
...**APA KABAR SAYANG?...
...MASIH INGAT KAN?...
...KALO NGEBACA HARUS APA?...
...KOMENTAR JUGA...
...AKU MAKSA LOH...
...DARI PADA AKU SURUH KAMU TRANSFER...
...KAN SUSAH**...
Di ruang OSIS,
"Sebelum Rapat di mulai, gue mau mengundurkan diri dari OSIS!" ucap Raga,
"Gak ada alasan spesifik untuk ini" tambah Raga
"Gak ngomong apa si? aneh banget tiba-tiba keluar"
"Gue minta maaf atas ketidak sopanan gue tapi keputusan gue bulat gak bisa di ganggu gugat"
"Gak boleh!!"
"Lo siapa ngatur gue?" tanya Raga dengan nada tak suka
"Gue? Salsa!"
"oh! sekali lagi keputusan gue udah bulat sekian dan terimakasih!" Raga beranjak pergi
...BRAKKKKKK...
"Apa sih bagus nya Arcell Ga? sampe Lo berubah demi dia jauhin gue demi dia!!!" teriak Salsa di ruang OSIS,
ya anak-anak OSIS sudah tau kalau Salsa suka dengan Raga bahkan tugas apapun dirinya mau dengan Raga dan yang lain tidak dengan alasan mereka sekelas dan dekat.
"Harusnya Lo sadar Sal ! Lo itu siapa gue?" Hanya kata-kata itu yang di keluarkan dari mulut Raga membuat wajah bahkan tubuh Salsa kaku, lalu Raga beranjak pergi setelah berucap.
...◼️◼️◼️◼️◼️...
"Eh neng NayNay ketemu lagi sama babang Raf yang gantengnya subhanallah"
...PLAKKK...
"Jijik g0bl0k!" ujar Devan
"baru kali ini gue setuju sama ucapan Lo Dev" ujar Naya menyetujui ucapannya untuk Rafa,
__ADS_1
"Ye neng NayNay"
"Sayang!!" Panggilan Vanessa
"Anjir sayang sayang" batin Rafa kaget Mak lampir datang
Gio memutar bola matanya malas, dirinya baru ingat siapa Vanessa. teman SD nya dulu waktu kelas 5 yang mana sangat dekat dengannya dan berkata kalau Dia dan Gio tunangan lalu menikah setelah itu Vanessa pindah sekolah karna pekerjaan. SD itu masa-masa bercanda woy bercanda:)
"Gini amat hidup gue ya Allah" gumam Gio,
"Kamu ingat aku kan?" Tanya Vanessa
"Kalo Lo ingat gue kan?" tanya Arcell
"Ingat Lo Pela..." belum selesai berucap Arcell memasukkan semua batagor dengan plastik nya ke dalam mulut Vanessa
"APA-APAAN SIH LO !!" kesal Vanessa
"Sudahi kecentilan Lo ayo gelud sama gue di tengah lapangan!!" ajak Arcell
"Ngapain di tengah lapangan Cell panas mending di sini" ujar Rafa
"Heh mulut Lo suka bener Raf" ujar Devan
...PLAKKKK...
"yang kecentilan itu Lo !!"
Twins Bagas Jesika yang dari awal melihat adiknya itu hanya menonton tapi ketika Arcell di tampar mereka langsung siap siaga kecuali Jesika yang takut bahkan tak ingin di jauhi oleh twins Bagas, karna Vanessa itu sepupu nya .
...PLAKKKKK...
...PLAKKKKK...
...BRUKKKK...
Vanessa tersungkur akibat tendangan dadakan Arcell, Twins sudah menarik dan menahan Arcell oh ya Seminggu lalu Arcell daftar taekwondo dan seni bela diri lainnya. maka itu twins takut kalau yang di hajar Arcell langsung k.o
"liat aja Lo!! gue bakal bikin Lo sujud di kaki gue!!!" ancam Vanessa
"Ck, you are below me! don't act like a boss even though you are just a subordinate."
(Ck, lo di bawah gue! jangan bertingkah seperti bos , Lo hanya seorang bawahan"
Baru kali ini Arcell berucap tentang kekuasaan.
Anak ketiga keluarga Gibson walau tiri tetap saja Arcell sangat sangat di sayang bahkan di manjakan oleh keluarga Gibson, sekali berucap mungkin Vanessa di tendang dari negara A oleh Arcell.
"We'll see, b1tch"
(kita liat nanti, j4l4ng)
__ADS_1
Vanessa meninggalkan kantin dnegan penuh malu seperti nya karna menunduk seraya berlari.
"Ke UKS!" tarik Alde adiknya ini tak pernah mencari masalah tapi sekalinya ada masalah tak bisa mengontrol emosi.
"Bubar mata Lo pada kek liat drama psikopat aja anjir!!" ucap Aldo, maksudnya mata mereka jangan fokus ke Arcell lagi :)
...◼️◼️◼️◼️◼️...
...SREKKK...
...SREKKKK...
...SREKKKK...
Aldo mengecek satu persatu tempat peristirahatan di UKS tak ada orang, lalu menutup rapat UKS bahkan meminta keluar penjaga UKS yang bertugas.
"Duduk!" dengan tegas Alde meminta Arcell duduk
"Abang gak habis pikir kenapa Ade selalu suka nampar orang!"
"dia yang duluan"
"Iya dia yang duluan tapi jangan pake kekerasan bisa?"
"Brother doesn't know Acell!"
(Abang gak tau Acell !!)
"iya Abang gak tau kalau Arcell selalu nutupin semuanya sendiri" seraya memberikan salep ke pipi Arcell yang di tampar tadi,
"Arcell gak nutupin. Arcell cuman gak mau selalu jadi beban buat Abang!!"
"Ade Abang gak pernah jadi beban!!"
"Arcell bukan anak HARAM!!! ARCELL ITU ANAK MOMMY !!" tangis Arcell akhirnya pecah
"KENAPA ARCELL SELALU DI BILANG ANAK HARAM? KENAPA HMMM??"
"SAKIT HATI ARCELL SAKIT!!!" Aldo langsung membawa Arcell ke dalam pelukannya hanya ada mereka bertiga di dalam UKS, Bagas dan Naya berada di depan pintu menjaga agar tak ada yang masuk.
"Arcell anak mommy dan daddy ingat itu" ujar Aldo dalam bisiknya di telinga Arcell
"Arcell cape! Arcell cape dengan hidup Arcell !!" rintih Arcell,
"BIARIN GUE MASUK GAS!! GUE MAU KETEMU ARCELL !!!" teriak Raga dari luar
"Acell cape! padahal Acell gak tau apa-apa tapi kenapa? kenapa selalu Arcell yang di bilang anak haram! kemana papah Arcell? hmm kemana? Arcell juga gak tau !!!"
"Stttt papah Arcell itu Daddy Nico Daddy kita bertiga tambah Azell jadi berempat itu papah kita" ucap Aldo
kuku Arcell yang panjang menembus lengannya darah segar keluar dari lengan tersebut tak ada rasa sakit saat kuku menembus kulitnya hanya ada rasa sedih dan kesal bercampur menjadi amarah.
__ADS_1
...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...
...GAK HARUS DI INGETIN LAGI KAN**?...