
Karna sudah hampir tengah malam dan Arcell tak mau pulang ingin menemani kedua abangnya terpaksa Azka memberitahu ke Nico kalau kedua anaknya kecelakaan, Fara sempat pingsan saat mendengar penjelasan dari Azka tentang kondisi keduanya Untung saja tak lama ,
Mommy tak bisa lama berada di sini karna baby girl di rumah hanya bersama baby sitter mau tak mau Nico dan Fara pulang, hanya ada Arcell Bagas Azka saja, Raga pulang karna Arcell memaksa nya.
"tidur di sofa aja jangan duduk di sini" ucap Bagas
"Acell belum ngantuk"
"Acell biar Bang Bagas yang jaga"
"Tap.."
"Tidur Cell" Arcell pun mengangguk
Kenapa Bagas tidak pulang? dirinya hanya ingin saja membantu menjaga Twins tak mungkin kan orang tua mereka yang menjaga sedangkan Fara baru saja melahirkan apalagi Arcell perempuan dirinya tak tega melihat Arcell kewalahan menjaga keduanya,
Arcell sudah seperti adik perempuan Bagas karna mereka sudah dekat sedari kecil bersama, maka itu Bagas tak sungkan menegur atau memarahi Arcell seperti twins lakukan tetapi ada batasan saja.
Aldo terbangun di tengah malam, Arcell yang awalnya tertidur kini terbangun karna dirinya masih gelisah mengkhawatirkan Abang nya. Bagas tidur di lantai dengan beralaskan selimut karna sofa panjang di gunakan Arcell,
Azka tak ada karna jadwal jaganya tetapi sesekali dirinya mengecek adik-adik nya itu.
"Haus?" tanya Arcell, Aldo mengangguk
Dengan sigap Arcell mengambilkan minuman untuk Aldo yang kehausan tak terlalu parah luka Aldo namun Alde yang sedikit parah akibat benturan itu.
"Sakit ya?" Aldo tersenyum lalu mengelus pipi sang adik,
"Segini dong mah gak papa" Arcell mengangguk
"Udah sana tidur lagi"
"gak bisa tidur"
"Sini rebahan mau gak?" Arcell mengangguk lalu naik ke ranjang sang Abang
__ADS_1
Aldo memeluk sang adik agar tenang dan tidak terlalu khawatir lagi, setengah jam berlalu akhirnya keduanya kembali tertidur dengan posisi saling peluk, sudah biasa terjadi kalau dalam hal seperti ini entah dengan Alde atau Aldo .
...◼️◼️◼️◼️◼️...
"YA ALLAH ASTAGFIRULLAHHHHH" kaget Bagas,
"Di tinggal tidur malah asik pelukan ye lu pada!!" ceramah pagi dari seorang Bagas Saputra
Arcell menerjab matanya berulang kali menyesuaikan pencahayaan yang ada, Di lihatnya Bagas yang berada di sebelah Alde memberikan Alde minum dirinya pun turun dari ranjang Aldo,
Beberapa menit kemudian ada dokter beserta ajudan ajudannya eh maksud nya suster suster di belakang mengikuti dokter tersebut, memeriksa Alde dan Aldo bergantian lalu meminta agar Alde tidak terlalu banyak bergerak dulu,
"Makasih dok" dokter dan perawat itu pun pergi meninggalkan mereka.
"kenapa bisa coba sampe kaya gini"
"Nama nya juga musibah Cell" ujar Alde
"huhhhh! Abang pasti ngebut!!"
"enggak"
"kan di tabrak dari belakang untung aja gak ke himpit" ujar Aldo ikut membela sang Abang
"Yauda iya" Arcell berjalan masuk ke dalam toilet
Arcell diam di dalam toilet sakit itu yang saat ini di rasakan Arcell melihat kedua Abang yang di sayangnya dengan kondisi seperti ini,
sekitar setengah jam Arcell baru keluar dari toilet setelah di paksa Bagas.
pukul 11.23 siang,
Daddy datang bersama grandpa di ikuti beberapa pengawal hanya ada Arcell karna Bagas ijin pulang dulu gerah ingin mandi katanya,
"Bagus ya ugal-ugalan!!" ujar sang Daddy yang sudah menahan diri sedari tadi malam tak menceramahi keduanya
__ADS_1
terlepas dari ugal-ugalan atau tidak tetap saja bagi Nico mereka ugal-ugalan apalagi saat padahal mah emang nyata di tabrak dai belakang,
"kemarin ijin ke mommy pergi kemana?" mulai mengintrogasi kedua putranya,
"ke tempat tongkrongan biasa Dad" sahut Aldo,
"Tongkrongan atau tongkrongan" melirik keduanya bergantian,
"Ke BNN" jujur Alde
"Bagus ngapain? make benda haram?" menekankan kata benda haram.
"Daddy Abang Alde Aldo kan lagi sakit sudah jangan di marahin" Arcell mencoba menengahi,
"Tes urine karna Aldo ketahuan dugem" Grandpa terkekeh di tatap tajam langsung oleh Nico dasar anak durjanah
"Trus?"
"Hasilnya positif cuman mabuk minum doang akhh!" Arcell langsung panik kalah Alde merintih dan memegangi dada nya,
"DADDY UDAH TAU ABANG SAKIT MASIH BANYAK TANYA!!" mata Arcell kembali memerah ingin menangis,
Nico tercengang dirinya bingung harus bagaimana apalagi Arcell memarahinya seperti memarahi anak anjng yang nakal,
"kata dokter Abang jangan banyak gerak tapi masih aja sok kuat!!" kini Alde juga kena ceramah Arcell .
Akhirnya suasana kamar VVIP itu kembali hening karna Nico memilih mengalah agar putrinya tidak marah dengan dirinya. grandpa yang sedari tadi diam dan hanya ikut terkekeh akhirnya memulai pembicaraan,
"kalian yakin cuman kecelakaan biasa?" tanya grandpa
"iya" sahut keduanya singkat
"Yasudah grandpa dan Daddy mu akan menyelesaikan semuanya. kalian istirahat saja" Keduanya mengangguk,
"Arcell, jangan sering ijin grandpa tau kamu pintar tapi jangan menyepelekan sekolah"
__ADS_1
"Baik grandpa"
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...