
"Woy kembar mirip woy!!"
Twins yang mengenali suara itu terus saja berjalan tak berhenti toh meladeni si Bagas bakal membuat mereka telat ke kelas lebih baik meladeninya ketika sudah berada di kelas.
"Anj di panggil panggil juga!!"
"Brisik Lo!"
"Ck, masih pagi jangan cuek-cuek De!"
"Btw nichh kemarin kalian kemana? gue chat gak di balas sok sibuk banget!"
"Jawab elahh !!"
"Bisu lu berdua?"
"Eh iya kata nyokap gua, nyokap lu udah lahiran?"
"sumpah di cuekin!!"
mereka sudah tiba di dalam kelas, Twins duduk diam saja sedari tadi Bagas banyak bacot bukan mereka tak mau meladeni hanya saja sedang kepikiran dengan kata-kata Arcell .
"Woy De Do!"
"Apa sih Gas!" kesal Aldo,
"ko malah Lo yang ngegas sih!" kesal Bagas juga,
"Anu De Do" ucap Jesika pelan twins menghela nafas berat lalu menoleh ke arah Jesika,
"G.. Gue mau minta maaf" Bagas yang tak tau apa-apa hanya ikut diam saja,
"Ck, kalo ngomong maaf mah gue juga bisa" ujar Aldo .
"Bang Gue ngantuk ijin UKS" Aldo beranjak pergi ke UKS,
Hanya ada Alde Bagas Dan Jesika ya walau ada murid lain tapi bisa di bilang, Bagas bergantian menatap Alde lalu Jesika,
"Wait wait wait sebenarnya apa yang terjadi sih?"
"De gue beneran gak tau sumpah, gue minta maaf hiks"
"Lah ko nangis?"
"bisa diem gak? gue pusing anj!" kesal Alde baru kali ini Alde membentak perempuan sampai menggunakan bahasa kasar .
"Jes mending Lo balik ke tempat duduk Lo!" saran Bagas,
"dan Lo ikut gue! dari pada di kelas mending ke Rooftop bisa hancur lebur tu kelas kalo Lo ngamuk!"
"Lepas gue gas!!" Bagas menyeret Alde seperti anak kecil yang tak di belikan mainan
...◼️◼️◼️◼️◼️...
Di Rooftop Alde hanya menangkap wajahnya bingung pusing jadi satu, di satu sisi dirinya senang karna mendapat adik baru tetapi di satu sisi Arcell berkata hal yang tak masuk akal bagi dirinya yaitu sekolah di luar negeri?
"Lu kalo ada masalah cerita jangan di pendam apalagi lu lampiaskan ke Jesika. gua tau Jesika kadang nyebelin tapi dia bestie kita De dari kecil bisa di bilang"
"Gas diem atau gue abisin Lo di sini?" penuh penekanan,
"mau sparing kek dulu di ring? biar mood Lu balik?" Alde melirik Bagas tajam lalu beranjak
"Okeyy gue hub Aldo dan Raga biar ikut sekalian"
...A2BR (Grub chat)...
^^^Parkiran kuy!^^^
Raga
gue belajar
kenapa?
^^^Sparing tinju^^^
__ADS_1
Aldo
Sabi tuh kuy lah
Ayo Ga!
gue otw kelas Lo
Raga
Jingan kagak! gue mager bolos
^^^Ok!^^^
^^^gue sam Alde otw parkiran^^^
..................
...Tokkkk...
...Tokkkk...
...Tokkkkk...
"Ada apa?"
"Punten Bu saya di pinta kepala sekolah buat manggil Raga " Raga sudah mengerutkan keningnya andai bukan temannya sudah di giveaway kan Aldo ini,
"Yasudah, Raga cepet segera temui kepala sekolah" titah sang guru , Raga pun pasrah.
Salsa melirik Aldo tak suka bukan tak suka dengan wajahnya tetapi memisahkan dirinya dengan Raga itu yang tak suka,
"makasih bu" ujar Aldo,
...BUGGG...
baru selangkah meninggalkan pintu Raga sudah memukul bahu Aldo kesal? iyalah sudah berapa kali dirinya tertinggal pelajaran.
"Anj gue lagi pusing Ga! jangan bikin kesel"
"Kan mengenang masalalu!"
"masalalu ndas mu baru 2minggu yang lalu kita kumpul!!"
"Bacot !"
...PLAKKKK...
Aldo yang dari tadi ingin membalas pukulan Raga akhirnya kesempatan itu datang memukul leher Raga kencang lalu berlari meninggalkan Raga,
"Bangs..... astagfirullah sabar astagfirullah " gerutu Raga.
...◼️◼️◼️◼️◼️...
Arcell sedang di ruangan mommy bersama Oma Opa dan Om, sedangkan Daddy bekerja karena ada Rapat penting maka itu mau tak harus bekerja,
"Mommy" ujar Arcell
"kenapa Cell?"
"Mommy kalau Arcell sekolah di luar negeri gimana?" Mereka berempat sama terkejutnya seperti abang-abang nya.
"kenapa Arcell ngomong gitu hmm? Arcell mau sekolah di luar negeri emang?" tanya mommy
"Kalo Arcell sekolah di luar negeri trus Oma sama siapa nanti?" Arcell tersenyum seketika niatnya untuk pindah sekolah di urungkan.
"Arcell cuman nanya aja Oma Mom hehe"
"Kirain aja, jangan dulu ya sayang? mommy takut kalau kamu jauh dari mommy apalagi kan udah ada Ade nanti yang bantu jaga siapa" ujar mommy
"Iya mom"
Arcell sudah lepas infus karna cape katanya memakai infus dengan membujuk Abang tertuanya akhirnya di lepas infus itu,
"Arcell mau nyari cemilan boleh?" Mereka mengangguk,
__ADS_1
Arcell keluar rumah sakit menuju parkiran mobil nya, dirinya mencoba mencari ketenangan, dirinya menghubungi Raga, Abang dan Adek emang gak ada akhlak jam belajar woy:v
...Drrrrtttttt...
...Drttttttt...
...Drttttttt...
"Tumben ni anak?" batin Raga,
"Gue istirahat dulu" ujar nya ke twins dan Bagas yang lagi sparing
...Acell🐷 (Calling)...
^^^"Hallo?"^^^
"Ga lagi belajar?"
^^^"Hmm, enggak kenapa?"^^^
"Acell mau minta temenin,
mau naik gunung mau ya?"
^^^"Sekarang? kan Acell lagi sakit"^^^
"Enggk Acell udah sembuh"
"ya mau ya? nanti Acell bantu ngerjain
tugas deh ya? Acell udah di jalan"
^^^"Di jalan?"^^^
"iya baru aja keluar dari parkiran"
^^^"Astaga Acell, yaudah tunggu di rumah"^^^
"Rumah siapa?"
^^^"Rumah Gue!"^^^
"oke"
...Panggilan berakhir...
Raga masuk lagi ke dalam ruang latihan mereka bisa di bilang markas.
"Gue cabut"
"Kemana Lo?"
"Biasa bisnis Gas" Raga tersenyum tipis
"Anj Baek Baek lu ! masih SMP !!"
"Brisik gue gak bejat anj!"
"kirain!"
"Dah bye"
Raga memesan gojek , dirinya tak mungkin meminta Arcell menjemput di markas bisa-bisa di tahan kedua abangnya .
...◼️◼️◼️◼️◼️...
"Eh Neng Acell, sama siapa?"
"Sendiri Bi nunggu Raga"
"Masuk dulu neng, mau bibi bikini apa?"
"gak usah bi nanti Arcell ambil sendiri aja" bibi mengangguk
...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...
__ADS_1