
Keesokan harinya,
Arcell sudah berada di sekolah Sedari tadi Raga memperhatikan Arcell yang sedang fokus menyalin PR milik Raga, keduanya sudah berbaikan walau tak ada salah di antara masing-masing.
"Cepet Cell udah bell"
"Sabar Napa Ga!!" Arcell buru-buru menyalin baru beberapa nomor yang di salin nya guru sudah masuk ,
"Anak-anak kumpulkan PR kemarin" ucap sang guru baru saja masuk kelas,
"Cell" Raga langsung merebut buku miliknya,
"ASTAGFIRULLAHHHHH RAGA!!" teriak Arcell saat Raga menarik buku miliknya tanpa menyadari ada guru di depan,
"Caper banget si tu nerd"
"Sok akur sok dekat banget sama Raga"
"Cakep kaga jelek iya banget malahan"
"ADA APA TERIAK-TERIAK YANG DI SITU?" tanya sang guru,
"Em.. mm engga Bu kaki saja kejepit kursi dia" ucap Arcell,
"Ohh" Karna Guru ini merasa kalau Arcell bukan dari kalangan atas dirinya tidak perlu meributkan hal-hal seperti itu,
Pelajaran di mulai untungnya Arcell sempat mencatat beberapa nomor jadi di maklumi saja oleh sang guru apalagi baru-baru masuk sekolah .
Jam istirahat,
"Heh nerd!!! jangan sok ke centilan deh sama Raga! Lo tuh miskin jelek jangan dekat-dekat dengan Raga deh!!"
"Haha iya cabe" sahut Arcell,
"Apa Kata Lo? ulangi"
"Gue sibuk bye!" Arcell pergi meninggalkan teman sekelasnya ,
Raga tak ada di kelas karna setelah jam pelajaran berakhir dirinya menemani Salsa si ketua kelas ke ruang guru.
...Ting ...
...Gio (Chat)...
"Kemarin Lo kan yang bawa
gue ke rumah sakit?"
"Tapi kata bunda Lo gak ada"
"Trus kata anak-anak cuman
ada si kembar kakak kelas itu doang"
"Lo bukan si?"
"panggilan terakhir juga nomor Lo ko"
^^^"Oh itu kemarin gue gak bisa pergi"^^^
^^^"Kebetulan ada si kembar kakak kelas itu,^^^
^^^gue minta tolong dia ke alamat yang ^^^
^^^di kirimin. sorry ya gue bukan gak niat^^^
^^^bantu Lo tapi Bonyok gue dateng"^^^
"Lo serius kan?"
^^^"iya"^^^
"Ohh, tapi makasih ya"
^^^"Iya"^^^
..............
"Anjrot hampir aja ketahuan" batin Arcell
Arcell memesan mie ayam dan segelas air es untuk dirinya, Ya Arcell Seperti anak bawang yang tidak punya teman walau punya Abang dan sahabat mengesalkan tetap saja di sekolah dirinya seperti orang kesepian.
"Lo berdua liatin apa si?" kesal Jesika yang sedari tadi mengajak bicara twin malah di abaikan,
"Lagi-lagi tu nerd!!!!" batin Jesika,
__ADS_1
"Gue balik kelas!!" kesal Jesika yang hanya di respon anggukan oleh ketiganya,
jam istirahat berakhir kini semua murid sudah berada di kelasnya masing-masing. Guru menerangkan pelajaran di depan, dimana-mana yang namanya nerd itu udah culun dan rajin belajar namun berbeda dengan Arcell penampilan nya saja nerd namun dirinya malas belajar,
walau malas belajar nilai Arcell tinggi dan sering mendapat ranking antara 1 atau 2 pesaingnya adalah Raga dari SD, maka itu kemarin mereka taruhan seblak dan kalian lihat siapa yang menang? Arcell kan? ya Arcell dalam mode rajin apalagi ada hadiahnya,
Jam pulang sekolah, Arcell masih berada di sekolah menunggu sepi tapi kali ini Arcell tak sendiri dirinya sedang berada di lapangan basket menyaksikan Raga yang latihan dengan tim nya, Itupun dengan paksa Raga mengajak Arcell ke lapangan awalnya ingin menunggu di kelas saja,
...Drtttt...
...Drttt...
...Drttt...
...Drttt...
...Bang Aldo (Calling)...
"Di gerbang dek"
^^^"O t w"^^^
"Oke jangan lari-lari"
.............
"Ga Raga!! Gue balik ya?" Raga pun langsung menghampiri Arcell,
"Udah di jemput para cunguk?"Arcell mengangguk,
"Yaudah gue gak ngantar ke gerbang! jangan lari-lari"
"Iya Lo jangan balik kemalaman nanti Mami nyari" Raga mengangguk,
Setelah serasa jauh Raga kembali ke tengah lapangan untuk bermain,
"Ga Lo akur banget sama tu nerd?"
"Ya kali Ga Lo cakep masa temenan sama cewe jelek"
"Iya Ga sumpah gue akuin Lo ganteng tapi masa temen cewe Lo kaya Si Arcell nerd jelek culun jerawatan lagi"
"Brisik! lanjut main gak?" tanya nya sedikit kesal,
"Lo pada aja gak tau aslinya Arcell" batin Raga lalu nyengir
"Gimana temen Ade yang kemarin?"
"Siapa?"
"Yang Di tabrak"
"Masih di rumah sakit, niat Arcell nanti malam jenguk gapapa kan?"
"Mau Abang temenin?"
"Enggk nanti ketahuan kalau Arcell itu Arcell"
"Yee yaudah nanti Abang antar tapi Abang tunggu di parkiran gimana?"
"Gak jadi berangkat deh kalo ribet kaya gitu" Aldo menggelengkan kepalanya,
"Yaudah Ade boleh pergi tapi ingat waktu, GPS ponselnya hidupin" Arcell mengangguk senang,
Setiba di rumah,
Arcell pergi menuju kamarnya,
Aldo mengikuti Arcell karna lantai kame mereka sama tentunya bukan berniat jahat ya kali Abang sendiri,
Jam 06.12 malam,
Arcell tengah bersiap untuk pergi menjenguk Gio karna tadi dirinya sempat mengatakan ke Gio akan menjenguknya,
"Arcell gak ikut makan malam" sahut Arcell bergegas
"Cell mau kemana?" tanya mommy,
"Ke rumah sakit jenguk temen"
"Pulangnya mommy titip Es Boba ya?"
"Oke Mom"
Arcell pun pergi meninggalkan rumah menuju rumah sakit, dengan bergaya seperti nerd rambut di urai pakai kacamata.
__ADS_1
(bayangin aja kaya gini di tambah kacamata)
Arcell tiba di parkiran,
kalian tau Arcell berangkat naik apa? Arcell naik mobil tak mungkin kan dirinya naik motor bisa-bisa dirinya juga masuk rumah sakit karna nabrak pohon ,
"Jam?" gumamnya
"Oke deh, eh tunggu??? gue gak bawa apa-apa gitu?" Arcell masih berada di dalam mobil dirinya menoleh ke kiri dan kanan siapa tau ada Market terdekat,
"Oke ada!" Arcell mengambil tas miliknya,
...Gio (Chat)...
^^^"Gue di Market nih Lo mau nitip apa?"^^^
"Gak usah repot-repot Cell"
^^^"Ok"^^^
..............
Arcell berjalan menuju minimarket tersebut dirinya bingung ingin membelikan apa untuk Gio pasal nya dirinya tidak pernah membelikan langsung untuk orang sakit biasanya bi nina atau bi ana yang membelikan,
"Cari google aja ah" gumamnya di depan minimarket,
...OK GOOGLE, MAKANAN YANG DI BAWA UNTUK BESUK ORANG SAKIT ...
"Oke gue pilih buah-buahan aja deh" Arcell masuk dan memilih beberapa buah yang akan di berikan nya ke Gio,
"Apelnya ka tolong 1kg 1kg beda tempat ya ka"
"Anggur nya juga"
"Eh jeruk nya juga deh" ucap Arcell,
"Ada lagi mba?" Arcell menggeleng,
"Semuanya 145k mba" Arcell mencari di dompetnya uang cash,
"Ka pake kartu bisa bayarnya?"
"bisa mba" Arcell langsung tersenyum lalu mengambil kartu berwarna hitam miliknya,
(Seperti biasa bayangin aja di haluin aja)
"ini Mba" Arcell memberikan black card miliknya,
Mba itu tercengang dan tangannya pun seketika ikut gemetar dirinya baru pertama kali memegang black card,
"I..ini Asli mba?" Arcell mengerutkan keningnya,
"Mba Acell buru-buru bisa cepet gak?"
"Ba..Baik Mba" Kasir itu mencoba untuk menggesek kan kartu tersebut namun di tolak Seperti nya terlalu banyak limit di dalam kartu tersebut,
"Mba ATM nya nolak"
"Astagfirullah kasian" sahut Arcell reflek,
"Eh?? maksudnya gimana mba?"
"Terlalu dikit mba belanjanya" Arcell memijit pelipisnya,
"Yahh mba gimana dong? gini deh no rek mba berapa nanti Acell transfer aja" kasir tersebut mengangguk,
Sedangkan pembeli lain tentunya ada beberapa anak remaja cowo cewe lah kira-kira berkat...
"Angkat aku jadi sugar baby mu.. !!"
"Tu cewe jelek-jelek gitu punya black card "
"Gue siap jadi babu Lo asal gajih gue harian"
"Gila sih sugar Mommy"
Arcell sedikit menyesal telah membelikan buah-buahan untuk Gio jika tau seperti ini dirinya lebih baik mengikuti ucapan Gio untuk tidak usah repot-repot.
"Acell transfer 200k sisanya ambil aja, makasih" ucap Arcell lalu beranjak pergi....
__ADS_1
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...