
Arcell dan Naya sudah berada di Mall yang sangat terkenal juga terbesar di Indonesia, keduanya sedang menikmati cemilan di salah satu mini caffe yang ada di mall tersebut.
...Ting...
Arcell melirik ponselnya sekilas terdapat nomor tak di kenal menghubunginya, karna Arcell tak kenal maka hanya membiarkan saja dan lnjut mengobrol santai dengan Naya.
“Lo udah punya pacar Cell?” Tanya Naya seraya senyum juga menaik turunkan kedua alisnya bersamaan.
“Dihh nuduh mana ada”
“A masaa”
“Lo kali yang udah punya pacar”
“Sembarangan”
Arcell menyesap minumannya, keduanya msih di tempat yang sama, sepulang sekolah tadi mereka langsung menuju mall dan tak pulang kata Naya beli baju di mall aja trus ganti maka itu saat ini mereka sedang berada di mall.
...Ting...
Untuk kesekian kalinya bunyi notif Arcell,
...Nomor tak di kenal (chat)...
“Arcell dimana?”
“Arcell”
“Ini penting kamu dimana?”
“Saya mau ketemu kamu”
“Ayolah balas Cell”
“Saya sendiri dan ingin bicara
sama kamu”
^^^Read^^^
Arcell memilih mematikan ponselnya, Setelah merasa bosan di Mall tiba-tib Naya mendadak mengajak pulang dengan alasan kalau Oma nya baru saja datang.
Keduanya pun langsung menuju pulang, karna Arcell tak membawa mobil maka itu Naya dan supirnya mengantarkan Arcell ke rumah.
“Lo mau mampir?” Tanya Arcell
“Gak deh Cell lain kali aja” Arcell mengangguk
“Makasih ya” ucap Arcell
__ADS_1
Arcell masih tak curiga atau apapun dengan keadaan rumah karna sudah malam dan gelap, Saat Arcell mau masuk ke dalam terlihat di waktu yang bersamaan Naya keluar dari mobil nya saat di depan pagar.
“Ko gelap banget si?” Gumamnya
Iya rumah Arcell lampunya di matikan.
“Mommy!!” Teriak Arcell
“Matlis? Daddy belum bayar listrik apa?” Gumamnya
“Gelap takut!” Ucapnya yang masih di depan pintu
“Jangan bilang? Ada perampok!! Tapi mang mamat jaga di depan!!” Kepala Arcell mulai berdenyut memikirkan segala hal
Maju selangkah demi selangkah memasuki rumah tanpa cahaya lampu hanya beberapa bagian saja cahaya yang menyinari dari rembulan.
“Bang! Mommy! Daddy! Azell” panggil Arcell seraya meraba sekitar
“Bismillah, Assalamualaikum” masuk ke dalam
Seketika terdengar bunyi gressk gerusuk membuat Arcell panik takut itu binatang buat atau maling yang sedang bersembunyi.
“Huaaaa mommy hikss Acell tkwut!! Daddy hikss kenapa lampunya hiksss Bang Huaa oada kemana”
“El Acell takut hikss pusing kepala hikss Acell pusing hikss”
“Ponsel Hiks Acell jelek banget hikss masa abis batrai!!”
Padahal ada Mang Mamat di depan tapi Arcell yang sedang mencoba melawan ketakutannya makanya dengan santai memasuki rumah yang sangat gelap minim pencahayaan itu.
Mereka berjalan mendekati Arcell secara perlahan, Arcell masih menutup matanya di sela pangkal paha seraya menangis. Tak menyadari ada orang yang mendekati nya, lilin sudh bernyala di kegelapan.
...DUARRRR...
...“Happy birthday to you”...
...“Happy birthday! Happy birthday! Happy birthday to youuu”...
“Acell sayang Happy birthday” ucap Fara dan lampu pun menyala,
Terliht jelas keluarga besar kedua orang tuanya berkumpul di tambah teman-teman Arcell di sekolah juga anggota Zervanos.
“Mommy hikss” Arcell langsung memeluk Fara untungnya Nico yang di dekat Fara reflek mengambil kue agar tak jatuh.
“Huaa kenapa Rame hikss” memeluk erat Fara
“Mana Muka Arcell jelek banget abis nnagis hikss” bisik Arcell sedangkan Fara hanya membalas lelukan tersebut seraya terkekeh
“Happy birthday anak mommy sayang”
__ADS_1
“Acell Ulang tahun!” Tanya nya polos
“Heh! Tiup lilin dulu cantik” ucap Aldo mengingatkan
“Acell ulang tahun beneran?”
“Enggak ini prank” kesal Rafa yang sedari tadi ingin menyemil Cake milik Arcell.
“Make u wish dulu” Alde mengingatkan sang Adik dan di balas anggukan oleh Arcell.
Baru saja Arcell hendak meniup langsung di tahan Adit, membuat mereka smeua bertanya-tanya ada apa.
“Kenapa Dit?”
“Dih Adit ngeselin!”
“Bacotan apa lagi sekarang Dit?”
“Apaan bocah?”
“Ya Allah gini banget idup Adit di gas mulu” ucap Adit seraya terkekeh,
“Apaan gpl” ucap Bagas
“Tahan Cell nafas lo bentaran karna gue mau ngabadiin momen lo nangis sambil niup lilin” mereka semua memutar bola mata malas dan ingin sekali menggenjreng Adit saat ini juga,
...HUFTTTTTT...
“Happy birthday bbygirl” Alde mencium pipi Arcell sebelah kanan
“Happy birthday princess” Aldo juga mencium pipi Arcell sebelah kiri bersamaan dengan Alde
“Happy birthday putri Daddy” mengecup pucuk kepala Arcell
“Selamat ulang tahun anak mommy yang cantik” ucap Fara juga mengecup pucuk kepala Arcell
“Pibesday bocil”
“Selamat ulang tahun Cell”
“Kado nih kado gue tau lo mau kado”
“Happy birthday girll” ucap Naya
“Bukannya tadi kata lo mau pulang karna Oma lo mau datang!!”
“Oma gue udah datang tadi pagi ternyata hehe” Arcell memutar bola matanya malas.
Malam ini, malam yang sangat bahagia bagi Arcell dan yang lainnya karna mereka berkumpul bersama di hari ulang tahun Arcell, tak ada Rafael.
__ADS_1
Rafael entah kemana tak ada kabar padahal hari ini hari ulang tahun Arcell.