Arcella Queenzie

Arcella Queenzie
Bab 115


__ADS_3

Kabar Arcell masuk rumah sakit dan keadaan nya kritis sudah tersebar ke semua keluarga besar.


Grandpa langsung berangkat dair Singapore ke Indonesia setelah mendapat kabar tersebut. Hanya Nico dan Fara yang masih tak bisa di hubungi karna dalam penerbangan, sedangkan Twins menunggu pesawat berangkat.


"Ga Arcell gapapa kan?" Naya menangis dalam pelukan Raga


"Lo udah periksa cctv?" tanya Bagas ke Arpan


"darah itu bukan dari darah bacokan, tapi mimisan kata bang Azka" ucap Raga


"Cucu Oma pasti kuat ya cantik hikss" Oma sudah dua kali pingsan sejak tadi, walau Arcell sudah melewati masa kritis nya tetap saja jika belum sadarkan diri bisa saja kembali kritis.


"Cctv yang gue temuin setelah Arcell masuk hanya ada dua murid yang masuk ke dalam itu" ucap Arpan seraya memperlihatkan rekaman cctv.


"Lo kenal Ga?" tanya Bagas


"Salsa sama Helena ketua kelas di kelas gue" Naya melepaskan pelukan nya


"Kita gak bisa nuduh gitu aja" ucap Haikal


"GAK BISA NUDUH GITU AJA GIMANA! ITU BUKTI NYATA DIA YANG MASUK TRUS ARCELL GAK ADA KELUAR DARI TOILET!!!"


"jangan teriak-teriak Nay! di rumah sakit ini" tegur Adit


Mereka kembali hening, saat ini mereka berada di ruang tunggu karna Arcell tak bisa di pindahkan ke ruang biasa kondisinya belum stabil.


"Gimana keadaan Arcell?" tanya Rey dengan tengah-tengah


"ngapain Lo di sini?" tanya Haikal


"Arcell baik-baik aja kan?" tanya Rey tanpa menjawab Haikal


baru saja Haikal datang, Anggota Zervanos tentunya hanya inti saja datang menghampiri mereka.


"gimana keadaan Arcell bang?" tanya Gio ke Bagas


"belum terlalu stabil, bisa kapan aja kembali kritis" kembali hening, Oma tak ada di situ karna Oma sedari tadi menunggu di depan ruang ICU .


Di waktu yang sama,


Karna di Indonesia dan Korea Selatan memiliki perbedaan waktu maka itu saat ini di Korea Selatan sedang malam,


"sorry young master, I got word from the bodyguard who was watching over Miss Arcell saying that" bodyguard itu menjeda ucapannya


(maaf tuan muda, saya mendapat kabar dari pengawal yang mengawasi Nona Arcell mengatakan..)


"what?" tanya Rafael


(apa?)


"Miss Arcell is currently in critical condition in the hospital" lanjut bodyguard itu


(Nona Arcell saat ini dalam kondisi kritis di rumah sakit)


...PRANGG...


Samurai yang di genggaman nya terjatuh ke lantai, buru-buru Rafael mengambil ponsel nya untuk menghubungi Arcell.

__ADS_1


...QueenπŸ‘‘ (Calling)...


Rafael sengaja menamai nomor Arcell dengan Queen karna banyak yang bilang kalau Rafael itu King dan ratunya bagi Rafael ya Arcell.


Panggilan nya tak di jawab, Rafael semakin menggebu-gebu,


"angkat Cell!!"


..."NOMOR YANG ANDA TUJU SEDANG SIBUK! COBALAH BEBERAPA SAAT LAGI"...


...QueenπŸ‘‘(calling)...


terus menerus menghubungi Arcell hingga ponsel tersebut ada yang menjawab,


...Queen πŸ‘‘ (calling)...


"Hal.."


^^^"Arcella? Lo gapapa?"^^^


"Lo siapa?"


^^^"Lo yang siapa?"^^^


"gue Bagas Abang Arcell"


^^^"oh, gue teman Arcell"^^^


^^^"Arcell mana?"^^^


"Nama Lo! gue tau Lo temennya,


^^^"Rafael Alexander"^^^


"Lo anak baru itu?"


^^^"bacot, Arcell mana?"^^^


"Arcell..."


^^^"Arcell apa bego!"^^^


"lagi gak bisa jawab telpon Lo"


^^^"berita itu benar? Arcell kritis?"^^^


"iya"


...panggilan berakhir...


Rafael memutus panggilan sepihak,


"Siapkan pesawat gue! cari tau penyebab Queen kalian sampai seperti itu!! gak ketemu Lo semua jadi daging giling!!" titah Rafael,


...🌚🌚🌚...


Bandara Soekarno Hatta,

__ADS_1


"Selamat datang Tuan nyonya saya mau menyampaikan pesan dari Tuan Gibson" Ucap seseorang yang langsung menghampiri Nico dan Fara


"Ada apa?" tanya Nico,


"Nona muda Arcella masuk rumah sakit, Saat ini keadaan nya sudah melewati masa kritis namun masih dalam pengawasan karna takut kalau kembali kritis"


Fara yang mendengar itu langsung melemas untung dengan sigap Nico memeluk tubuhnya .Azell dalam stroller karna tertidur saat hendak pendaratan tadi.


"Apa yang terjadi sebenarnya saat kita pergi?" tanya Nico,


"biar saja jelaskan kronologi yang saat ini kita dapat Tuan, Tapi sebelum itu lebih baik kita segera ke rumah sakit"


...S...


...K...


...I...


......P......



Fara yang melihat kondisi Arcell melemas kaki nya seperti jelly yang tak bertulang, untungnya Nico selalu sigap menjaga Fara.


"Ka gimana keadaan adik kamu?" tanya Grandpa berusaha kuat


"Arcell mengidam kanker darah dan seperti nya tadi Asma nya juga kambuh. di kedua lengan Arcell terdapat banyak barcode atau goresan goresan benda seperti pisau Atua silet , Pipi Arcell memar seperti bekas tamparan"


"Separah itu bang?" tanya Rafa yang kaget mendengar ucapan Azka


"itu yang baru kami temui semoga saja hanya itu tak ada yang lain" ucap perawat di sebelah Azka


...(kita percepat aja y Twins dan Rafael datang)...


"Kanker?" ucap Alde ,mereka sontak menoleh, terlihat tiga orang yang berdiri tak jauh dari mereka.


"Abang gak bohong kan?" tanya Aldo


"ABANG GAK BOHONG KAN!!!" tanya Aldo dengan berteriak


"DO ISTIGHFAR! ingat kita di rumah sakit!!!" Bagas menegur Aldo,


"kita doa! semoga Arcell cepat sadar dan kembali ke kita semua" ucap Grandpa


mereka pun mulai doa bersama, Fara terus menerus menangis Oma yang sudah tak menangis jadi ikut menangis.


...🌚🌚🌚...


Kondisi Arcell sudah stabil namun belum di ketahui kapan bangunnya, Arcell di pindahkan ke ruang VVIP,


Tengah malam...


Rafael masuk ke dalam ruangan Arcell twins dan orang tuanya saja yang berada di dalam ruangan Arcell sisa nya di minta pulang.


"Cell, bangun dong gue udah di sini nih" ucap Rafael seraya berbisik-bisik.


"Lo gak kasian sama bonyok Lo? mereka khawatir sama Lo bangun ya?"

__ADS_1


"Kan Lo...."


...πŸ–€ JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN πŸ–€...


__ADS_2