
gaiss...
kalian pernah gak lagi down banget trus butuh seseorang maybe yang jagain Lo gitu?
jagain dalam artian biar Lo gak ngelakuin hal gila? maybe self-harm?
mau curhat nih..
aku gak sesempurna yang kalian kira ya walau kalian juga gak peduli:) **aku tuh tipikal orang kalo lagi down banget atau depresi parah bisa Self harm or mikir untuk suicide parah kan?
...harus di bawa ke psikolog katanya:)...
...tapi cuman beberapa kali kelepasan buat self harm dan itu waktu aku bertengkar sama bokap kandung aku heheπ...
...maaf....
...siapa yang gak sakit hati di tempat umum di bilang kaya gitu? di bilang kita bukan anak dia? kalo ingat rasanya ingin banget bunuh orangnyaπ...
maafin aku curhat ya lagi:)
...maaf banget kalo buat kalian tau masalah real aku hehe....
Dua hari Arcell di rawat,
Nico Sangat menjaga anak gadisnya yang satu ini walau mereka tak tau apa yang terjadi sebelum itu, Arcell masih bungkam.
Besok Arcell bakal sekolah fokusnya kali ini adalah kepo. yang pasti masalah percintaan Arcell kesampingkan ada hal yang harus di lakukan terlebih dahulu .
"AKHHHHHHHNHHHH!!!! " Teriak Arcell untung kamarnya kedap suara,
Kepalanya sangat pusing dirinya tak bisa mengontrol emosinya, mengingat kejadian beberapa hari lalu ingin sekali dirinya menghajar laki-laki yang di bilang ayah itu .
"Ck, sialan!!" Arcell mengambil Kater yang ada di lacinya, menggores gores lengannya yang putih itu tanpa merasakan sakit.
Darah segar keluar dari lengan mulusnya, Arcell berjalan menuju kamar mandi membersihkan darah segar itu. tak ada rintihan sakit atau apapun Arcell hanya diam.
Ya Arcell membuat barcode di tangannya sudah sering terjadi saat dirinya di Korsel banyak yang berubah dengan diri Arcell , dan Arcell sering menutupi lengannya degan kondisioner.
...Ting....
...Ragaπ (Chat)...
"besok gue jemput"
"Gak ada penolakan"
^^^"hm"^^^
"ok"
^^^Read.^^^
Arcell menangis seraya menutupi mata dengan lengannya, bentakan dari Marcell masih membekas di otaknya.
"Jingan!! untung gue bukan psikopat" di sela tangisnya dirinya terkekeh
...πππ...
"Morning" Sapa Arcell
__ADS_1
"Sarapan dulu Ka" ucap Fara
"sarapan roti aja" Fara mengambilkan roti untuk Arcell
"Morning " selang beberapa menit twins ikut bergabung..
Mereka sarapan bersama, Nico memperingati kedua Abang Arcell untuk selalu menjaga adiknya di sekolah. tanpa di suruh twins selalu menjaga Arcell.
"Non ada Nak Raga di depan" lapor bi Ina
"makasih bi"
"Dad, Mom, Bang Acell berangkat. assalamualaikum"
"Hati-hati sayang"
"Abang nyusul hati-hati"
...S...
...K...
...I...
...P...
Arcell turun dari motor Raga.
Arcell selepas kejadian itu lebih banyak diam apa yang di pikirkan nya tak ada yang tau. Raga juga tak bisa ikut campur walau dirinya mengenal Arcell .
"Lo gak usah ikut olahraga ya?" Arcell melirik sekilas lalu mengangguk
"Cape" singkat Arcell
"mau gue gendong?"
"Mau" Raga pun melepaskan tas nya memindahkan ke dekapannya,
" Gila so sweet banget"
"Gua ngeship mereka deh!!"
"Cocok banget sumpah"
"Arcell cantik Raga ganteng bibit unggul yang ada"
"Centil banget si"
dll.
setiba di kelas..
"Ga jangan lupa besok"
"Hm"
Mata Gio terus menerus Menatap Arcell, selepas kejadian kemarin tak ada lagi Arcell menghubungi Gio membalas pesan Gio pun tidak.
"Lo sakit Cell?" tanya Naya
"Gak"
__ADS_1
"Begadang Lo tadi malam?"
"hmm"
Jam pelajaran pertama yaitu olahraga..
Arcell tak ikut dirinya hanya di kelas saja siapa yang berani melawan? kalau Twins yang meminta guru yang mengajar mengijinkan Arcell di kelas saja?
"Laper" Arcell berjalan menuju kantin walau koridor sepi masih jam pelajaran dirinya tak perduli.
di kantin.
"KECENTILAN LO!! APAAN JODOH GIO JODOH GIO GIGI LO BENERIN DULU!!!" ucap Vanessa
"Bibir kamu tuh kaya tante-tante!!" ucap Nabila
Arcell hanya berlalu pergi dirinya memesan mie ayam dan teh hangat.
...PLAKKK...
"Kamu apaan!! aku laporin Gio!!" Nabila langsung pergi entah kemana, Senyum smirk terbit di bibir Arcell.
"Nes" panggil Arcell
"Apa lagi Lo?"
"Kalo Lo suka sama Gio masa Lo gak ngejar dia? kalah sama Nabila yang antar jemput sama Gio"
"Anj"
"Gio di lapangan indoor gih susulin keburu Nabila yang Pepet" Vanessa dan antek-anteknya langsung pergi .
"Jahat? gak ko gue gak jahat " gumamnya
" Gue sayang sama Gio makanya gue buat mereka berdua bertengkar dan saingan gua tinggal satu ya walau gak harus bersaing gue tetap yang menang "
...πππ...
Arcell saat pelajaran kedua tak ada di kelas, Raga dan Naya heboh mencari dirinya kemana sedang kan yang di cari? sedang berada di Shouse.
"Mari kita buat tua Bangka itu viral" gumam Arcell,
ya Arcell bolos sekolah hebat bukan? tanpa ketahuan twins maupun Raga dan Naya bahkan Gio.
...drttttttt...
...Unknown (calling)...
^^^"Gue otw"^^^
"....."
^^^"Bacot Lo sabar anj"^^^
...Tut...
...panggilan berakhir...
...π JANGAN LUPA LIKE KOMEN π€...
__ADS_1