Arcella Queenzie

Arcella Queenzie
Bab 28


__ADS_3

"Waalaikumsalam masuk Cok!!" ujar Aldo,


Jesika masih terdiam tak habis pikir mendengar ucapan Aldo,


"Jangan bertingkah jadi tuan rumah, cuman karna Lo udah gue anggep sahabat!" bisik Aldo lalu beranjak menghampiri Raga,


Jesika langsung berbalik mengambil tasnya dan pergi meninggalkan rumah twins, ingin menangis rasanya, Aldo hanya membiarkan saja Jesika pergi ,


Alde Aldo sudah hilang respect dengan Jesika walau kesalahan nya kecil namun menurut keduanya itu fatal sangat fatal, andai Jesika laki-laki bisa habis mereka berikan Bogeman hingga tak berdaya..


"Kenapa tuh?"


"Biasalah" Raga mengangguk,


"Arcell mana?"


"Tidur dia"


"lahh padahal dia yang bilang tadi di sekolah mau minta temenin ke salon"


"Baru balik dari salon Arcell nya"


"Mana?" tanya Alde yang baru turun,


"Balik kena mental" ujar Aldo


"Trus Lo ngapain di sini?" Raga langsung menunjuk dirinya sendiri


"Siapa lagi?" ujar Alde,


"Numpang berak" Alde langsung mengangguk..


Sekarang kembali ke asal lagi sikap Alde karna ada Raga, kembali ke Alde yang cuek dingin seperti es otak maupun sikapnya,,


Ketiganya menuju kamar twins tak mungkin kan Alde maupun Aldo membiarkan Raga masuk ke kamar Arcell menunggu tu anak bangun bisa terjadi perang dunia ke sekian sekian antara twins vs Raga.


Sedangkan di tempat lain,


Gio sudah berada di rumahnya karna tak betah berada di rumah sakit walau hanya 2hari saja.


"Bos cepet sembuh lahh bentar lagi kan ada event kejurda masa gak ikut kita" ujar Abrar,


"Gue sentil ginjal Lo kayaknya asik Bar" ucap Raihan,


"Diem gak lu pada?" Titah Gio,


Saat ini mereka berada di kamar Gio, Ada yang bermain PS maupun Mabar game online ,


"GoFood kuyy? McD KFC?" tanya Jaka,


"Makin kaya kapal pecah bos kamar Lo" ujar Tio,


Gio hanya bisa diam saja karna dirinya sedang dalam pemulihan andaikan sudah sehat dirinya pasti mengusir para cecunguk yang saat ini bersarang di kamarnya..


Sekitar jam 10.11 malam,


Para anak-anak Zervanos baru berpamitan pulang karna sudah cukup membuat kericuhan di kamar bos mereka, Dan yang jadi tumbalnya untuk membersihkan yang kalah main PS,


"Awas Lo kalo gak bersih!" ancam Gio,


"Gue Mulu perasaan" Ujar Abrar

__ADS_1


"Lu pembawa sial makanya lu mulu, Manding kembang Gih biar sialnya hilang" ujar Tio seraya memasukkan ps ke dalam lemari,


Sekitar setengah jam baru keduanya berpamitan pulang, sedangkan Gio? Gio mengecek media sosial melihat apa yang trending kali ini dan apa ada gosip terbaru?


bukan Apa Gio hanya tak ingin ketinggalan kabar terkini saja maka itu mengecek akun-akun gosip..


"Aldebara? kaya pernah denger" gumamnya,


"Lah kakak kelas" saat mengecek akun Instagram twins,


"Siapa pacarnya? Sekilas mirip si nerd Arcell tapi yakali twins mau.. eh tapi Arcell di lihat-lihat cantik juga si cuman kurang dandan aja"


"astagfirullah ngomong apa gue" Gio langsung mematikan ponsel untuk segera tidur..


................


Pagi Ini,


Arcell berangkat di jemput Raga karna kemarin tak jadi berangkat sebagai hukumannya Arcell berangkat dengan Raga apapun alasannya tetap saja berangkat dengan Raga!


Arcell yang hanya bisa pasrah dengan ketiga laki-laki ini pun mengikuti saja, dirinya pun sudah tak memperdulikan lagi identitas nya akan terbongkar karna ulah ketiga laki-laki ini yang suka sekali membuat dirinya dalam masalah.


"Ga pelan-pelan!!" pinta Arcell


"Biar cepet sampe Cell"


"hahh? Lo ngomong apa bego!!"


"Mulut Lo ya!!!"


"ngomong yang bener ga, gak kedengeran Lo ngomong apa!!" Raga memelankan kendaraan nya


"Arcell mulutnya gak boleh kasar ya? trus kalo kita gak cepet bakal terlambat tau kenapa?"


"Jam tangan Lo tuhh mati Cell, ini uda terlambat jam 7 karna bangunin Lo kebo!!"


"sembarang kalo berkata Lo!!" Arcell pun langsung mengecek ponselnya,


benar saja Sekarang jam 07.25 pagi,


Saat Arcell mengecek ponselnya ternyata mereka sudah masuk ke dalam sekolah tanpa di sadari oleh Arcell,


Skip kelas,


"Huh! huh!" nafas tak karuan karna Arcell berlari menuju kelas,


Untung saja guru belum masuk namun saat Arcell dan Raga baru saja duduk guru langsung masuk juga ke dalam kelas entah seperti hantu saja tiba-tiba sudah berada di depan kelas,


Setelah guru itu menjelaskan tentang apa yang mereka pelajari hari ini, guru pun membagi beberapa kelompok di dalam kelompok terdiri dari 5orang tak boleh lebih dan boleh kurang..


Raga menatap Arcell murid di kelasnya tak ingin mengajak Arcell dalam kelompok mereka, sedangkan Raga? Raga sudah di ajak Salsa dan Helena ingin menolak namun kata Salsa,


"Lo gak harus nolak ga soalnya kita juga kurang orang Lo juga kan?" Raga mengangguk saja karna benar maksud Salsa,


"Permisi pak?" panggil Arcell, semua murid langsung menatap ke arah Arcell


"Mau ngapain tu nerd!"


"Jangan bilang minta pilihin pak guru!"


"Gue gak mau satu kelompok sama nerd!"

__ADS_1


"gue juga gila aja!"


kira-kira itulah bisikan-bisikan dari murid di kelas nya,


"Ya ada apa?"


"Saya boleh sendiri aja pak?"


"Alasannya?"


"karna semua sudah pas pak!" pak guru mengecek benar saja semua sudah lengkap dengan kelompok nya,


"Pak saya sama dia!" ujar Raga, Arcell langsung membelalakkan matanya menatap Raga,


"Bodoh banget si ni anak!! udah bagus Sam cewe cewe kelas !!" batin Arcell,


"Terserah kalian saja? kerjakan lalu kumpulkan Minggu depan? sekian, 5 menit lagi istirahat kalian boleh keluar"


"you don't always have to be with me!"


(Lo gak harus selalu sama gue ga!)


"Sorry gue gak tau nama Lo, tapi masukin aja Raga ke kelompok Lo!" ucap Arcell ke Salsa,


"Ee..h?" cengok Salsa


"Gak Sa! Gue berdua sama dia!" ujar Raga,


"don't make me repeat my words!"


(jangan buat gue ,ngulangin ucapan gue!!)


Arcell berucap dengan penuh penekanan ke Raga, Para murid menyaksikan perdebatan keduanya..


"Sok cakep! sok pintar lagi tu nerd!!"


"Udah syukur Raga mau temenan sama dia!"


"Tau udah jelek gak tau diri bertingkah lagi"


"MULUT LO YA BISA DI JAGA GAK!!" Tegur Arcell,


Ya Arcell bar-bar ketika sedang badmood, bukan dirinya semaunya karna ya beginilah tampilan para anak-anak orang kaya yang terbiasa dengan harta tahta ,


(paham gak sih? maksudnya mereka tuh mau berteman dengan orang yang bertahta tinggi trus kaya raya..lihat Arcell? seperti nerd berpakaian tidak seperti mereka mewah semua)


"Mending kantin yuk dari pada lihat orang caper!"


mereka pun seketika bubar meninggal empat siswa saja di dalam kelas, keempat itu adalah Arcell, Salsa, Helena, dan Raga.


"Mending kita 1 kelompok! jadi 4 orang" ujar Salsa


"Sorry bukan gue gak mau, gue gak cocok buat setara bareng Lo, yang ada nanti Lo pada malu. mending gue sendiri aja deh" ujar Arcell


"Kenapa kita harus malu? Lo manusia kan? Lo makan nasi juga kan? udah jangan bacot kita berempat 1 kelompok, ngerjainnya Terserah di tempat siapa yang mau" titah Salsa,


"Iya Cell, mending 1 kelompok kita biar mudah bagi tugas" ujar Helena,


"don't act up!" bisik Raga,


(jangan bertingkah)

__ADS_1


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...


__ADS_2