Arcella Queenzie

Arcella Queenzie
Bab 136


__ADS_3

“Serius Cell bisa gak? Gue mau req lagu bahasa Inggris nih!”


“Anjir lo kira sekampungan itukah gue hah!” Ucap Arcell


“Mana judulnya ngeraguin gue lo pada anjir!!” Ucap Arcell lagi


“Flaslight dari Jessie J atau Diamond dari wait” ucapnya mencari siapa penyanyi tersebut


“Gampill itu mahh, lo semua duduk diam mendengarkan y!” Titah Arcell yang langsung di balas anggukan


“Diamod aja yekan” mereka mengangguk nurut


“Setelah ini baru kita ngedugem” ucap Arcell


“Semerdeka lo aja Cell”


“Hooh Cell yang penting hayuk lanjut” ucap Rafa


“Okeoke, tapi gue kepanasan nih Ac nya rusak kah?” Tanya Arcell seraya mengibas-ibas kan tangannya


Arcell melihat Nabila yang berada di luar kelasnya berasama Kedua Csnya tentunya, kelas sudah di tutup rapat hanya jendela saja yang tak tertutup gorden maka itu Arcell dapat melihat.


“Anjir panas mata lo dingin gini”


“Panas banget malahan” sengaja berucap dengan mic nya


“Ohhhh ada yang kepanasan maksud lo Cell?” Devan menyadari apa yang di maksud Arcell karna sedari tadi Arcell memberi kode dan yah Devan menyadarinya.


“Hareudang-hareudang-hareudanggg” ucpa teman sekelasnya tiba-tiba ah ternyata mereka juga menyadari hal tersebut


“Panas-panas-panas” ucap Arcell.


“Anjir gue pengen masuk kelas ini wehh asik banget”


“Kelas Mereka membang the best banget cok!”


“Iri gue”


“Kelas gue mah boro-boro nyanyi bareng nyontek aja pada cepu” mereka mengiri dengan kelas Arcell dkk.


“Lanjut deh kita Diamond Diamond dolo” ucap Arcell


“Ekhmmm three two one” Arcell mulai bernyanyi setelah mengaba-aba


“Shine bright like a diamond”


(Bersinarlah terang seperti berlian)


“Shine bright like a diamond”


(Bersinarlah terang seperti berlian)


“Find light in the beautiful sea i choose to be happy”


(Temukan cahaya di laut yang indah, Aku memilih untuk bahagia)


“You and i, you and i we're like diamonds in the sky”


(Kau dan aku, kau dan aku kita seperti berlian di langit”


“You're a shooting star i see a vision of ecstasy”


(Kau adalah bintang jatuh yang ku lihat, penglihatan bahagia)


“When you hold me, i'm alive we're like diamonds in the sky”


(Saat kau mendekapku, aku terasa hidup kita seperti berlian di langit)


“I knew thay we'd become one right away oh right away”


(Aku tahu kita tlah menjadi satu begitu saja, oh begitu saja)


“At first sight i felt the energy of sun rays”


(Pada pandangan pertma tlah kurasakan energi sinar matahari)

__ADS_1


“I saw the life inside your eyes so shine bright”


(Kulihat hiduku di dalam mayamu maka bersinarlah terang)


“Tonight you and i we're beautiful like diamonds in the sky”


(Malam ini kau dan aku kita adalah berlian di langit)


“Eye to eyet so alive we're beutiful like diamonds in the sky”


(Empat mata, begitu bahagia kita inda seperti berlian di langit)


“Shine bright like a diamond”


(Bersinarlah terang seperti berlian)


Belum selesai Arcell menyanyikan lagu tersebut ponselnya kembali bergetar, mau tak mau Arcell mengangkat panggilan tersebut.


“Wait tunda deh! Nih Nay lo lanjutin” Arcell keluar kelas tak peduli pada pandangan mata murid-murid yang ada.


...Yeobo (calling)...


“Assalamualaikum”


^^^“Waalaikumsalam”^^^


“Jangan nyanyi lagi”


“Kamu itu punya aku ya!”


^^^“Iya tau El”^^^


“Gak mah ah!! Mau jemput Acell!!”


“Kamu kenapa pake nyanyi si??”


“Suara kamu wajah kamu itu !!”


^^^“Kenapa sama suara sama wajah aku?”^^^


“Meresahkan you know itu!!”


“Gak ada lagi tau!! Gak mau bagi-bagi”


“Nikah ayo biar kamu di rumah aja!!”


“Risih tau! Wajah cantik kamu itu jadi


pusat perhatian orang lain!!”


“Cell”


“Denger gak si?”


^^^“Denger chagiya”^^^


“Besok aku jemput ya? Pekerjaan


aku udah selesai besok nginap di rumah


ya? Ya ya yaa!”


^^^“Insyallah”^^^


“Okey, mau oleh-oleh apa?”


^^^“Oleh-olehnya kamu pulang dengan^^^


^^^Selamat aja udah cukup chagiya”^^^


“I love you more bbygirl”


^^^“I love me to bbyboy”^^^


“Aishh, sudah sana masuk kelas”

__ADS_1


^^^“Dahhhhhhhh”^^^


...Panggilan berakhir...


Arcell hendak masuk namun tiba-tiba ponselnya kembali bergetar namun bukan telpon melainkan notif pesan.


...Nomor tidak di kenal (chat)...


“Papa mau ketemu!”


“Kamu dimana nak?”


“Kamu tidak rindu papa?”


“Arcell bidadari papa gak kangen?”


“Papa kangen kamu”


...Anda memblokir nomor ini...


...Drttttttt...


...Rey (calling)...


“P”


“Cell”


“Ka!”


^^^“Knp?”^^^


“Lo harus hati-hati”


“Papa gila! Dia berbahaya!”


“Gue sama mama baru tiba di Prancis”


“Gue di teror tapi untungnya udah gak


di indo! Gue takut lo kenapa-kenapa!”


“Beberapa hari lalu lokasi kita ketahuan papa!


dia mukul mama! Marcell gila! Papa gila lo


Harus hati-hati”


“Gue tau gue gak berhak atas hidup lo!


Tapi bagi gue lo kakak gue! Gue gak mau


apapun terjdi dengan lo! Gue mohon lo


gak risih sama gue atau marah!”


“Lo ade gue! Tenang aja sekarang


Yang harus lo fokusin jaga mama lo!


gue gak bakal kenapa-kenapa”


^^^“Kabarin gue kalau kenapa-kenapa”^^^


^^^“Gue lagi sekolah, chat aja”^^^


“Makasih Kak”


^^^“Its okay”^^^


...Panggilan berkahir...


...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...


...LIKE LIKE LIKE LIKE...

__ADS_1


...KOMEN KOMEN KOMEN...


...CALM CALM YA GAN**...


__ADS_2