana tidak kambuh ni bocah di Korsel makannya samyang ramen pokoknya yang pedas pedas.
"makan yang banyak" titah Raga seraya bersedekap dada
"brisik banget si Ga" tutur Arcell
...🌚🌚🌚...
Seminggu kemudian..
grandpa memilih untuk tinggal di Mansion tak ikut pulang ke Tanah air, Arcell maupun twins juga Azka tak bisa memaksa kalau grandpa nya sendiri yang ingin tinggal.
Bagas dan Raga sudah pulang lebih dulu ke Tanah air dua hari yang lalu, kini tinggal mereka berempat yang pulang.
Skip Tanah air,
Hubungan Arcell dan Gio masih belum ada kejelasan semenjak ada Nabila hubungan keduanya semakin rumit, Arcell juga tak terlalu mempermasalahkan mau udahan pun tak masalah.
"Azell kakak mu yang cantik ini rindu" ucap Arcell seraya mencium pipi Azell manja.
"Nyanyanyanya" gumam Azell
"Nyanyanya? atau nyenyneyenye?"
"nyanyanya"
"ohh nyanyanya"
"nyanyanya"
"iya bang Alde sama Aldo lagi di depan"
"heheheh"
"lah ketawa"
Skip kegajean kakak beradik ini...
pukul 11.02 tengah malam,
ponsel Arcell sedari tadi tak berhenti bergetar membuat tidur Arcell terganggu.
^^^"Hallo?"^^^
tanpa melihat siapa yang menghubungi..
^^^"Hallo?"^^^
^^^"Liat jam dong kalo mau iseng!"^^^
"Uhukk Hall?"
^^^"Hallo?"^^^
"Kak kak ini pacarnya ya?"
"Bisa ke jalan XXX sekarang?
Arcell melirik ponsel nya..
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...
**GAK ASIK YA CERITANYA?
...HUHU MAAFFF...
__ADS_1
MARI LANJUT
KALIAN BAKAL BIMBANG DILEMA MAU PILIH SIAPA WKWKWK**