
Saat acara di mulai Arcell yang tidak terlalu suka keramaian namun juga tidak terlalu suka kesunyian hanya duduk memperhatikan sekitarnya, walau banyak para remaja seumurannya maupun para orang dewasa CEO muda memperhatikan Arcell karna paras cantik wajahnya itu,
"Ga gue ke toilet bentar ya?" bisik Arcel
"Gue anter" Raga balas membisik,
"Yah Raga mau nemenin Arcell dulu" ayahnya mengangguk,
Arcell berjalan anggun di samping Raga namun tatapannya cukup datar kala berpapasan dengan orang ya begitulah biasalahhh. Arcell merasa perutnya tidak enak sedari tadi namun pikirnya cuman mau buang hajat saja,
"Gue tunggu di depan jangan lama" Arcell hanya mencibir melihat tingkah Raga
Di dalam toilet,
Arcell yang lupa tanggal biasa tamu bulanan nya datang hanya meruntuki kebegoannya, pantas saja sedari tadi perutnya tidak enak untung ini baru sedikit yang keluar,
selepas keluar dari kamar mandi Arcell berkata ke Raga untuk segera pulang takut akan ada kebocoran karna gak pake no drop anti bocor.
"ke bonyok gue dulu" Arcell mengangguk dirinya berjalan cukup gugup takut bocor atau merembes keluar dress malamnya,
setiba di bonyok Raga,
"Mah Yah Raga sama Arcell balik duluan ya? gak enak sama Tante Fara" Bonyok Raga mengangguk,
mereka pun berjalan hendak meninggalkan tempat acara tersebut tiba-tiba nama Raga di sebut oleh seseorang, Si pemilik nama tersebut pun menoleh ke arah sumber suara,
"Kebetulan banget ketemu di sini" ujar nya
"Eh iya Sal" sahut Raga santai,
"Lo mau kemana? oh ya Lo tadi gak masuk kenapa? Untung gue yang megang absen kalo gak gue tulis bolos Lo"
"Oh gue nih jemput dia, eh iya kenalin ini Ar.."
"Queenzie" Arcell langsung menyambar sebelum Raga keceplosan
"Salsabila Alana Filan" Arcell hanya tersenyum tipis
"Gak ayo ah!!" perutnya terasa mules entah mau buang hajat atau apa pokoknya gak enak.
(pasti semua cewe ngerasain kan sakit perut di hari pertama haid meresahkan)
"Belum mau balik kan? di sini aja dulu Ga temenin gue sendiri nih"
Arcell berdecak tak suka ,bukan tak suka Raga dekat dengan Salsa namun tak suka karna keadaan dirinya sekarang yang mules sakit perut pokoknya pengen mukul orang rasa nya.
"Eh gimana ya?" Raga menoleh ke arah Arcell yang juga menatap Raga , Wajah Arcell terlihat tidak bersahabat membuat Raga semakin bingung.
...Drtttt...
...drttt...
...drtttt...
"Gue angkat telpon dulu" Arcell meninggalkan Raga tnapa menunggu jawaban
...Bang Aldo (Calling)...
^^^"Hallo bang?"^^^
"Ade kapan pulang?"
__ADS_1
^^^"nunggu Raga"^^^
"Ohh, Kata mommy jangan
sampe jam 11 takut nya
ada begal"
"Bilang Raga nya"
^^^"Iya Aww!"^^^
"kenapa Cell?"
^^^"sorry i didn't mean to miss"^^^
^^^(maaf saya tidak sengaja nona)^^^
"Cell?"
^^^"It is okay"^^^
^^^(tidak apa-apa)^^^
"Cell kenapa?"
^^^"Hallo?"^^^
"Kenapa? siapa tadi?"
^^^"gak tau"^^^
^^^"iya bang"^^^
...Panggilan berakhir...
...................
Ya begitulah Arcell bisa di bilang sudah berbaikan dengan kedua abangnya mereka tak bisa marahan lama-lama.
"Arcell?" Arcell menoleh ke arah suara
"Grandpa?"
"Sama siapa ke sini?"
"Sama Raga grandpa"
"Daddy gak datang?"
"Enggak, kata daddyy males mending di rumah ngeloni mommy" Arcell tertawa menjelaskan apa yang di ucapkan sang Daddy tadi,
Arcell meremas perutnya sakit rasa yang sangat tidak enak seperti di putar-putar pinggangnya andai ada orang jual pinggang bisa-bisa Arcell borong semuanya,
"Cell" lagi-lagi Arcell menoleh saat namanya di panggil,
"Eh grandpa" grandpa mengangguk saja,
"Ga lain kali kalo di acara kaya gini Arcell jangan di tinggal, kalau ketahuan saya lagi kaya gini kamu gak saya bakal saya ijinin ajak Arcell lagi" Raga menelan salivanya saat di ceramahi singkat grandpa
"iya Grandpa" ucapnya,
__ADS_1
"Grandpa masuk dulu" Arcell mengangguk
sepeninggalan Grandpa ke dalam aula, Arcell menatap kesal tiba-tiba mood nya anjlok ingin sekali memarahi Raga.
"Cell pulangnya di tunda dulu ya sebentar kasian Salsa gak ada temen" Mata Arcell memicing Seperti ada kilatan cahaya di matanya saat mendengar ucapan Raga,
"Gini deh! kalo Lo mau di sini yaudah Lo di sini aja temenin Salsa,gue balik!"
"Ya jangan ngegas dong Cell" Mereka di perhatikan beberapa orang karna suara Arcell cukup keras
"Yaudah si gue mau balik aja! Lo di sini terserah Lo mau pulang terserah!"
"gak bisa gitu dong, Lo kan berangkat bareng gue ya pulang bareng gue lah nanti apa kata mommy Fara Lo tiba-tiba pulang sendiri"
Ingin rasanya meledak kepala Arcell mood nya benar-benar tidak baik andai di sini hanya mereka berdua sudah Arcell berteriak sekeras-kerasnya,
"Raga ganteng setongkrongan ojek Arcell yang cantik imut manja kaya bidadari ini mau pulang, kalau Raga gak mau pulang gapapa" ucap Arcell lembut dengan senyum imut tak lupa,
"gue cariin ternyata di sini Lo Ga, gimana mau kan temenin gue? bonyok gue sibuk banget gue di diemin gak ada yang gue kenal lagi selain Lo" Arcell memutar bola matanya malas,
Raga bingung memilih yang mana, Arcell sudah tak tahan melihat drama picisan di depannya ini , ya karna mood tamu bulanan yang meresahkan jadi semua tampak menyebalkan bagi Arcell,
"Maaf....."
"Lo temenin tu cewe aja, gue bisa balik sendiri ko. masalah mommy Lo tenang aja" Mata Raga membulat saat Arcell memotong pembicaraan nya,
"Enggak! Maaf Sal gue harus balik jadi gak bisa nemenin Lo deh hehe maaf ya" ucap Raga ini sebenarnya yang ingin di ucapkan Raga namun di potong sepihak oleh Arcell,
"Yahh gitu banget Lo Ga kan gue gak ada temen" Salsa masih berusaha mencoba untuk membuat Raga tinggal,
"Sorry ada yang lebih penting soalnya Sal" Salsa pun sudah tak bisa berkata apa-apa lagi mendengar ucapan Raga barusan,
"Ayo" Raga menggenggam tangan Arcell mengajaknya pulang
Arcell tersenyum tipis ke arah Salsa Seperti mengisyaratkan bahwa dirinya lah pemenangnya padahal tidak seperti itu konsepnya namun Arcell tetap senang aja Raga memilih untuk pulang,
Salsa berdecak kesal, kesal karna Raga tak bisa menemaninya dan kesal karna Arcell yang tersenyum tipis ke arahnya seperti meledek.
di parkiran mobil,
"Duduk yang bener Napa Cell" Raga bingung melihat Arcell yang malah duduk dengan cara menduduki kaki nya , bisa juga di bilang duduk di antara dua sujud dehh biar enak.
"Aduhh brisik deh! tinggal nyetir doang bacot Lo?" Raga yang hendak menginjak pedal gas langsung di urungkan dan menatap Arcell ,
"Apa liat liat?" kini Raga benar-benar bingung sebenarnya ada salah apa dirinya dengan Arcell,
(banyak Ga -author)
"Cepet ah pegel ni kaki gue!!"
"iya ini iya, kalo pegal duduk yang bener bisa kan!"
"KO LO NGEGAS SI GA!"
"Ya Allah salah Mulu perasaan!!"
Raga pun menjalankan mobilnya pulang, Raga sesekali melirik Arcell yang Terlihat kesusahan dengan cara duduknya.
"Duduk yang bener bisa gak? greget gue liatnya" Arcell menarik napas panjang
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...
__ADS_1