
Di sekolah,
Raga langsung menghadang Kaila di depan mobilnya karna keduanya tiba bersamaan tadi dan dengan cepat Raga mendatangi gadis itu,
"Jangan mulai Cell"
"Apasih! masih pagi juga" kesal Arcell,
"Maksud Salsa baik biar kita ngerjainnya trus selesai cepat juga"
"good? senseless fooling."
(baik? pembodohan tak berakal)
Perdebatan keduanya jadi tontonan beberapa murid yang lewat, Raga menarik tangan Arcell saat hendak meninggalkan dirinya
"Lo apa-apa sih Ga!!" mencoba melepaskan cengkraman Raga
"Lo yang apa-apaan Cell, hilangin trauma Lo Cell sekarang udah beda ! Lo juga harus terbuka dengan orang juga cari teman!!"
Arcell tertegun dengan ucapan Raga, dari sekian lama kali ini benar-benar bisa di bilang Raga kelewatan padahal harusnya Raga tak berucap seperti itu,
"Lepasin tangan gue!!"
"Gak! sampe Lo nurut apa kata gue!!" Raga terlanjur emosi,
...BUGGGG...
Gio langsung melayangkan pukulan ke wajah Raga, Raga yang tidak siap pun langsung tersungkur kebelakang bahkan cengkraman tangan Arcell terlepas,
"Jangan kasar sama cewe kalo Lo bukan banci" Raga pun langsung berdiri,
"Siapa Lo? jangan ikut campur"
"Lo gapapa Cell?" tanya Gio tanpa menghiraukan pertanyaan Raga,
"Cukup Ga!" ucap Arcell saat Raga menarik bahu Gio,
"Gue tau niat Lo baik tapi gue yang lebih kenal diri gue sendiri. kalo Lo mau Lo aja yang stay di kelompok itu gue udah keluar, dan juga mungkin untuk saat ini mending kita gak usah saling tegur dulu!"
...DEGGG...
Seketika Raga sadar seperti nya dirinya salah dalam bertindak dan emosinya kelepasan membuat dirinya seperti orang bodoh,
"Tapi Cell !!"
"Arcelll!!"
"Akh sialan!" Arcell tak menghiraukan panggilan Raga,
Gio dkk mengikuti Arcell dari belakang ah tidak hanya Rafa dan Devan di belakang sedangkan Gio di samping Arcell, ya walau masih kesal dengan Arcell tapi seperti ada magnet di diri Arcell yang menarik dirinya untuk berada di samping gadis ini,
"kenapa Cell?" tanya Naya saat Arcell tiba di kelas tak ada jawaban dari Arcell tapi Naya paham saat melihat Raga masuk kelas,
"Ga pipi kamu kenapa?" Panik Salsa
"Gak papa" lalu menyingkirkan tangan Salsa,
"Cell"
"DUDUK WOY PAK GURU UDAH MASUK TUH!!" teriak Gio dan langsung dapat tatapan tajam dari Raga,
...◼️◼️◼️◼️◼️...
Sepulang sekolah Gio sudah meminta Arcell untuk kerumahnya sesuai perintah sang bunda karna ingin mengajak Arcell ke mall, Raga berulang kali ingin mengajak Arcell bicara namun di acuhkan Arcell bahkan sesekali Gio merecoki Keduanya, Arcell sudah siap dengan style nya.
"mom Arcell jalan ya? keknya Arcell tidur di rumah deh"
__ADS_1
"sama siapa?"
"temen Acell"
"Raga?"
"bukan Gio" jujur Arcell
"Hmmm yaudah hati-hati bawa mobil atau gimana?"
"Acell minta mamang anter ke depan gang aja"
"Ko gitu? Masa jemput cewe depan gang si?"
"terjungkal terlempar Acell mendengar ucapan mommy" mommy terkekeh
"Yaudah sana jangan pulang tengah malam, biar Daddy yang tidur di RS"
Arcell di antar ke depan gang bahkan di tunggu hingga jemputan datang oleh mamang karna bisa di gorok kalau Neng Acell kenapa-kenapa nantinya,
"Naik motor neng?" tanya mamang saat melihat motor sport Gio,
"Iya mang, dah Acell berangkat ya?" Arcell sudah memakai helm yang di berikan Gio
mereka pun berangkat menuju rumah Gio terlebih dahulu karna akan berangkat menggunakan mobil, sebenarnya Gio sudah sia sedari pulang sekolah tadi bahkan dengan kecepatan tinggi dirinya pulang untuk mengganti pakaian setelah siap dirinya langsung berangkat namun putar balik ke markas karna janji temu ja 06.12 malam.
"Assalamualaikum Bunda nih calon menantu udah datang" Arcell terkejut mendengar ucapan si Badboy Gio ini,
"Waalaikumsalam masuk dulu calon mantu" ucap bunda
"Ka Acell " Gea langsung memeluk Arcell
"mau di peluk juga dong Cell" pinta Gio seraya merentangkan tangannya
"Peluk peluk masuk anak orang kalo kenapa-kenapa gimana waktu peluk kamu" ucap bunda
"Heh mulut nya ya " Arcell terkekeh melihat ibu dan anak ini hampir sama 11 12 dengan keluarga nya tidak normal😭🔫
Setelah bersiap akhirnya mereka berangkat tak hanya bunda dan Gea ternyata ayah Gio juga ikut ke mall katanya takut istri nya di goda berondong maka itu memilih ikut, Di dalam mobil Gea duduk di tengah-tengah Gio dan Arcell di kursi penumpang membuat Gio tak bisa modus ke Acell.
Di waktu yang sama namun beda tempat,
Raga berulang kali menghubungi Arcell namun tak bisa bahkan di chat profil Arcell cuman putih pas di chat juga ceklis satu di situ Raga tau kalau Arcell memblokir nomornya,
"Om Acell beneran gak ke sini?" Iya Raga di rumah sakit sekarang,
"Enggak katanya mau jalan sama temennya" ucap Nico,
"Kata siapa Om?"
"Mommy nya tadi bilang"
"Temennya siapa dad?" tanya Alde
"Kepo banget kalian ini ya" ujar Nico membuat mereka bungkam tak lagi bertanya,
Raga mencari nomor Naya di ponsel nya,
...Naya (chat)...
^^^"Lo tau Arcell kemana gak?"^^^
Read.
^^^"Nay"^^^
read.
...............
__ADS_1
Naya tau permasalahan keduanya tadi Arcell sempat cerita saat di Rooftop dan Naya tentunya mendukung Arcell dong apalagi temannya ini sampe mendapat gelang merah di lengannya gara-gara Raga,
Raga tak lagi mengirimkan pesan ke Naya dirinya pun pamit pulang percuma saja Arcell sudah marah dan membiarkan Arcell meredam emosinya dulu dan dirinya juga seharusnya tidak berkata tentang trauma masalalu Arcell, kesalahan fatal bagi Raga yang terbawa emosi cuman gara-gara pelajaran dan chat Salsa namun begitu tak bisa menyalah orang lain juga.
Kembali ke Arcell,
Keluarga Rivendra sudah tiba di mall
Bibit unggul dari keluarga Rivendra membuat pengunjung mall panling melihat Gio Gea karna keduanya lebih dulu turun, Saat Arcell turun dari mobil ya mereka semakin
...TERPESONA AKUUUU TERPESONA...
"Mau kemana dulu nih?" tanya bunda
"Makan apa shopping dulu?" Pratama ayah Gio,
"Belanja dulu aja Gea mau beli Album BTS sama EXO"
"Ngefangril Mulu idup lu Ge" ujar Gio,
"Army yang Memiliki pacar sama saja penghianat kata Suga oppa" Gio membelalakkan matanya berbeda dengan Arcell karna dirinya juga Army x ExoL multifandom no war war lebay .
"mau sampe kapan jadi patung?" ucap Pratama sedikit nyaring karna ketiganya sudah agak jauh.
...◼️◼️◼️◼️◼️...
Setelah berbelanja mereka pun mencari restoran untuk makan malam iya karna Gea sudah lemes sehabis berbelanja bahkan beberapa kali dirinya terpesona saat memasuki beberapa toko KPop Yang ada di mall ini,
tak hanya Gea Arcell juga belanja beberapa barang yang ExoL dan Army wajib punya, padahal sudah punya tapi tetap saja Arcell beli karna ya tadi terpesona.
"Cell jangan mau sama Gio dia mah gak setia" ucap Pratama,
"Ayah ngajak berantem atau apenihh!! orang Gio ini setia ko!"
"Setia iya setia, SETIAP TIKUNGAN ADA" Pratama menekankan tiga kata terkahir,
"Bund kita giveaway in aja yuk suaminya" dengan polos meminta ke bundanya
"yang ada kamu bunda coret dari kartu keluarga" ucap bunda sambil terkekeh tak hanya bunda, ayah ,Gea dan Arcell juga ikut terkekeh
"SAE lah SAE!!" bertepatan dengan ucapan Arion makanan yang di pesan tiba.
Selesai makan,
karna sudah hampir tengah malam dan tak ada tujuan lain selain pulang, Orang tua Gio langsung mengantarkan Arcell pulang kerumah tetapi Arcell meminta untuk di stop kan di depan gang saja mamang juga sudah menunggu,
"ko Depan gang Cell gak langsung ke rumah aja?" tanya Ayah Gio,
"Gapapa Om supir Daddy udah nunggu depan gang"
"Kasih kita alasan 1 biar kita bisa percaya"
"Rumah Acell jelek trus pedalaman" Bunda dan Ayah Gio nampak berpikir
"yasudah deh kamu boleh turun" karna sudah sampe depan gang Arcell,
Gambaran rumah Arcell :)
iya Cell jelek iya emang pedalaman karna dari pertengahan Gang itu punya keluarga lu semua:)
**jadi gimana nih? udah agak panjang !!
tulis pendapat kalian di komentar biar aku senang 🙃 trus update teros sampe modar
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤**...
__ADS_1