
...MALAS...
...NGETIK...
...OPENING...
...CAPE...
...TAUU...
..........
...KALIAN TUH...
...HARUSNYA...
...NGASIH PAJAK...
...EH...
...MAKSUDNYA...
...BAYAR...
...PAJAK...
...DENGAN...
...CARA...
...LIKE...
...KOMENTAR...
...VOTE...
...HADIAH...
...SHARE...
...HARUS...
...WAJIB...
...TAU GAK!!...
...Nomor tak di kenal (chat)...
"ANAK KURANG AJAR!!!"
"TIDAK TAU DIRI !!!"
"SUDAH SYUKUR LO HIDUP!!"
"GARA-GARA LO!! PERUSAHAAN
GUE HAMPIR BANGKRUT GARA-GARA
ANAK SIALAN KAYA LO!"
"BANGS4T LO YA!!"
"DI BIARIN HIDUP MALAH
NGELUNJAK!!"
^^^read.^^^
Kaget? tentu saja bahkan saat ini tubuh nya sudah gemetar keringat dingin jantungnya juga berdetak lebih cepat, panik attack Acell menyerang nya tiba-tiba.
Arcell mencoba keluar kamar namun baru saja hendak berdiri tubuhnya langsung terjatuh, badannya seperti jelly tak bertulang.
...BRUKKK ...
"Ab.. huh huh bang" Arcell mencoba menghubungi abangnya,
...Bang Aldo (calling)...
"Hallo Cell gue lagi main game"
"wait bentaran"
^^^"Ba-bangg hikss huh" ^^^
"Lo kenapa?"
"Tunggu"
__ADS_1
...Panggilan berakhir...
...BRAKKK...
Aldo masuk ke kamar Arcell dengan sangat-sangat tidak selow,
"Arcell!!!" Aldo langsung memeluk sang adik,
"Lo kenapa Cell?"
"Obat Lo mana?"
"Minum dulu minum" sekitar lima menit barulah Arcell tenang,
Aldo masih setia memeluk Arcell, Arcell tertidur dalam pelukan Aldo badannya masih hangat bahkan AC kamar ini hidup tetap saja Arcell keringatan.
...Drttttttt...
...Drttttttt...
...Bagasjink (calling)...
"WOY ANJ LO!"
"KALAH BEGO!!"
"SEGALA AFK SYALAN LO!!"
"TURUN KE LEGEND KAN!!"
"TANGGUNG JAWAB LO!!"
Aldo sampai menjauhkan ponselnya dari telinga, Bagas ini ketika sudah rempong pasti melebihi ibu-ibu komplek,
^^^"Arcell lagi kena panik attack"^^^
"what!! serius Lo?"
^^^"makanya gue afk"^^^
"trus gimana Sekarang?"
^^^"udah tenang, ni lagi tidur"^^^
"yaudah Lo urus aja dulu"
Fara yang baru saja masuk ke dalam rumah bersama Azell juga Alde bingung mencari dua anak lainnya, Tadi Fara minta temani Alde untuk ke Butik miliknya mengecek pekerjaan karyawan .
Fara dan Alde menuju kamar Arcell, sengaja Fara hanya ingin menemui anaknya itu terlebih dahulu baru ke kamarnya,
...Click...
"Astagfirullah! Aldo Acell kenapa?"
"Tadi panik attack nya kambuh mom"
"Kenapa bisa?" tanya Alde
"Gak tau bang, gue lagi main game tadi trus di telpon Acell nangis mana tadi jatuh keknya di lantai"
Fara menitipkan Azell ke putri baby sitter itu, Mendekati Arcell seraya mengelus rambut nya air mata Fara Menetes entah kenapa.
"maafin mommy ya Cell" bisik nya
...🌚🌚🌚...
"Woy ada pr gak?"
"Woy Bu Cece otw woy!!"
Seketika kelas hening,
hari ini Naya tak masuk tadi malam keluarga Naya mendadak harus berangkat ke London karna Om Naya kecelakaan .
"Lo gapapa?" tanya Raga
"Ngantuk banget" gumam Arcell
"Ke UKS aja ya?" Arcell mengangguk
"Mau kemana Arcell Raga?" tanya Bu Cece
"Arcell gak enak badan Bu"
"Kamu sakit Cell?" Arcell hanya mengangguk
"Yaudah antar Arcell ke UKS Ga"
Raga mengantarkan Arcell ke UKS, wajah Arcell pucat.
__ADS_1
"Jangan sakit gue gak suka liat Lo sakit" ucap Raga saat mereka berada di UKS,
"Hmm" Arcell rebahan kepalanya pusing,
" Gue benci tapi gue juga gak bisa bunuh Lo, Lo bokap gue! sesakit hati apa gue! gue gak bisa benci Lo lebih dari batasan!!" batin Arcell,
Arcell menutupi wajahnya dengan lengan, dan Arcell melupakan kalau lengannya ini terdapat barcode yang baru di bikinnya tadi malam.
"gue beliin teh hangat dulu" Arcell mengangguk
selepas kepergian Raga,
Air mata Arcell yang sedari tadi di tahan pun akhirnya lolos begitu saja,
"Sialan sialan sialan!!!"
"Gue juga nyesel puny.."
panik attack Arcell kambuh, badannya tak karuan rasa gemetar? tentu saja mau menghubungi kedua abangnya saja Arcell tak sanggup.
"Cell !!"
" shit!!!" Raga yang baru saja datang langsung berlari menuju Arcell
"Cell tarik nafas pelan-pelan ya?"
"tenang gue di sini"
"Huh huhhhh huhhh" nafas Arcell sangat tak beraturan,
...Ting ...
bunyi ponsel Arcell ,
...Ting ...
...Ting ...
...nomor tak dikenal (chat)...
"TANGGUNG JAWAB !!"
"LO HARUS KLARIFIKASI !!"
"PASTI LO KAN!! "
"ANAK SIALAN!!"
.........
Raga membelalakkan matanya, apa yang baru saja di lihatnya? walau tak sopan tapi tetap saja dirinya sangat kesal melihat isi pesan tersebut,
entah apa yang membuat pesan itu di kirimkan ke Arcell.
"minum obat dulu, Lo bawa obat kan?"
Arcell pun meminum obatnya, sekitar lima menit sudah kembali tenang Arcell menahan kantuk nya.
"Lo ada masalah Cell?"
"Gak ada"
" bohong " batin Raga
"Sini peluk lagi" ajak Raga tak ingin menanyakan lebih lanjut,
" it's okay, everything will be fine, if there's anything say yes? remember you are not alone there is me and the others. Don't get sick like this again okay? I don't like seeing you weak"
( tidak apa-apa, semuanya akan baik-baik saja, jika ada yang mengatakan ya? ingat kamu tidak sendiri ada aku dan yang lainnya. Jangan sakit seperti ini lagi oke? Aku tidak suka melihatmu lemah)
Arcell hanya membalas dengan anggukan saja,
...S...
...K...
...I...
...P...
Arcell ijin menginap di SHouse tentu saja di bolehkan bahkan malam ini Twins, Bagas dan Raga juga menginap di tambah Haikal , Adit juga Arpan yang ikut nimbrug.
"Besok libur jadi begadang aja kuy?" ajak Adit
"Kuy lah by one bola"
mereka berada di lantai satu, malam ini mereka bakal bertanding bola. sedangkan Arcell? di dalam kamar alasannya ngantuk maka itu tak ikut bergabung.
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...
__ADS_1