
Pertandingan Basket antar sekolah di mulai,
Raga dan tim nya sudah bersiap begitupun tim basket dari sekolah Pancasila, banyak para pendukung masing-masing sekolah meneriaki yel-yel yang sudah di siapkan,
Di waktu yang sama namun tempat yang berbeda,
Sekarang Di Mall,
Fara dan Yunna ibu Raga berada di mall karna sudah lama keduanya tak menghabiskan waktu bersama Azell berada di dalam Stroller dan ada juga baby sitter yang membantu Fara menjaga Azell,
"Mom mom mom" ujar Azell
"Eh bangun anak mommy" Azell tersenyum , Fara menggendong Azell agar dapat melihat-lihat mall ini juga.
"Fara!!"
...Degg...
Fara sangat mengenali suara laki-laki ini dirinya sangat membenci suara bahkan orang ini yang memanggil namanya,
"Ayo Yun!" ajak Fara seraya menggendong Azell bergegas pergi
"Fara aku mohon kali ini aja!" ujar Marcell mencekal lengan Fara sebelum mereka pergi meninggalkan Marcell
"Lepas!!"
"Far aku mohon! aku cuman mau ngomong sama kamu sebentar!"
"Gak ada yang perlu kita omongin!!" Azell menangis membuat Marcell melepaskan cengkraman nya
"Put bawa Azell dulu" menyerahkan Azell ke Baby sitter yang bernama Putri,
"Bawa ke tempat bermain dulu put" titah Yunna
"Far aku mau ketemu anak aku"
"stop! tutup mulut busuk mu itu Marcell!! dan ingat jangan pernah mencoba untuk mendekati Arcell! atau ku bunuh kamu!!"
"Sekali aja Far sekali" mohon Marcell
"Sekali? bukannya kamu udah ketemu Arcell di pantai bersama keluarga kamu ya? Udah kan ! "
"Oh ya kalo berani mengganggu aku dan anakku lagi, liat aja akibatnya!!" Fara dan Yunna pergi meninggalkan Marcell mereka sudah jadi tontonan pengunjung untung saja tak ada sekalipun dari pengunjung itu mengambil foto atau video mereka,
"Yun" Isak tangis Fara dalam pelukan Yunna
"Udah Far udah, kita ke Azell aja pasti nyariin kamu dia" Fara mengangguk
Kembali ke sekolah,
__ADS_1
pertandingan yang sangat menegangkan dari kedua pihak tak ada yang mau mengalah sedari tadi, Arcell duduk di kursi penonton sendirian tak ada Naya bahkan Abang-abang nya saja sibuk dengan teman mereka,
"ekhm!" Arcell menoleh dengan wajah datarnya
"Boleh ikut duduk di sini gak?" ucap laki-laki itu, tak ada jawaban dari Arcell laki-laki itu pun langsung duduk di samping Arcell,
"Nama gue Varrel Asutin Raja" ucap seraya menjulurkan tangannya
"Arcella" singkatnya
Dari jauh Gio memperhatikan keduanya bagaimana tidak memperhatikan Varrel adalah ketua dari Venus tentu saja sifat dan kelakuan Varrel yang Fucekboy itu siapa yang tidak tau.
"nih bos" ucap salah satu teman Varrel , Bima putra namanya
"Widih emang tempat para cewe cantik mah sekolah bintang" ucap Bima
"SAYANG!!!" teriak perempuan tak jauh dari mereka,
"Bim urus!"
"Kagak bos ,doi Lo itu kagak berani gue!!"
"Kenapa by?" tanya Varrel,
"Apa by by by!! awas!!" mendorong Tubuh Varrel lalu menghampiri Arcell,
...PLAKKK...
"mulut Lo di jaga!"
Murid-murid yang tadinya fokus ke pertandingan kini ada yang lebih asik dair pertandingan, Gio sudah berlari menghampiri Arcell saat menampar wajah perempuan itu,
"Bangsat Lo!!" Perempuan itu bernama Efrica hendak membalas tamparan Arcell,
"Wes wes wes!!" Gio langsung menahan seraya membawa Arcell ke belakangnya, Raga terlambat karna tadi fokus ke Ring lawan tak memperhatikan Arcell ,
"Apa apaan Lo!!" Varrel menepis lengan Gio yang mencengkram tangan Rica
"Minggir Lo anj! cewe ganjen ngegoda cowo orang itu harus di beri pelajaran!"
"Ngegoda? gak salah mba? ngapain gue naksir cowo lo yang di bawah standar gue!"
"*****!!" ujar Rica ,
Arcell hendak menampar perempuan itu lagi namun di halangi oleh Gio yang mana saat ini, Tubuh Arcell di eratkan ke punggung Gio.
"Kenapa nih!!" Bagas juga twins yang baru bergabung, Alde Aldo menarik Arcell dari dekapan Gio,
"Bubar gak!!" teriak Bagas lagi,
__ADS_1
"Awas aja Lo jalang!" ancam Rica
"Heh ! mulut Lo mau gue tampar !!" Jesika ikut terbawa emosi karna perkataan Rica ke Arcell,
"Udah Ric di liatin orang malu!!" Ajak Maura teman sekaligus antek-antek Rica,
Varrel dkk juga Rica dkk pergi meninggalkan kursi penonton, Gio berbalik menatap wajah Arcell,
"Lain kali mukulnya yang kencang!" ujar Gio seraya mengacak-acak rambut Arcell lalu beranjak pergi sebelum pawangnya ngamuk, Arcell hanya menunduk.
Alde menatap tajam Gio yang berani melakukan hal itu di hadapannya andai tidak ada orang sudah di potong nya lengan Gio agar tidak sembarang mengacak-acak rambut Sang adik,
"Arcella Queenzie!" panggil Aldo karna sedari tadi di panggil masih diam saja
"Kenapa?"
"Ikut kita!!" Aldo menggandeng tangan Arcell menuju parkiran tempat aman untuk berbicara karna di dalam mobil.
Arcell walau sama saja seperti awal sekolah tetapi ada juga perubahan yaitu berani melawan orang-orang yang membicarakan atau menjelekkan dirinya bukan karna ada Abang maupun Raga hanya saja dirinya cape untuk diam dan menikmati ejekan orang lain tentang dirinya, inilah perbedaan Arcell beberapa bulan lalu dan sekarang.
"Kenapa bisa?"
"Ya bisa lah! orang dia duluan yang ngatain Arcell"
"harus di tampar?" tanya Aldo lagi,
"Harus biar gak seenaknya"
"Okey okey!" Kalau sudah singkat jelas padat jawaban Arcell mending sudahi perdebatan ini atau mood nya semakin buruk,
...◼️◼️◼️◼️◼️...
"Gi cepet anjir kita bakal tanding!! malah nyengir kesurupan Lo!!" kesal Rafa
"Bacot Raf gak tau gue lagi seneng!!"
"Seneng lu tunda dulu ! udah waktunya ke lapangan!!"
"Tai lu tai" Gio pun mengganti pakaian nya segera lalu menyusul teman-teman nya.
Tim Gio melawan Tim Varrel dari sekolah merdeka, tentu bakal jadi pertandingan yang sangat sengit sama-sama musuh bebuyutan.
...pritttttttt...
tanda pertandingan dimulai...
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...
...MAU NGASIH TAU BUAT CEKK BAB YANG BUKAN UP MAU MINTA PENDAPAT KALIAN JA SOALNYA AKU GANTI KARAKTER ORANG-ORANG NYA !!! GIMANA GIMANA BUTUH KOMENTAR NIHHH!!!!!...
__ADS_1