Arcella Queenzie

Arcella Queenzie
Bab 42


__ADS_3

Arcell berjalan mengikuti Jesika tanpa ekspresi apapun, Aldo yang melihat adiknya di bawa pun ingin mengikuti namun Arcell memberi tanda untuk stop Seperti meminta jangan di ikuti,


Saat hampir di lapangan karna masih dalam suasana upacara dan saat ini kepala sekolah sedang memberikan Amanat ke murid-murid jadi Arcell di bawa ke tempat kumpulan anak-anak yang terlambat,


Mata murid-murid tertuju ke arah Arcell mungkin tidak pernah melihat murid secantik Arcell? maybe .


"Gi tu cewe kek pernah liat ya " ujar Devan


Gio menoleh ke arah yang di tunjuk Devan, Gio yang sakit duduk di Selasar namun kedua temannya tiba-tiba juga duduk seenaknya walau begitu tak ada yang menegur mereka karna biasa wajah tampan mengalahkan segalanya,


"iya tuh cewe yang waktu di caffe trus yang nganter Gio ke RS bukan?" Kening Gio mengkerut,


Tak hanya Gio dkk, Twins dkk juga melihat ke arah Arcell namun yang di lihat hanya berwajah datar bisa di bilang wajah jutek atau wajah asli Arcell kala di depan banyak orang,


"Sal parkiran udah?" tanya Raga


"udah, halaman belakang udah Ga?"


"Ud..." Arcell melirik Raga membuat Raga tak melanjutkan ucapannya,


"Sal tolong bagian sebelah sana ya, gue yang jaga di sini" Raga sengaja meminta Salsa untuk ke barisan yang lain


"okeoke" Salsa pun menuju ke barisan yang mana harusnya Raga mengawas


"Cell"


"Hmmmm?"


"Kenapa bisa telat?" Raga tak mempermasalahkan pakaian atau style Arcell yang sudah tidak nerd lagi toh dirinya malah senang Arcell tak sembunyi sembunyi lagi,


"Tidur tepat Oma"


"Rok nya kependekan"


"Bibi salah ambil rok"


Lancar sekali kan mereka berbicara? karna Raga mengajak mundur Arcell ke tempat yang tidak panas bisa aja kan si cowo kita yang 1 ini,


...AMANAT SELESAI...


ucap kepala sekolah sebagai tanda sebentar lagi upacara selesai,


"Ko Arcell gak style nerd?" bisik Alde ke Aldo


"kelupaan trus keburu keciduk"


"jadi gimana?"


"gak tau , gua di suruh jangan ikutin dia" Alde mengangguk,


Upacara selesai, barisan dibubarkan oleh pemimpin upacara. Kini Arcell berada di barisan yang akan mendapatkan sanksi karna terlambat menunggu giliran nama dirinya di panggil,


"Nama Lo siapa? kelas berapa?" tanya Salsa,


"Arcella Queenzie, kelas Vll IPA 1" Salsa mengerutkan keningnya,


"Siapa tadi??"


"Oh my ribet banget tinggal catat doang" batin Arcell , dirinya tak suka menjadi pusat perhatian orang-orang


"Arcella Queenzie, Vll 1"


"Lo??Lo yang temennya Raga?"


"jadi ngasih hukuman gak?" Arcell balik bertanya


"Eh? ah jadi Lo sapu Selasar ruang Guru dari ujung ke ujung kata Bu BK"

__ADS_1


Setelah mendapat amanat itu, Arcell langsung menuju tujuan yang di suruh tanpa berkata apa-apa dan lagi Salsa masih dengan pemikiran yang tidak jelas itu,


"Cell Lo gini gak ajak ajak iih" Naya datang tiba-tiba entah dari mana Seperti Jin


...(bukan jin BTS ya 😭🔫)...


"Gini apa? di hukum? yaudah ayo barengan di hukumnya"


"Yee maksud gue tuh nunjukin real life Lo gak jadi nerd"


"Yaudah kita nunjukin real life aja"


"oke mulai besok"


"Eh? gak gue bercanda masih jadi nerd gua" tiba-tiba berubah pikiran


"Percuma menurut gue, Lo gak liat noh seantero sekolah udah tau wajah asli Lo" Arcell melirik ke atas dan tak sengaja bertatapan dengan Gio,


"Sialan"


"Eh astagfirullahhhhh bersoda sekali mulut ini" batinnya,


...◼️◼️◼️◼️◼️◼️◼️...


Jam pelajaran sudah di mulai dan baru saja Arcell menyelesaikan tugas yang di berikan yaitu menyapu Selasar ruang guru.


"Permisi Pak,"


"maaf saya terlambat. boleh saya masuk?" Bapak guru itu hanya mengangguk,


Satu kelas? satu kelas bahkan cengok melihat cewe cantik yang entah siapa namanya itu tak ada yang kenal Tiba-tiba masuk kelas mereka,


"MURID BARU YA?"


"SIAPA DAH? CANTIK BANGET"


"EH LAH KO? DUDUK DI TEMPAT NERD?"


"Arcella Queenzie pak"


"HAHHHH???"


"WHATTTT?"


"ARE YOU KIDDING?"


"GILA LO YANG NERD ITU?"


"WHAT WHAT GUE GAK PERCAYA!!"


"DIAM ATAU SAYA HUKUM BERDIRI DI LAPANGAN?"


Berita ini menggemparkan seisi kelas bahkan kalau ini bukan jam pelajaran bisa seantero sekolah gempar membicarakan ini, sudah lah nasi jadi bubur sepertinya Arcell bakal jadi seperti ini tidak jadi nerd lagi,


Gio dkk saja sampai menganga lebar mendengar ucapan Arcell , otak mereka di minta berpikir keras seperti di minta memecahkan teori-teori yang rumit.


2 jam pelajaran akhirnya bell istirahat berbunyi,


"gila jadi selama ini cuman nyamar jadi nerd?"


"Pantes aja jadi temen Raga yang goodboy sekolah"


"iya kalo gak jadi nerd cocok banget sama Raga" Telinga seseorang panas mendengar


"Cell kantin yuk?" ajak Naya,


"Bentar gue nyari ponsel gue" tak menemukan dimana-mana,

__ADS_1


"Astaga di tempat Abang" Batin Arcell,


...Brukk...


...brukk...


"Hmmm kenapa?" Iya keduanya sudah berdamai dan berbaikan secepat itu kan? biasa anak muda


"Pinjem hp dong, hp Acell lupa naroh"


"Kebiasaan ceroboh banget si" Raga memberikan hp nya, Tentu tak luput dari lirikan tajam seseorang


...Acell🐷 (calling)...


"Hallo Ga?"


^^^"Bang hp Acell balikin"^^^


"Eh Princess nya Abang,


yaudah ke kantin ya sayangnya Abang"


^^^"gelay"^^^


...Panggilan berakhir...


"Dimana?"


"tempat Abang"


"Ayok Cell lama banget gue dari tadi nunggu di depan juga" kesal Naya


"Acell ke kantin bye" Iya begitulah Acell bakal berbicara manis dengan Raga atau twins pokoknya orang terdekat nya, namun ketika dengan orang lain atau ya bisa di bilang tidak dekat bakal cuek jutek padahal aslinya tidak seperti itu,


...◼️◼️◼️◼️◼️◼️...


"gila tu cewe anak baru?"


"Cantik banget astaga! gue baru liat"


"kakel Jesika primadona aja kalah kalo di bandingin tu anak baru"


"Katanya sih Itu nerd kemarin-kemarin"


"Nerd yang suka deket-deket Raga itu?"


"iya katanya tapi beda banget kan?"


Dan masih banyak lagi gibahan murid-murid di kantin, Jesika yang sedari tadi fokus makan sesekali memperhatikan Alde pun juga tiba-tiba fokusnya ke Arcell karna ya kalian tau? Arcell menghampiri meja mereka,


"Udah makan?" Satu pertanyaan keluar dari mulu Alde membuat mata Jesika membelalak kaget,


ya hanya Arcell karna Naya pergi memesan makanan mereka dan Arcell bertugas mencari meja namun sebelum mencari meja dirinya ingin mengambil ponsel miliknya terlebih dahulu, tak memperdulikan cemoohan atau gibahan tentang dirinya yang sangat jelas di dengar toh NASI UDAH JADI BUBUR


"Belum"


"yaudah makan dulu baru di kasih ponselnya" ujar Aldo ikut nibruk


"cepet keburu makanan Arcell datang"


"Nih jangan marah-marah" Aldo memberikan hp Arcell,


Mata murid-murid tak luput dari interaksi ketiganya, berita menggemparkan untuk murid-murid apa hubungan mereka? siapa Arcell? nerd? dll , mari pecahkan teori yang di berikan Arcell,


"Makasih" Arcell berjalan menuju meja lain,


"can you explain to me? Who is that?"

__ADS_1


(bisa jelasin ke gue? itu siapa?)


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...


__ADS_2