Arcella Queenzie

Arcella Queenzie
Bab 123


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian.....


Mereka semua sudah masuk SMA, Mos masuk sekolah Arcell tak hadir karna saat ini berada di Amerika tempat twins kuliah.


“Huaaa Acell gak mau pisah!!!” Tangis Arcell seperti anak kecil


“Kalo kamu bergantung ke abang terus kapan mandiri nya Cell” ucap Fara


“Gak mau!! Abang kenapa gak kuliah di Indo aja si hikss!”


Alde memeluk Arcell untuk menenangkan sang adik, awalnya Alde Aldo ingin kuliah di tanah air agar bisa bersama Arcell tetapi Fara mengatakan kalau mereka selalu bersama Arcell, maka Arcell bakal ketergantungan dengan mereka terus dan tak bisa hidup mandiri.


“Acell mau sekolah di sini aja sama abang hikss!”


“Cell kamu udah besar iih! Jangan kaya gitu malu di liat orang!!” Tegur Fara,


Beginilah ketika Arcell yang selalu lengket dengan kedua abangnya tak bisa di pisahkan.


“Mommy jahat hikss Acell mau sama abang!!” Wajah Arcell sudah sangat pucat akibat terus menangis sedari tadi pagi.


“Abang bakal sering pulang Cell” ucap Alde


“Bohong! Di tv kek gitu ternyata gak pulang-pulang!!” Nafas Arcell sudah tak karuan


“De! Acell!” Ucap Aldo yang sedari tadi duduk memperhatikan keduanya


“Mommy pusing, kalian aja yang urus ade kalian ini” Fara dan Azell masuk ke dalam kamar meninggalkan ketiganya.


Alde mengelus punggung Acell agar cepat tertidur, beberapa menit kemudian Arcell pun tertidur. Alde Aldo juga sebenarnya tak bisa jauh dari Arcell mereka was-was takut Arcell kenapa-kenapa ketika mereka jauh dari Arcell.


“Night princess nya kita” Alde dan Aldo bergantian mengecup pipi Arcell


Alde menggendong Arcell menuju kamarnya besok siang Daddy dan yang lainnya kembali ke tanah air termasuk Arcell maka itu malam ini mereka memutuskan untuk tidur di dalam satu kamar yang sama.


...🌑🌑🌑...


Di bandara...


“Acell jum'at ke sini pulangnya malam senin!!!” Titah Arcell


“Gak usah! Kamu nanti kecapean” ucap Alde


“Gak mau! Atau Acell minta grandpa buat pindahin Acell ke sini” wajah Arcell sudah berkaca-kaca


“Acell mommy gak pernah ya ngajarin kamu manja ke abang-abang kamu!”


“Daddy Acell kan cuman hikss mau sama abang hiksss” tangis Arcell pecah kala dirinya merasa terpojok


“Udah besar ayo!!” Fara menarik pelan Arcell

__ADS_1


“Abang kenapa gak di Indo aja si kuliahnya!!” Kesal Arcell


“Acell marah sama abang!!” Berjalan cepat menuju pesawat pribadi Nico


“Mom” Alde merasa bersalah


“Udah gapapa Do, tahan ya seminggu doang di sini kan katanya mau kasih kejutan” Fara memeluk kedua putranya bergantian.


"beneran gapapa mom?" Fara meyakinkan kedua anaknya itu lagi.


"kita berangkat ya boy, kalian hati-hati jangan lupa Minggu depan" ucap Nico


Arcell sudah berada di pesawat duduk diam tanpa bersuara bahkan saat di tegur sapa Arcell bungkam saja.


"sebentar lagi pesawat akan lepas landas tuan nyonya" ucap pilot yang di balas anggukan saja.


...Rafael (chat)...


"udah berangkat?"


"hati-hati"


"udah jangan nangis jelek Lo!"


"kan ada gue!"


"ntar deh kita Jum'at ke


gimana?"


"balas Cell"


^^^"mau lepas landas"^^^


^^^"gue off dulu"^^^


^^^"lagi ga mood"^^^


"yaudah hati-hati cantik"


"gue tunggu😈"


.............


Arcell tak berganti posisi sedari tadi, bahkan Azell yang merangkak duduk di pangkuan nya tak Arcell hiraukan selain menjaga adiknya agar tak jatuh.


"Cell makan dulu" ucap Fara, namun Arcell hanya menggeleng


"udah kenapa Cell, kamu harus mandiri jangan tergantung sama Abang kamu terus!" seketika itu juga air mata yang di tahan Arcell sedari tadi keluar tanpa seijin nya

__ADS_1


"Cell makan ya?" ucap Nico


"Gak ***** hikss gak ***** makan" Azell menatap wajah Arcell bingung lalu ikut menangis


"Terserah kamu Cell, mommy Cape liat kamu dikit-dikit nangis! gimana nanti kalo abang-abang kamu nikah masa kamu ngintilin juga!!"


"huwaaa hiksk hiksss" tangis Azell dan Arcell


Nico mengambil Azell dari dekapan Acell, Arcell berjalan menuju toilet ingin menyendiri. Fara hanya bisa menggeleng melihat anak nya yang satu ini.


...🌚🌚🌚...


Tiba di tanah air....


Arcell sudah meminta Raga untuk menjemput saat transit tadi, memilih turun lebih dulu dari kedua orang tuanya,


"ayo!" rengek Arcell kala Raga masih tak masuk juga ke dalam mobil


"Lo kenapa si? orang biar bareng bonyok Lo!"


"gak mau!! Lo kan mau jemput gue!!! ayo cepetan!!!" Fara mengodekan ke Raga agar menuruti perintah Arcell.


"Yaudah ayo!"


"gendong!!!" di sela sesegukan nya,


iya drama Fara dan Arcell saat hendak turun dari pesawat kembali di mulai maka itu Arcell kembali menangis.



"trus gue nyetirnya gimana Cell"


"tau!! gak mau turun pokoknya!!!"


"yodah bentar nunggu supir kalo gitu" Arcell mengangguk namun masih dalam gendongan Raga.


"Bang Alde Aldo jahat hiksss"


"udah nangisnya muka Lo udah bengkak trus merah lagi makin jelek Lo"


"mau pindah ke Amerika aja kaya Abang hiksss"


"iya nanti pindah iyaa jangan nangis"


"mau sekarang!!!"


"lama-lama gue banting juga Lo"


"BANG ALDE HIKSS RAGA JAHAT HIKSS HUWAAAAA"

__ADS_1


" untung gue sayang, kalo gak udah gue banting Lo Cell" batin Raga


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 🖤...


__ADS_2