
Setelah seminggu perawatan Arcell di perbolehkan pulang. Arcell tak di perbolehkan kecapean dan juga sangat di jaga ketat agar tak melukai dirinya lagi.
"ayang ka Cell" Azell sedari kemarin tak mau jauh dari Arcell,
"tumben banget si manja gini" Arcell menggendong Azell
"Cell minum obat" ucap Aldo
"bentaran bang, lagi mager"
Aldo berjalan mendekati Arcell seraya membawa gelas juga obat milik Arcell, Abang able sekali bukan.
"minum dulu, Azell nya biar Abang yang gendong"
"G au, au nya a Cell"
(gak mau, maunya ka Cell)
"yaudah tapi diam ya? jangan bikin Ka Acell kecapean"
"Oce bos" Aldo yang gemas langsung mengigit pipi gempul Azell
"hehehahaha eli ban" kegelian
"Abang ke atas dulu, kalo tamu nya udah datang kasih tau Abang"
sedang asik bermain dengan Azell ternyata mang Mamat masuk seraya di ikuti tamu di belakangnya.
"neng tamu nya udah datang" Azell langsung memeluk Acell karna ada tamu yang tak di kenalnya.
"suruh duduk aja dulu mang, Acell panggilin mommy Daddy sama Abang dulu" Mang Mamat mengangguk
...Gfamily (Chat)...
^^^Tamu nya udah datang^^^
Daddy
bentar Daddy nyelesain satu
berkas lagi
mommy
otw ke bwh
Alde
okee
Aldo
otw
^^^read^^^
Arcell menggendong Azell menuju ruang tamu baru saja berdiri ternyata kedua abangnya turun melalui tangga biasanya pake lift .
"sini sama Abang" ucap Alde ke Azell
"Acell mau di gendong juga?" tanya Aldo seraya terkekeh
keempat Kakak beradik itu tiba di ruang tamu, terlihat beberapa orang yang sudah duduk di kursi,
__ADS_1
"Tunggu sebentar ya om tante" ucap Aldo, wajahnya terlihat tak mengenakkan kenapa? ya karna ada orang yang membuat adiknya celaka walau tak sepenuhnya kesalahan orang itu.
Semua sudah kumpul di ruang tamu.
"Saya ingin meminta maaf atas perilaku anak saya" ucap Ganara
"Maaf saja tidak cukup! anak saya sampai masuk rumah sakit!" Fara yang sudah menahan amarah
"Sabar ma sabar" ucap Nico menenangkan istrinya
"Sa minta maaf!" titah Ganara ke Salsa
"Helena juga" ucap Ganara lagi
"Pah! Salsa gak apa-apain Arcell! Salsa cuman ngomong biasa! jujur Cell Lo jangan giniin gue dong!"
"Kita emang ngomong Sal tapi Lo ngomong sambil main tangan nampar muka gue dua kali. bukti visum nya ada ko Abang gue punya kalo emang Lo mau bukti" Ucap Arcell,
"Jangan membalikkan fakta dong! gue emang ngomong sama Lo, mungkin aja Lo nampar pipi Lo sendiri trus nuduh gue! secara Lo gak suka kan sama gue!"
Arcell diam, tangannya sudah terkepal untung Aldo mencoba menenangkan Arcell agar tak bertindak gegabah.
"Ngaku atau saya keluarkan semua bukti" ucap Fara
...DEGGG...
"Sal ngaku aja Lo apain Arcell, gue yang gak tau apa-apa jadi kena imbas!" ucap Helena
"Pah gak bisa gini dong! papa kan kepala Kapolda masa gak belain anak sendiri" ucap mama Salsa
..."Drttttttt...
tiba-tiba ponsel Ganara berbunyi,
^^^"Hallo?"^^^
"Anak anda salah! jika anda
tidak adil maka, anda akan celaka"
...panggilan berakhir...
Seketika Ganara celingukan mencari siapa yang menghubungi dirinya apalagi terdengar mengancam.
"Papah" panggil Salsa memelas ,
"Jika anda menggunakan kekuasaan, maka saya juga akan menggunakan kekuasaan" ucap Nico serius ,
Jika Nico sudah serius seperti ini yakinlah, apapun yang di katakan nya akan dia dapatkan bukan merendahkan atau meremehkan para aparat tetapi Nico yakin anaknya tidak bersalah, didikan istrinya tidak akan pernah salah atau membuat orang celaka.
"Tenang pak kita selesaikan secara kekeluargaan saja" ucap Ayah Helena
"Mohon maaf pak, kita bukan keluarga" ucap Aldo
"akh!" ringis Aldo
"Bodoh" bisik Alde selepas mencubit Aldo
"emang bener kan? kita bukan keluarga"
"bang!" tegur Nico
mereka kembali diam,
__ADS_1
"Bi ambilin berkas yang ada di meja ruang keluarga" ucap Fara,
Selang beberapa saat, bibi memberikan berkas tersebut ke Orang tua Salsa dan Helena bahkan saking terniatnya Fara, Berkas tersebut di laminating
Orang tua Salsa dan Helena membaca berkas tersebut yang mana memang terbukti anak nya menampar wajah Arcell, Bagaimana bisa tau? ada sidik jari Salsa di wajah Arcell.
"Astagfirullah Salsa!! papa gak pernah ngajarin kamu kaya gini, kamu benar-benar bikin papa kecewa!!" ucap Ganara
"Papah gak percaya sama Salsa? Salsa gak ngelakuin pah!!" Salsa masih menyangkal kesalahan nya.
"Kamu liat sendiri, bukti foto kamu keluar dari toilet ada!"
"itu editan Pah!!"
"Saya kasih satu kesempatan lagi, jika anak anda tidak minta maaf maka kita tempuh jalur hukum" ucap Nico
"Salsa!" ucap Ganara,
"Saya minta maaf!" ucap Salsa dengan malas,
"Jadi? Lo? beneran tampar wajah Arcell Sal?" tanya Helena
"Iya" santai Salsa
"Gila Lo! gue gak abis pikir sama pikiran Lo! cuman karna cowo Lo bertindak kek gitu!!" Helena yang terlewat kesal langsung mengeluarkan uneg-uneg nya.
"Cowo?" tanya Ganara
"Iya Om! Salsa suka sama sahabat Arcell"
"Lo apa-apa si Hel!!"
Keluarga Arcell seperti menyaksikan sinetron secara live melihat mereka bertengkar.
"Saya selaku orang tua Salsa, meminta maaf ke Nak Arcell sekali lagi"
"gapapa Om, Om gak salah jangan minta maaf"
"Cuman kaya gitu doang?" ucap Aldo,
Aldo ini masih kesal makanya dirinya tak ingin cuman permintaan maaf seperti itu saja, adiknya sampai masuk rumah sakit bukan hal sepele walau Salsa tak sepenuhnya salah tetapi bagi Aldo pelaku utama ya Salsa.
"Diem Do!" kesal Alde
"Cell gimana udah cukup?" tanya Fara ,
Fara juga seperti Aldo masih kesal karna cuma seperti itu saja ini pun sesuai permintaan Arcell, dirinya hanya perlu permintaan maaf walau tak tulus. kenapa? agar Rafael tak bertindak sesuai maunya.
"udah mom" Arcell tersenyum.
...***🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...
...SABAR YAAAA NANTI BAKAL LEBIH PANJANG KO😭 KALIAN TAU KAN ABIS UPDATE CERIA BARU MAKANYA BELUM PAS NGATUR WAKTU NYA😭...
...BACA JUGA CERITA AKU YANG LAIN YA!...
...KESAYANGAN TUAN MUDA MAFIA...
...DAN...
...THE LITTLE DEVIL'S...
...SEKIAN TERIMA KASIH ❤️*** ...
__ADS_1