
"Pah! Rey mau nanya, Arcell itu benar anak papah?"
"Anak saya itu cuman kamu! ingat itu"
"Really?" Rey berucap seraya terkekeh
"Kalo papah jujur Rey gapapa ko, Rey cuman mau kejujuran dari seorang yang Rey sayang!!"
"Jujur apa? Papa udah jujur! Arcell itu bukan anak saya!!"
"Ck, oke fine!" Rey memilih meninggalkan ruangan sang papa,
Saat ini Rey sedang berada di kantor Marcell, awalnya Rey ingin meminta ijin akan pergi ke Bandung bersama tim futsal nya, setelah di ijinkan Rey seketika mengingat kejadian malam itu yang mana Arcell melindungi dirinya dan alhasil Arcell lah yang menjadi korban.
.........
Berada di depan gerbang sekolah Arcell,
ya beberapa menit lagi bell pulang sekolah Arcell berbunyi.
...CRINGGGGGGGGGGG...
kan? memang pas waktu nya Rey menunggu di depan gerbang,
...BRUMMM...
...BRUMM...
...BRUMMMMM...
gerombolan motor mengisi jalanan dan menghalangi gerbang sekolah jaket mereka yang sama berlambang kelajengking tersebut atau bisa di bilang geng motor dari Scorpio.
Mereka ingin menantang Zervanos entah apa yang pasti saat ini anggota Scorpio lebih unggul.
"WOY GIO KELUAR LO!!"
"PENGECUT ANJ!!"
"HEH!! PANGGIL GIO KETUA ZERVANOS KE SINI"
Arcell dan Rafael yang sedang buru-buru karna akan mengecek jahitan yang ada di pinggangnya mau tak mau harus lewat pintu depan, kenapa harus sekarang? Karna Azka akan ke German untuk seminar padahal ada dokter lain tapi Azka yang ingin memastikan sendiri keadaan sang adik.
"WOY KELUAR LO PADA!!" teriakan anak-anak Scorpio
"El gimana nih?"
"Lo percaya gue kan?" Arcell mengangguk
"kita tunggu dulu" ucap Rafael
Awalnya twins yang ingin mengantarkan Arcell namun Arcell masih marah dengan mereka karna masalah tadi pagi,
tiga sepupu Arcell sudah berada di dekat gerbang, mereka sangat suka tawuran seperti ini bukan tanpa alasan, mereka juga memiliki geng motor namun tidak seceroboh Scorpio ini.
"Anj!!" gerutu Haikal yang melihat Rey di seberang sana,
"kenapa Kal?" tanya kedua sepupu nya
"anak yang waktu itu!!" ketiganya hendak keluar gerbang namun tak di ijinkan para guru dan satpam,
" Rey " batin Arcell
Arcell melihat Rey berada tak jauh dari kumpulan anak-anak Scorpio, seketika Arcell overthingking mengira kalau Rey lah ketua dari geng yang sedang mengepung gerbang.
"Gila bos di kepung nih" canda Rafa
"Ada apa gerangan si kawan" ucap Abrar
"Ada yang panas tapi bukan api" ucap Nuel
"bacot doang gede, keluar gerbang gak berani" ucap Anggota Scorpio
"Nanti nangess" ucap Rafa membuat urat kepala Anggota Scorpio semakin terlihat
__ADS_1
memang anggota Zervanos ini suka sekali membuat mental lawan kacau,
"Kenapa?" tanya Gio
"Gue mau ngajak baku hantam " Ucap Fino ketua Scorpio
"hari Minggu, jam 3 sore" ucap Gio
"Sekarang aja elah" ucap Fino
"cewe gue mau ke dokter gak bisa"
"Cewe Lo hamidun? dihh bibit Lo ngeri ya"
"mulut Lo di jaga! ngomong coba sekali lagi? gue buat gak bisa ngomong Lo"
"Cewe Lo hamidun" Gio langsung memukul wajah Fano dengan helm full face nya
Terjadilah baku hantam dari dua kubu, Ketiga sepupu Haikal ikut panas mereka tau yang di maksud Gio adalah Arcell karna memang Arcell akan ke RS untuk cek up kan?
"Heran gue gak cape apa gelud" gumam Bagas
"Ikut yuk Gas? lama gue gak kek gitu"
"lah lah lah?? Arcell ngapain tuh?" seketika fokus mereka ke arah Arcell
Arcell tak bisa membiarkan Gio membunuh Fano, Amarah Gio tak bisa di kontrol terlihat jelas dari raut wajah nya sangat khawatir dengan Gio,
"Cell balik gak Lo!!" Rafael baru sadar kalau Arcell sudah mulai menjauh, mau tak mau mengejar Arcell ke kerumunan tersebut,
tak hanya Rafael, twins , Bagas , Raga dan Rey yang melihat Arcell pun langsung berlari menuju Arcell.
"anj Lo ngapain di sini Cell !!!" Adit yang menghadapi tiga orang sekaligus tak bisa
mencegah Arcell
Arcell seperti tersihir, fokusnya masih ke arah Gio yang agak jauh dari mereka terus berjalan menuju Gio.
Rafael yang tak ingin berkelahi terpaksa ikut begitupun dengan twins dkk dan Rey karna mereka di kira membantu Zervanos.
"Gio udah" mencoba menarik lengan Gio
"Gio!!" panggil Arcell
"CELL AWAS!!" teriak Haikal
...BUGGGG...
"b4ngs4t Lo!! banci Lo nyerang cewe!!!" Haikal membabi buta menghajar lawannya,
"GIO UDAH!!!" teriak Arcell namun Gio masih menghajar Fano
terlihat jelas Fano sudah tak kuat bahkan darah segar mengalir dari hidung Fano.
"UDAHH!! UDAHH GUE GAPAPA UDAH!!" tangis Arcell pecah dalam pelukan Gio,
Arcell menarik tubuh Gio sekuat tenaga lalu memeluk nya agar berhenti menghajar Fano, Fano pun langsung pingsan setelah pukulan terkahir sebelum Gio di tarik Arcell.
"Gue mau bunuh dia!! Dia udah fitnah Lo!!" Emosi Gio masih menggebu-gebu
"Gue gapapa anj udah hikss"
"Gue gak mau Lo masuk penjara gila!!"
"Udah hikss" Gio yang melihat Arcell menangis mulai perlahan emosi nya stabil
"Cell? gue minta maaf" memeluk tubuh Arcell
"Jangan hiks jangan kek gitu lagi anj hikss" memang sudah sindrom berkata kasar Arcell ini seperti nya
Gio membawa Arcell masuk ke dalam area sekolah, untung hari ini Gio membawa mobil meminta Arcell masuk ke dalam mobil dan meninggalkan area sekolah.
"BUBAR GAK LO PADA!! DAN LAGI BAWA BOS LO YANG SAMPAH ITU !!!" titah Haikal dengan penuh emosi
__ADS_1
"Lo! yang malam itu kan!!" Tanya Haikal setelah memerintahkan anak-anak Scorpio pergi
"hmm"
"mau Lo apa sekarang hah? setelah ngebuat Arcell kek gitu puas Lo?"
"Maksud Lo puas apa ? kalo Lo gak tau apa-apa jangan sok tau!"
"Bangs.."
"kenapa Kal?" tanya Aldo
"Gapapa, Arcell mana?" tanya Haikal
"Eh iya? Arcell mana?" mereka baru menyadari Arcell tak ada
"Sama Gio bang" ucap Rafa yang tau mereka mencari siapa
...🌚🌚🌚...
Gio mengantarkan Arcell ke RS terlebih dahulu, Azka sudah meminta perawat untuk membersihkan luka yang ada di wajah Gio namun di tolak,
"Udah?" Arcell mengangguk
"Yuk"
"luka Lo?" tanya Arcell
"Lo obatin ya?"
"kenapa gak perawat aja"
"gue mau nya Lo"
"Ayo pulang bunda dari tadi maksa ajak kamu ke rumah" Gio tak bohong,
Saat Arcell di periksa tadi bunda nya menghubungi dirinya , Gio pun berkata sedang menemani Arcell cek up dan bunda maksa setelah itu langsung ke rumah dulu.
...S...
...K...
...I...
...P...
"Assalamualaikum bund" panggil Gio
wajah Gio lebam, untung saja di mobil tadi sudah di bersihkan bekas darah yang mengering.
"Waalaikumsalam, aduhh Cantiknya Bunda lama gak ke sini" memeluk Arcell
"Bund anak nya yang ini loh ko gak di peluk"
"Mandi sana abang bau asem" Gio memutar bola matanya malas,
...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...
ANJAIIIIIII
...PARA PANGERAN ARCELL LANGSUNG MAJU GILA GAK TUHHHH...
UNTUNG SAJA ALDE TAK MELIHAT ANGGOTA SCORPIO YANG INGIN MEMUKUL ARCELL DARI BELAKANG...
BISA BISA TU ORANG LANGSUNG BEDA ALAM, SEKALEM NYA ALDE AKAN MENGERIKAN KALAU SUDAH MARAH BESAR.
UNTUNGNYA BELUM PERNAH SEBAR BAR ITU, NAMUN DAPAT DI PERKIRAAN SIH NGERI NYA.
...YUK...
...PAJAK NYA JANGAN LUPA...
...MAKSIH🖤**...
__ADS_1