Arcella Queenzie

Arcella Queenzie
Bab 157


__ADS_3

Arcell dan Rafael menuju salah satu hotel untuk menghadiri pernikahan rekan sekaligus sahabat Rafael.


“Cantik banget si pacar aku”


“Muji nya tuh harus pake masyaallah!!”


“Iya sayang, Masyaallah pacarkuu”


“U alay bat tao g”


Cup


“Gemes iih!!”


“Rafael liat depan iih!! Masih mau hidup aku!!” Rafael terkekeh.


Malam minggu mereka menghadiri pernikahan sahabat Rafael, tentu sudah ijin dengan orang tua Arcell untuk mengajak Arcell jalan. Walau ya Alde ingin melarang tapi Arcell memohon agar di ijinkan.


Mereka sudah tiba di lobby hotel, enrah sepertinya yang menikah ini orang penting sampai-sampai banyak penjaga di mana-mana berjaga.


“Malu” ucap Arcell dirinya mulai gugup.


“Santai sayang, tatap aku ikutin cara aku nafas” Arcell mengikuti Rafael.


Setelah itu mereka turun dari mobil banyak wartawan memfoto mereka berdua cahaya flash terus menerus masuk ke mata Arcell membuat nafas Arcell sesak.


Rafael memberikan kode ke pengawalnya untuk semakin mempercepat langkah masuk karna gadisnya mulai panic attack membuat Rafael sedikit panik.


“Sayang gapapa?” Arcell memgangguk.


Memilih ke kamar terlebih dahulu dari pada ke aula melihat kondisi Arcell yang mudah panik jika banyak orang.


...🌑🌑🌑...


Di aula,


Arcell menjadi pusat perhatian membuat Rafael sedikit menyesal membawa gadisnya keluar rumah membuat kekasihnya jadi pusat perhatian.


“Selamat bro” ujar Rafael seraya bertos dengan mempelai laki-laki.


“Kapan nyusul?”


“Kalo gak hari sabtu yang minggu” sahabat Rafel terkekeh.


“Cewe yang mana lagi nih Raf?” Arcell tersenyum ke arah Laki-laki bernama Zayn khalik.

__ADS_1


“Banyak ya cewe Rafael?” Yang langsung di angguki Zayn.


“Gak sayang bohong dia sumpah”


“Ohhh, bagus deh ntar abis ini gue putusin” ujar Arcell.


“Gak gitu yang!!!”


“Kerjasama kita gue pastiin batal” kesal Rafael yang mana membuat Zayn tertawa.


“Hahaha gue bohong ko Cell, lo tau sahabat gue ini baru pertama kali sebucin ini cuman sama lo” Arcell memutar bola matanya malas.


Rafael membawa turun Arcell semakin memanas jantungnya takut menghajar Zayn saat itu juga, mulut sahabatnya ini memang besar mulut. Meresahkan menurut Rafael Zayn ini.


“Bby Zayn bohong sumpah by” merayu Arcell sedangkan yang di rayu hanya diam saja.


“Aku ambilin makan ya?” Rafael mengecup kening Arcell lalu pergi mengambilkan makanan buat Arcell.


Arcell memainkan ponsel Rafael dirinya hanya membuka instagram dan galery Rafael saja yang mana, dari atas sampe bawah paling banyak foto Arcell.


Di tempat Rafael..


“Raf, sama siapa ke sini?” Grace menghampiri Rafael.


Sedangkan Rafael hanya diam saja sambil memilih makanan yang Arcell suka tak lupa salad buah buat kekasihnya.


“Kenapa?” Cuek Rafael.


“Ah, anu lo sama siapa ke sini?”


“Lo siapa?”


“Astaga! Lo lupa sama gue? Kan beberapa hari yang lalu kita ketemu”


“Ohh”


“Lo sama siapa ke sini?”


“Sorry tunangan gue nunggu” Rafael pergi sambil membawa satu piring dan piring sisanya di bantu pengawal membawanya.


“SIALAN!!” Batin Grace.


Rafael sengaja memilih tempat di pojokan itupun meja khusus untuk kerabat. Rafael memksa Zayn memilihkan tempat untuknya di plaing pojok agar tak ada yang menganggu, dan jika Zayn tidak menurutinya maka Rafael tak akan datang.


Bertingkah bukan tuan muda Smith kita yang satu ini? Banyak maunya untungganteng dan baik hati tidak sombong rajin menabung juga sangat bucin.

__ADS_1


“Ko banyak banget?” Tanya Arcell.


“Biar kenyang”


“Tapi kebanyakan El! Ini tuh kita di undang kasian tamu yang lain ntar”


“Sayang!! Prasmanan ini makanan yang aku ambil dan cemilan yang aku ambil ini, itu tuh sumbangan dari aku buat Zayn” Rafael yang tak pernah banyak bicara dengan orang kini menjelaskan dengan sabar dan panjang lebar ke Arcell.


“Tapikan ga...”


“Makan atau kamu yang aku makan, Bby girl” Arcell meneguk ludahnya kasar.


Rafael benar-benar membuat dirinya waspada, memang ada benar dan salahnya pacaran sama om-om kelahiran 93 ini cukup meresahkan untung ganteng dan banyak duit.


“Kamu tadi deket-deket sama siapa hmm?” Tanya Arcell.


“Gak ada deket-deket sama siapa-siapa by”


“Oh!”


“Cuman tadi ada tuh cewe yang beberapa hari kemarin nyamperin aku”


“Iya tau dia chat kamu nih di ig”


“Balas aja kamu, aku gak peduli” Arcell memgangguk.


“Makan jangan main hp!”


“Hmmm”


...🌑🌑🌑...


Rafael dan Arcell tak menginap walau di sediakan kamar untuk mereka, Rafael lebih memilih untuk tidur di mansionnya. Menurut lebih bagus mansionnya daripada hotel ini.


Karna hotel ini milik Zayn makanya jelek kata Rafael, memang perkelahian orang kaya itu meresahkan, hotel sebagus ini di bilang jelek perlu di belikan kacamata Rafael.


“Aku liat dm ig kamu banyak cewe ya” sindir Arcell.


“Ya Allah by! Itu gak ada yang aku balas sumpah”


“Iya tau sengaja biar kamu ngegas” Rafael memijit kepalanya,


Arcell saat ini sepertinya sednag mengospek dirinya. Salah sedikit berkata bisaembuat akhir hubungan ini.


...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...

__ADS_1


...MAAF BANGET YA KALO CERITANYA GAK SERU🙏 SOALNYA OTAK AKU MASIH GAK TAU GIMANA MIKIR KONSEPNYA😭**...


__ADS_2