
...KABAR GEMBIRAA NICHHH...
...AKU KEKNYA BAKAL UP SETIAP HARI UNTUK BEBERAPA SAAT KEDEPAN NTAH UNTUK ARCELLA QUEENZIE TAU KESAYANGAN TUAN MUDA MAFIA SEKALIAN KEJAR TARGET AKHIR BULAN TAMAT AWKAWKWK...
...SIAP HATI SIAP RAGA SIAP MENTAL AJA KITA YA PARAΒ READERS...
...SEBELUM NYA AKU UDAH DOUBLE UP GAK SI DI SINI??...
...TAU LUPA NTAR DEH AING KASIH BONUS BIAR BETAH SAMA AING....
...SEBELUM ITU MAU INGNGATIN BUAT BAYAR PAJAK DENGAN CARA VOTE! TRUS LIKE KASIH HADIAH KOMEN!! BIAR AFDOL GUA MINTANYA....
Keduanya baru saja tiba di bandara International Singapore, Azka hanya bisa menghela nafas kala Arcell merengek tak ingin mengganti pakainnya dan mau tak mau Azka mengiykan biarlah dirinya di amuk Twins dari pada di amuk Arcell saat ini.
"pasanga muda"
"jodoh orang ama jodoh kita sangat berbanding jauh"
"ganteng banget ke Aktor"
"Yang cewe kek anak konlomerat"
"cantikan juga gue"
begituah kira-kira nyinyiran para orang-orang di bandara.
keduanya seperti pasangan kekasih yang mana Arcell bergelut manja di samping Azka dan Azka hanya biasa saja toh sudah lama Arcell tak manja ke dirinya karna sibuk bekerja,
Kini mereka sedang berada di restoran sebelum menuju ke rumah Grandpa nya karna sudah lapar dan tak sempat lagi menunggu, padahal di bandara Soekarno-hatta tadi Arcell sudah makan bahkan di pesawat pun sudah makan dan kini makan lagi. Azka hany bisa menggeleng melihat si bungsu yang busung lapar ini.
"Mau makan apa?"
"terserah abang" Azka mengangguk
...πππ...
Mata Alde dan Aldo seperti hendak keluar dari tempatnya kala melihat Arcell tanpa dosa berjalan masuk ke dalam rumah sang grandpa menggunakan celana pendek, walau wajah datar tanpa senyum dan hanya mengangguk kecil saat para penjaga dan pelayan menyapanya tetap saja paras cantik dari wajah Arcell membuat orang-orang yang melihatnya terpana.
"Abang apa-apaan sih!!" Rengek Aldo ke Azka tentu Azka tau apa yang di rengekan si Aldo.
"biarin napa Do sekali-sekali"
"Bullshit" degan wajah di tekuk memperhatikan Arcell yang sedang duduk seraya bermanja-manja ke Grandpa
" pasti ada maunya ni bocah" batin Azka melihat Arcell.
"Yaudah boleh tapi sama abang-abang kamu"
"No! big no!" ucap Arcell
"bentar doang grandpa"
"iya atau gak sama sekali?"
"okeyyy" setelah negosiasi selesai,
kini Arcell berada di kamar yng sudah di sediakan untuk dirinya. twins tak menegur Arcell dan Arcell tau alasan mereka tak menegur dirinya.
...Gio (chat)...
"bagus lo ya?"
"lo gak mau denger penjelasan gue!! malah lo jalan sama cowo lain gila lo?"
__ADS_1
"mau lo apa si Cell?"
"gak abis pikir gue!!"
^^^"LO YANG APA-APAAN !!"^^^
sedetik kemudian ponsel Arcell berbunyi,
...Gio (calling)...
^^^"APA!!"^^^
"lO YANG APA HAH!!"
"GILA LO! GUE MAU
NGEJELASIN LO NOLAK
TRUS MALAH JALAN
SAMA COWO!!"
"SIAPA YANG BERKHIANAT DI SINI HAH!!"
^^^"MIRROR DONG .^^^
^^^LO KIRA LO DOANG YANG^^^
^^^BISA MAIN DI^^^
^^^BELAKANG GUE HAH!!"^^^
^^^"UNTUNG LO JAUH^^^
^^^KALO DEKET GUE^^^
...TOKK TOKK TOKK...
..."SAYANGG AYO MAKAN MALAM" ucap Aldo,...
...yang mana terdengar jelas di telinga Gio suara laki-laki...
"ANJ!!"
...PANGGILAN BERAKHIR....
Arcell melempar botol kaca berisikan parfum yang ada di meja ke dinding hingga berbunyi cukup nyaring.
...BRUKK...
...BRUKKKK...
"Celll kamu gapapa?"
"buka pintunya !!!"
"Arcella!!"
...CLICK...
Wajah datar Arcell mengalahkan datarnya triplek, mata Aldo langsung mengecek keadaan Arcell bgaimana tidak terdengar jelas pecahan kaca tersebut di telinga Aldo,
"KENAPA?" tanya Aldo yang khawatir dengan sang adik.
"ayo! katanya mau makan malam"Β Arcell mengalikan pembicaraan mau tak mau Aldo menuruti ucapan Arcell karna Grandpa dan kedua abang mereka sudah berada di meja makan.
__ADS_1
"Bersihkan kamar ku" titah Arcell saat bertemu maid,
...πππ...
Malam ini keempatnya sedang berada di pusat kota tentunya sejenis wonderland,
mood Arcell sudah kembali setelah memeluk Alde tanpa mengatakan apapun dirinya hanya butuh penenang yaitu di pelukan dari seseorang.
di waktu yang sama namun tempat yang berbeda,
Gio terus menerus meninju samsak yang ada di markas Zervanos tanpa henti hingga membuat anggota Zervanos termasuk para Inti menghela nafas gusar.
"lo kenapa si bos?" tanya Rafa yang sudah kesal melihat Gio menghajar samsak selama 3jam lebih sehabis menelpon seseorang tadi,
...BUGGGG...
...BUGGGG...
...BUGGGG...
"**1*" mau tak mau Devan turun tangan
"kalo ada masalah bilang anj"
BUGGG
sehabis berucap Devan langsung memukul wajah Gio, Gio yang sedari tadi menahan amara langsung saja emosi nya semakin memuncak tanpa pikir panjang memukul wajah Devan tanpa henti. untung saja para anggota Zervanos orang-orang handal namun ketika melawan bos mereka sedikit kalah telak seperti Devan yang hampir pingsan mendapat pukulan tanpa henti dari Gio,
"bos udah!!"
"bos bisa mati tu Devan!!"
"Anj!!" ucap Gio lalu beranjak dari badan Devan
"Bawa ke rumah sakit!" titah Gio
"gausah!"
"bawa! atau lo pada gue bikin bonyok!" mau tak mau mereka memboyong tubuh Devan,
di markas hanya tersisa beberapa anak Zervanos karna tak semua berkumpul, Gio beranjak pergi sebelum itu dirinya mengambil satu potong pizza.
setiba Gio di rumah,
Bunda nya yang baru saja membukakan pintu kaget melihat wajah Gio lebam bahkan baju yang dikenakan sang anak robek.
"kamu kenapa" panik Bunda,
"Gapapa bund, Gio cape mau tidur" lalu beranjak masuk ke dalam.
...Ting...
...Nabila (chat)...
"Gio kam lagi apa?"
"sibuk gak?"
^^^read.^^^
ada rasa penyesalan Gio karna tak bilang dengan Arcell alhasil malah keciduk, ya walau belum ada hubungan serius seperti pacaran tetapi Gio dan Arcell sudah seperti sepasang kekasih walau tak ada yang tau ketika keduanya bersama.
"brengs3k!!!" gio melempar ponselnya hingga pecahh padahal hp mahal .
Di tempat Arcell,
__ADS_1
"bang fotoin mau Arcell up story"
...π€ JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN π€...