Arcella Queenzie

Arcella Queenzie
Bab 167


__ADS_3

...INI SEMUA BISA GAK SESUAI KEHENDAK KALIAN!!!...


...Jadi aku minta maaf ya!!!...


...Karna aku gak suka sad end dna kalian lun juga ya gak?...


...Walau gak sesuai kehendak kalian tolong di maklumi ya....


...Pliss jangan protes bikin ku overthinking soalnya😭...


...Andai kalian merasa apa yang ku rasa....


...Jadi sekali lagi aku minta maaf ya..........


...



...


Beberapa bulan kemudian,


dini hari Arcell dan Fara juga anggota Shouse berkumpul di rumah sakit. Naya akan segera melahirkan tentu Naya dan Daddy nya sudha berdamai itupun msih dalam oengwasan Fara juga Nico.


“Cell gue takut” adu Naya.


“Gapapa lo bisa ko Nay, baca doa yang pasti” Naya mengangguk.


Percayalah sebulan sebelumnya laki-laki bernama Arthur syaka Laksana mencoba mengambil hati Naya, dirinya baru mengetahui kalau Marta ternyata lehih buruk dari jal4ng di luar sana.


“Om saya mohon! Saya mau ketemu Naya om saya mau nemani Naya. Saya menyesal om maafin saya!!” ujar Arthur memohon.


...BUGGGG...


...BUGGGG...


“Ga jangan gegabah!!” Bagas menarik mundur Raga yang hendak melanjutkan aksi menghajar wajah Arthur.

__ADS_1


“Mending lo pergi!! Dari pada memperkeruh suasana” ujar Aldo ke Arthur.


“Gue gak akan pergi” Aldo memijit pelipisnya.


Arcell berada di dalam ruangan Naya bersama Fara, para laki-laki berada di luar karna tak boleh banyak orang di dalam.


“Nay, kayaknya ada Arthur” ucap Arcell.


“Huft! Mom menurut mommy Naya harus gimana?” Tanya Naya ke Fara.


Kenapa tak ada orang tua Naya? Naya membolehkan mereka hadir tapi Naya tak ingin yang menemani saat persalinan ibu tirinya, Naya lebih memilih Arcell dan Fara yang menemani dirinya.


“Mommy tau pasti berat semua beban yang kamu tanggung Nay, tapi pikirkan anak kamu juga. Arthur juga mommy liat dia baik cuman kemarin terhlng aura gelap dan negatif dari cewe nya itu” Arcell hendak bersuara nmun tak jadi karna Naya kembali pembukaan.


“Oke udah bisa ini, ikutin kata saya ya mba” ujar Dokter.


“Cell hiks tolong gue hiks akhh!!”


“Sak hiks akhhh huftt hufttt akhhhhhh!!”


“Arthur Cell hiksss akhhhh!!!” Arcell langsung berlari menuju pintu memanggil Arthur.


Tapi untuk kali ini mereka semua percayakan ke Naya, jika sampai Arthur menyakiti Naya untuk kedua kalinya siap-siap saja para raja-raja yang sedang duduk menyaksikan akan berdiri dan menghajar Arthur saat itu juga.


Beberapa saat kemudian...


Suara tangis bayi yang sangat kencang terdengar mereka semua bersyukur dan berdoa karna berjlan lancar, ibu dan anak selamat.


kelamin anak Naya????


...Rahasia...


Arthur mengazani anak pertamanya, tangis haru dari para orang tua yang meliht ini, Arcell memeluk Naya sebentar dirinya bangga dengan sahabatnya ini walaupun sendirian dirinya tetap bertahan.


“Makasih Nay, Makasih banyak dan maafin aku. Aku janji bakal selalu setia dan jaga kepercayaan juga kesempatan yang kamu berikan ke aku” Naya hanya tersenyum.


“Maafin gue Ga, gue gak bisa maksa hubungan kita karna semua terlalu gelap buat gue ataupun lo beri cahaya” batin Naya.

__ADS_1


Arcell memilih keluar dari ruangan bersalin, Arcell merasa ada magnet yang menariknya untuk segera keluar dari ruangan itu. Saat keluar Arcell tak menemukan keberadaan Raga, Bagas dan Aldo.


“Dad, Bang Aldo, Bagas sama Raga kemana?” tanya Arcell ke Nico.


“Ke taman katanya mau cari angin”


“Okeyy Arcell susul mereka dulu ya? Daddy sama bang Alde di sini gapapakan?” nico dan Alde mengangguk.


Berjalan menuju Taman..


Padahal tengah malam dengan santainya mereka pergi ke taman entah apa yang dilakukan ketiganya itu. Arcell menghampiri ketigany yang ternyta cuman duduk di depn rumah.


Arcell langsung memeluk Raga dan menangis di dalam pelukan sahabatnya itu.


“Pasti, cewe gak cuman satu di bumi. Jadi lo jangan sedih!! Gue gak suka kalo lo sedih Ga!!! Udah jalan Naya kaya gitu lo gak bisa maksa dia!! Gue tau perasaan lo sekarang hikss!!” Dalam pelukan Raga Arcell menangis.


Raga masih mencintai Naya, ucapannya beberapa bulan lalu itu hanya tipu daya dirinya saja agar tak terlalu memikirkn atau berharap namun nyatanya masih sama.


Raga yang selalu ada jika Naya butuh sesuatu walau tak sering tapi apapaun itu Raga selalu mengusahakan agar kebutuhan Naya tercukupi. Kalo kata orang biar anaknya gak ileran.


“Maafin gue hikss lo pasti dapat cewe Ga! Dapet yang sesuai dan pas sama lo hikss lebih baik dari Naya lo gak boleh hikss lo hikss gak bisa nafas hikss” hidung Arcell mampet.


“Thanks my littler bunny” Raga mengecup pucuk kepala Arcell.


Raga kali ini memang benar-benar ikhlas semenjak tau Naya kembali berhubungan dengan Arthur pun Rga sudah ikhlas lahir batin, cuman terkadang namanya manusia pasti memiliki kesalahan kan.


Andai Rafael melihat Raga mencium pucuk kelala Arcell entah bagaimana peperangan antara dua kutub itu terselesaikan.


...**🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...


...SENENG GAK LO?...


...GAPAPA YA GAPAPA GAK BOLEH EMOSI....


...KALIAN BOLEH PROTES DI KOLOM KOMENTAR ATAU DM KE INSTAGRAM ANAK-ANAK YA WK....


...ARTHUR EMANG DI TAKDIRIN SAMA NAYA KALIAN GAK BISA APA-APA MAAF YA WK...

__ADS_1


Q: KENAPA SI GAK SAMA RAGA AJA?


A: GAK BISA SAYANG. GAK BISA DI PAKSAIN SEMUA KEHENDAK KALIAN**.


__ADS_2