Arcella Queenzie

Arcella Queenzie
Bab 40


__ADS_3

Alde menuju kelas Arcell setelah mengambil jaket koridor tampak sepi karna para murid berada di kantin ya walau ada beberapa yang masih lalu lalang di koridor,


...Princess 🐻(chat)...


^^^"Abang di depan"^^^


"Gak bisa gerak ini tembus"


"Masuk aja lagian ada Arcell doang"


..................


Arcell melirik ke belakang ternyata ada Gio yang sedang tertidur mungkin karna menutupi wajahnya dengan kedua tangan di atas meja,


"nih, sakit gak perutnya? mau pulang aja?"


"Tanggung bang 1 pelajaran lagi"


"Yaudah nanti Abang tunggu di parkiran" Alde mengacak-acak rambut Arcell gemas,


interaksi keduanya tak luput dari penglihatan Gio yang mana saat ini menatap keduanya walau di sela kedua tangannya, Arcell mengikat jaket Alde ke pinggangnya lalu Alde pun kembali menuju kelasnya.


Arcell melirik Gio lagi namun posisi Gio masih sama membuat Arcell menghela nafas dirinya takut ketahuan saja,


15 menit Bell masuk berbunyi,


Naya sudah berada di kelas sedari tadi dirinya bercerita tentang Raga dan Salsa di kantin keduanya seperti sepatu yang sepasang


"Pertama haid gak enak banget iih!!" batin Arcell,


"Gengss Hari ini di kasih PR guru nya gak masuk. gue kirim di grub kelas ya" Tutur Salsa,


"Eh ada grub kelas?" bisik Naya,


"Anu.. Gue belum masuk grub kelas" sontak mereka langsung menatap Naya


"oh nanti gue masukin" Ujar Helena,


"Oke" ujar Naya,


mereka semua pun sudah bersiap untuk pulang, Arcell menunggu sepi . Raga juga sudah meninggalkan Arcell pulang bersama Salsa, entah apa hubungan keduanya yang pasti ada rasa tak suka saat melihat Salsa,


bukan tak suka Raga memiliki hubungan dengan perempuan tapi menurut Arcell gak cocok aja mereka berdua biasa pendapat sahabat lebih akurat bukan.


...A3 (grub chat)...


Bang Aldo


udah sepi nih


^^^Oke^^^


.................


"Anak futsal latihan?" Arcell melirik meja Gio yang mana ada tas nya di kursi,


"Tunggu gue ada bawa susu pisang deh" Arcell meronggoh kantong tas nya lalu meletakkan susu pisang di meja Gio,


setelah itu Arcell menuju Parkiran biasa twins parkir, sebenarnya Raga tak pulang bersama Salsa dirinya hanya bareng keluar kelas, gini gini Raga masih care peduli dengan Arcell,


Raga melihat Arcell dari kejauhan saat menuju parkiran biasa possessive enemy , tak cuman Raga juga Gio pun yang hendak menuju ke kelas untuk mengambil tas nya bersama kedua sahabat nya itu di urungkan memilih untuk meminta Devan mengambilkan sekalian tas miliknya,

__ADS_1


"tu bocah sebenarnya siapa si? atau dia kembar?punya kembaran 1 cantik 1 jelek"


"Eh astagfirullahhhhh mulut gue minta di ajarin!!" ujar Gio,


Kedua sahabatnya Gio sudah berada di parkiran bersama Gio, karna Gio masih sakit ya nebeng Rafa pulang pergi sekolah si Gio,


"Gi Warponem dulu gak?" tanya Devan


"Engek deh, kalo Lo pada mau ke situ antar gue balik aja"


"Kenapa Gi? mau simulasi meninggoy tumben banget pulang"


"SHOLAT JUM'AT BEGO !!!" ujar Gio seraya memutar bola matanya malas,


"Eh iya Astagfirullahhhhh astagfirullahhhhh Devan khilaf ya Allah maafin Devan"


"Sama sholat aja lupa gimana sama Allah astagfirullah Devan Devan"


...BUGGG...


Devan memukul helm yang sudah menyangkut di kepala Rafa,


"gosah sok suci kita sama-sama pendosa jangan saling menghakimi"


"KEBURU SELESAI ANJ LO PADA MAH BACOT !!" kesal Gio yang sedari tadi menunggu keduanya menyudahi kebacotan.


"BE.... BEE.... BE..... BERANGKAT!!!" teriak Rafa,


....................


Arcell langsung masuk ke dalam kamarnya setiba di rumah, mengganti pakaian serta benda untuk menahan kebocoran. Selesai dari kamar mandi Arcell memilih rebahan saja di kamarnya.


...Ting...


"P"


"P"


^^^"ha?"^^^


"He?"


^^^"Apa?"^^^


"Mo nanya doang"


^^^"Hmm?"^^^



"lu tau gak yang ngasih siapa?"


^^^"Njirt ni bocah" batin Arcell,^^^


^^^"Enggak kenapa?"^^^


"kirain tau, gak gue minum deh"


"Takut ada sianida"


^^^"Lebay"^^^

__ADS_1


^^^"minum aja si gratis jarang-jarang kan"^^^


"Oke deh"


.....................


"Dih ni orang gak jelas, udah syukur di kasih gak makasih lagi"


"Eh tapi kan gua gak bilang itu dari gua makanya dia gak makasih"


"Ah dah lah ngantuk" bergumam sendiri,


...*****...


Karna hari ini hari Sabtu, dan sekolah itu full day maka hanya sampai hari Jum'at saja Arcell sedang duduk di ruang keluarga bersama sang mommy, mommy nya kini hamil besar mau lahiran tak lama lagi mungkin..


Mereka hanya berdua karna Sang Daddyy dan Twins bermain golf, sebenarnya Arcell maupun sang mommy di ajak cuman biasa mager jadi hanya berdua saja,


"Cell kalo di suruh milih ikut Ayah atau mommy? Arcell pilih mana?" Arcell mengadah ke sang mommy


"ya mommy lah, Arcell udah bunuh dia dari diri Arcell . kalo pun dia datang bagi Arcell dia siapa Arcell siapa"


"hmmmm"


"Dulu banyak yang ngejek Arcell gak punya ayah dll ya walau masih kecil Arcell tetep inget ko"


"Dan Arcell bilang aja, Ayah Acell udah mati so mereka langsung diam hehe, Tapi Arcell Sekarang punya Daddy dan kita udah gak berdua lagi" ujar Arcell,


"Sudah lah, kamu lagi marahan sama Raga? tadi Raga Chat mommy nanya kamu"


"Bisa iya bisa enggak si mom, soalnya yang diemin Acell dia duluan kan gak jelas siapa yang salah" bohong Arcell padahal dirinya yang jelas salah tapi sesuai dengan prinsip perempuan selalu benar.


Mommy Fara dan Arcell yang baru ada waktu luang berdua dan akur pun bercerita tentang mereka dulu mengingat bagaimana saat masih berdua,


"mom ingat gak? waktu Acell TK mommy gak bilang kalau mau keluar kota? trus Arcell nangis kejer 3hari setelah nya mommy pulang bawa boneka besar buat Acell"


"Tentu, Kakek kamu hub Mommy karna gak tega liat kamu nangis sampe demam trus pulang dari perjalanan dinas kamu jemput di bandara sama Kakek kamu naik motor"


"Ah jadi rindu Kakek dan Nenek. Arcell sore ke sana deh ya mom?"


"ajak jalan Opa sama Oma Cell kalo mommy gak hamil gede mommy ajak"


"Oke, mommy pesankan tempat di resto X ya? biar Acell bawa ke sana" Mommy mengangguk


.....................


Jam 2 siang,


Daddy dan Twins baru saja pulang mereka membawa Es Boba untuk kami berdua, Mommy mengatakan kalau Acell bakal nginap di tempat Oma hari ini Daddy pun setuju,


Arcell mengajak twins untuk ikut tidur di tempat Oma tetapi malah mereka juga ternyata janji tidur di tempat grandpa dan juga ingin mengajak Arcell,


"nginap tempat Grandpa dulu aja nanti ke tempat Oma" saran Aldo


"Gini deh, Abang tidur tempat Grandpa, Arcell tempat Oma" mereka menghela nafas pasrah,


Twins tak ingin jauh dari Arcell begitupun Arcell tetapi karna mereka sudah saling berjanji dengan Oma dan Grandpa tak bisa ikar. Arcell sedang bersiap untuk berangkat ke rumah Oma


"Arcell berangkat dulu" bersalaman juga mencium pipi Mommy dan Daddyy nya bergantian, twins juga dapat .


"Hati-hati" ucap merek ke pada Arcell,

__ADS_1


"Oke Bos"


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...


__ADS_2