
"Nes tunggu dong!"
"Cepet Gio udah mau tanding!!" kesal nya
Tiba di lapangan,
Vanessa memperhatikan Gio yang sudah siap di tengah lapangan bersama tim nya.
"Gantengnya Vanes semangat" gumamnya,
Gio melihat ke arah kursi penonton dari ujung ke ujung dengan wajah tampannya. oh ya Arcell sudah kembali ke kursi penonton bersama Naya, Mata Gio dan Arcell saling bertatap lalu dengan santai dan pede nya Gio malah memberikan kiss bye dari tengah lapangan membuat para murid menjerit-jerit,
" Kiss nya pasti buat gue!!"
"Gio ganteng banget!!"
"Anjir ni bocah kebiasaan banget!!" Rafa menggeleng
Vanessa awalnya tersenyum karna dirinya kira Gio menatap dirinya namun ternyata menatap perempuan di samping yang berjarak beberapa meter dari nya, Arcell hanya menatap sinis Gio walau kita tidak tau perasaan aslinya Arcell .
Padahal lagi bertanding sempat-sempatnya Gio tebar pesona menyebalkan bukan? bikin murid perempuan menjerit-jerit tak karuan dengan pesona nya.
...Drttttttt...
...Drttttttt...
...Drtttt...
...Mom❤️ (Calling)...
^^^"Assalamualaikum mom?"^^^
"Cell Opa hikss Opa pergi"
^^^"Maksudnya Mom?"^^^
"Opa pergi ninggalin kita selama
lamanya 😭"
^^^"Gak mungkin! mommy becanda^^^
^^^nya jelek banget kesel iih!!"^^^
"Mommy gak bohong, sekarang
kamu pulang ya sama Abang juga"
"mommy Daddy dan Azell duluan ke sana"
...PANGGILAN BERAKHIR...
Arcell masih tercengang mencoba untuk mencerna ucapan sang mommy sampai tiba-tiba kedua abangnya menghampiri dirinya.
"Arcell" panggil Alde pelan yang di panggil mendongak menatap abangnya
__ADS_1
"Yuk ke tempat Oma" pusing kepala Arcell Sangat pusing tiba-tiba saja,
"Gak!! Pasti bohong!!" teriaknya
"Arcella" Arcell berdiri baru selangkah dirinya langsung pingsan,
Terlalu banyak musibah yang datang kemarin abangnya kecelakaan dan sekarang? Opa kesayangan nya yang sangat sehat tiba-tiba meninggalkan dirinya padahal belum sempat mereka pulang kampung bersama,
Semua murid terkejut awalnya mereka mendengar teriakan Arcell saja dan tiba-tiba Arcell pingsan membuat mereka semakin terkejut, Raga di ruang ganti bersama tim nya, Gio yang sedang bertanding pun meminta wasit untuk di stop kan sebentar,
"Cell"
"Arcell" Aldo menepuk-nepuk pipi Arcell pelan
"bawa ke UKS aja ka" ucap Naya yang ikut panik
Aldo menggendong Arcell menuju UKS, tak hanya Arcell sebenarnya Twins juga merasa kehilangan Opa mereka yang sama menyayangi mereka,
Pertandingan di lanjutkan Gio bermain serius bahkan selepas game di mulai hampir beberapa kali mencetak gol dirinya ingin segera menyelesaikan pertandingan ini dan menghampiri Arcell menanyakan ada apa sebenarnya apa yang terjadi.
Raga yang baru saja di kabari kalau Opa meninggal dunia buru-buru beranjak dari ruang ganti padahal sedang mendengarkan arahan dari pelatih, Mencari kebenaran Arcell di kursi penonton namun tak ketemu,
"Kasian ya, padahal gue gak tau dia kenapa tapi kasian aja"
"Sampe pingsan gitu"
"Gue kira tadi kesurupan tu cewe"
"iya sama"
"Untung aja ada si kembar kakak kelas itu langsung bawa dia ke UKS"
"Eh kenapa? anjir ganteng banget"
"Mau nanya, kalian tadi ngomongin kembar-kembar itu kakak kelas yang SMA? Alde Aldo?" mereka mengangguk
"Tau ke mana gak mereka?" mereka menunjuk ke arah koridor
"kemana?"
"UKS" wajah dan mata mereka masih menatap wajah tampan Raga.
Raga tergesa-gesa sampai tak mendengar panggilan Salsa,
Di UKS,
Arcell sudah di tangani saat ini Aldo sedang mengambil mobil untuk mendekatkan ke koridor sekolah,
...BRAKKKK...
Petugas di UKS bahkan Naya Alde kaget saat pintu di buka paksa oleh Raga, Mata Raga menatap Arcell yang terbaring pasti sangat sangat berat mendapat kabar yang begitu mengejutkan itu apalagi Arcell lebih dekat dengan Opa juga Oma nya sedari kecil,
...Ting...
...Aldo (chat)...
"Di depan"
__ADS_1
^^^"oke"^^^
read.
................
"Mau di bawa kemana?" tanya Raga saat Alde membopong tubuh Arcell
"Ke rumah Opa, Lo langsung ikut naik mobil atau bawa motor?"
"Ikut deh biar barengan"
Mereka pun menuju ke tempat Aldo yang sudah berada di depan koridor UKS, banyak pasang mata melihat ke arah mereka kepo dengan apa yang sedang di lakukan,
"Misi misi " ucap salsa dari gerombolan orang,
"Arcell kenapa?" tanya Helena
"Eh nanya dong itu kenapa?" tanya Salsa,
"Oh itu Arcell pingsan"
"Trus?"
"Gak tau kakel yang kembar sama tu Cowo buru-buru gitu" Salsa mengangguk
Twins dan Raga menuju kediaman Opa yang mana keluarga besar Fara sudah berada di rumah sedari tadi,
...Mang Oleh (chat)...
^^^"Ambilin motor Raga di sekolah"^^^
^^^"pake kunci cadangan aja"^^^
"oke Den"
^^^read^^^
................
Sekitar 30 menit perjalanan menuju kerumah Oma akhirnya mereka tiba,
Arcell sudah terbangun karna di tepuk-tepuk pipi nya agar bangun oleh Alde sedari tadi.
"Ini mimpi kan?" ucap Arcell saat melewati pagar rumah ada bendera kuning
"Sttt ikhlasin Opa nya" Alde memeluk sang adik yang sedang menangis
keempat nya turun dari mobil,
Arcell berjalan cepat agar segera sampai di depan rumah saat baru sampai sudah banyak para tetangga yang membacakan surat Yasin di teras bahkan beberapa di dalam rumah, kedua kaki Arcell seperti jelly yang lentur susah di gerakin,
"Mommy!" rengek Arcell saat melihat sang mommy bersama Daddy di dekat tubuh Opa yang di tutupi kain
"no way, this must be a lie!" di sela Isak tangisnya
"Opa! Opa bangun kan udah janji sama Arcell buat jalan-jalan setelah ujian Arcell"
__ADS_1
"Cell" Fara memeluk sang anak bukan tenang Arcell semakin kencang menangisinya untuk kedua kalinya Arcell pingsan, Aldo yang baru masuk langsung membawa tubuh Arcell ke kamar agar nya.
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...