
Mimisan Arcell tak berhenti padahal sudah di sumbat pakai tisu . karna toilet cewek yang SMP di gabung dengan SMA ada di beberapa tempat, tentunya ada juga toilet yang khusus anak SMA karna toilet gabungan ini dekat kantin maka itu sengaja di bikin gabungan.
"Gak mau berhenti bego banget si" kesal Arcell
...Click...
ada yang masuk ke dalam toilet, Arcell masih fokus menghentikan mimisan.
"jaga pintu" titah perempuan itu,
"heh!!" menarik tubuh Arcell hingga Arcell sedikit terkejut
"Apaan si" Kesal Arcell seraya menekan-nekan tisu agar menyumbat hidungnya.
...PLAKKKKK...
"maksud Lo apa!! minta Raga deketin Naya hah!!!" bentak Salsa
"Lo cuman sahabat Raga jangan ngatur-ngatur!!"
Arcell beralih yang tadinya memegangi hidung kini memegangi pipi bagian kanan, yang nyeri sehabis di tampar oleh Salsa. kepala nya semakin pusing dan badan nya mulai lemas tak bisa melawan perlakuan Salsa.
...PLAKKKKK...
"Pake segala gak setuju kalo Raga sama gue! BANGS4T tau gak!! Lo siapa hah anj"
...BUGGG...
Arcell di dorong ke belakang hingga terbentur dinding, Salsa langsung pergi setelah melampiaskan emosi nya.
sedangkan Arcell terduduk lemas nafas nya tak beraturan belum lagi mimisan nya yang masih belum berhenti, semenit kemudian Arcell pingsan.
Bel masuk berbunyi nyaring menggema seisi sekolah tanda jam pelajaran kedua di mulai,
"Sal, Arcell beneran gak Lo apa-apa in kan? Lo cuman ngobrol kan?" tanya Helena
"hmm"
Semua murid kelas IPA 1 sudah masuk kecuali Arcell, Naya yang menyadari teman sebelahnya tak ada lantas bertanya ke Raga.
"Ga Arcell gak ada" Raga yang sedari menyenderkan kepalanya di meja untuk tidur sebentar langsung mendongak.
"Lo tadi gak bareng dia?"
"enggak gue ke ruang cheerleader di suruh kumpul bentaran"
"mungkin lagi otw" santai Raga karna dirinya merasa tak enak badan kecapean bekas kemarin mereka baru pulang dari pantai.
Guru pengawas masuk membawa lembaran kertas ulangan dan membagikan ke setiap meja.
seketika lantai satu rame banyak murid-murid berlarian entah ada apa membuat para siswa yang ada di lantai dua kepo pun ikut keluar padahal ada pengawas.
"Woy kenapa?" teriak Rafa
"itu bang ada yang pingsan di toilet banyak darah baju nya" teriak salah satu anggota Zervanos
"Serius Lo? cewe cowo?" teriak Rafa
"Cewe bang"
...DEGGGG...
Raga dan Naya saling tatap,
"Arcella!!" sahut keduanya langsung berlari menuruni tangga
Gio yang melihat keduanya pun langsung ikut berlari dirinya juga sedari tadi mencari Arcell namun entah kemana dari bell istirahat hingga masuk tak ketemu.
Arcell di bawa pakai tandu memasuki mobil Ambulans sekolah, wajahnya sangat pucat dan dingin.
"Cell heyy Arcella" Raga menepuk-nepuk pipi Arcell
__ADS_1
"Cell bangun Cell" Naya menangis melihat keadaan Arcell
"minggir anj!!" Bagas datang dan langsung mematung di tempat begitupun tiga sepupu Arcell
Mobil ambulance meninggalkan area sekolah, Bagas , Raga Naya dan tiga sepupu Arcell langsung menyusul ambulance tersebut. Jesika yang mengikuti Raga sedari tadi juga di buat kaget melihat keadaan Arcell
"Hubungi twins gak, tapi kalo di hubungi trus gue yang di salahin gimana " gumam nya seraya menyeka air mata
Gio dan anggota inti Zervanos terdiam mereka tak bisa berpikir jernih melihat keadaan Arcell,
"Sal Lo gak apa-apa in Arcell kan?" bisik Helena yang sudah terlewat takut,
"Eh? apaan gue cuman ngobrol aja tadi" dengan suara gugup Salsa menjawab.
Ulangan di undur, semua murid di pulangkan atas kejadian hari ini guru-guru syok tentunya bahkan kepala sekolah saja sampai panik, mengingat anak dari siapa Arcell tersebut.
Di waktu yang sama..
Aldo sedang scroll scroll bendara Instagram nya dan dapat notif dari akun Instagram sekolah @Starupdate yang mana tentunya Aldo langsung mengecek.
Aldo langsung mengomentari postingan tersebut,
@Aldobarag Siapa tuh?
............
Karna tak ada balasan, Aldo menghubungi Bagas,
...Bagasjink (calling)...
^^^"Gas! itu siapa yang di gotong"^^^
"Lo?" ucapan Bagas terjeda
"Lo liat dimana?"
^^^"siapa tuh? muka nya gak jelas"^^^
^^^"di tutup alat nafas lupa namanya"^^^
"Do"
^^^"kenapa Lo?"^^^
"yang Lo liat itu" Bagas tak bisa mengatakan kalau itu adiknya,
^^^"itu apa cok?keburu gua di^^^
^^^panggil buat Tes ini"^^^
"itu Arcell Adek Lo"
...CTARRRRR...
bunyi petir dan Guntur seketika terdengar dari luar kampus.
^^^"bercanda Lo jelek!"^^^
^^^"gue tau Lo rindu gue"^^^
^^^"ntar gue pulang lusa"^^^
^^^"Woy ngomong!"^^^
Bagas tak menjawab ucapan Aldo, dirinya menahan Isak tangis nya.
^^^"Gas! Lo gak serius kan?"^^^
"maaf Do, gue lalai jaga Ade Lo"
^^^"GAS!! LO BERCANDA DOANG KAN!!"^^^
__ADS_1
Teriakan Aldo membuat orang-orang yang di kampus tersebut menatap nya heran,
"kita lagi di RS,
kondisi Arcell lemah"
^^^"LO KALO NGEPRANK^^^
^^^GAK GINI JUGA G0blok"^^^
..."Gimana keadaan Arcell?"...
terdengar suara Oma, Aldo hapal betul Suara Oma membuat dirinya mematung di tempatnya.
^^^"BANGS4T"^^^
...PANGGILAN BERAKHIR....
Aldo berlari menuju ruangan di mana Alde sedang melakukan tes,
...BRAKKK...
"what do you mean!!" teriak salah satu pengawas kala pintu di dobrak Aldo,
(Apa maksud mu!!)
"Sorry, I have something"
(maaf, saya ada sesuatu yang penting )
Aldo langsung memeluk Alde, membuat semua orang yang ikut tes heran bahkan pengawas tadi pun heran.
"Bang, Arcell hiks Arcell keritis" Alde mendorong tubuh Aldo
"maksud Lo?" memberikan ponselnya ke Alde
"Gue gak tau kronologi nya, yang pasti kata Bagas Arcell kritis" Orang tuanya tak dapat di hubungi karna sedang dalam pesawat menuju tanah air,
...Ting...
...Bagasjink (chat)...
send pic.
"tangan Arcell penuh barcode"
"pipi nya memar"
"kondisi nya masih belum
bisa di bilang baik-baik aja,
karna belum sepenuhnya stabil"
^^^read^^^
Keduanya langsung pergi dari ruangan itu berlari menuju parkiran.
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...
...**ARCELL SAKIT APA?...
...ADA YANG BISA TEBAK?...
...GIMANA ENDING CERITA NYA GAN?...
...APAKAH SIAP? SAD END?...
JANGAN LUPA PAJAK**!
__ADS_1