Arcella Queenzie

Arcella Queenzie
Bab 39


__ADS_3

"Ga Lo kenal cewe tadi?"


"Sa Lo balik sendiri ya gue ada urusan!"


"Eh tap.... Sialan!" Raga sudah pergi meninggalkan Salsa


Benar bukan dugaan Arcell Raga pasti mengejarnya, Arcell dan Naya sedang menetralkan nafasnya menuju eskalator di lantai 2, sedangkan Raga di lantai 3 sedang mencari keberadaan dua perempuan ini tadi,


"ARCELLA!!" teriak Raga dari lantai 3 saat melihat Arcell dan Naya yang sedang berjalan sesekali menoleh ke belakang.


"ni bocah teriak-teriak gak tau tempat banget si " batin Arcell ,


Arcell menoleh seraya menjulurkan lidahnya mengejek Raga



Wajah Raga Seperti berkata "AKU AKAN MEMBUNUH MU" setelah itu Arcell dan Naya kembali berlari karna Raga sudah mengejar mereka,


"Nay Nay belok belok!!" Menarik tangan Naya ke toko pakaian dalam perempuan,


"Huh huh gila sembunyi Cell tuh Raga!!" menarik Arcell ke ruang ganti,


"Anj Raga larinya cepet dulu aja gak kaya gini lari dia"


tiba-tiba ada pengumuman....


...UNTUK SODARI ARCELLA QUEENZIE UNTUK SEGERA MENUJU BAGIAN INFORMASI KARNA ABANGNYA MENUNGGU ....


...SEKALI LAGI......


...UNTUK SODARI ARCELLA QUEENZIE UNTUK SEGERA MENUJU BAGIAN INFORMASI KARNA ABANGNYA MENUNGGU....


"Gimana Cell?" Naya yang sudah terlanjur menikmati suasana kegilaan keduanya sangat senang,


"Liat gih sepi gak?"


"Sepi sih aman" keduanya keluar


memilih beberapa pakaian dalam secara acak namun sesuai ukuran mereka, setelah membayar mereka langsung berlari melewati jalan lain,


...A2BR ( grub chat)...


^^^Arcell udah balik?^^^


^^^Arcell ke mall pake celana pendek!^^^


Aldo


Enggak pake celana panjang ko


belum balik


^^^Gue otw rumah Lo!^^^


Alde


ada apa si?


Bagas


2


^^^Gue ketemu Arcell pake celana^^^


^^^pendek ke mall^^^


^^^Ribet jelasinnya, gue otw^^^


Bagas


kita masih di tempat golf


^^^Serah^^^


...................


Kini Arcell berada di toilet mengganti pakaian nya dengan pakaian awal dirinya tadi, tentu saja untuk mengeles kemarahan Raga,


"Gapapa gak gue anter balik?" tanya Naya,


"Sans, gue udah minta supir gue jemput. oh ya Nay makasih ya"

__ADS_1


"Selow gue juga suka ngejahilin orang kasmaran wkwk"


"friend or not?" Arcell tersenyum,


(sahabat gak?)


"Sahabat dongg mulai hari ini" mereka bertos


Mereka berdua berpisah di parkiran tentu saja Arcell masih was-was bertemu dengan Raga yang sedang meluap-luap api di kepalanya,


"Mang mampir beli Boba dulu buat Mommy" Mamang mengangguk,


...Raga😈 (chat)...


"Udah berani sekarang ya?"


"bagus!!"


"awas aja Lo!!"


"gue bilangin mommy Fara!!"


"Gila ya Lo hah!!"


"keluar gak!!"


"Arcell!!"


"Gue marah kalo Lo gak temui gue!!"


"liat aja Lo!!"


...You block Raga 😈...


Baru saja Arcell mengecek ponselnya sudah puluhan chat Raga baru beberapa saja yang di bacanya dar notif tadi lalu memblok agar tidak brisik ponselnya,


"Mang kalo Raga nanya belanjaan Acell bilang aja gak ada ya mang, nanti Arcell bikinin Ice terbaru yang Arcell pelajari"


"Oke nengg"


Setiba di rumah,


Raga, Twins Mommy dan Daddyy duduk di ruang keluarga seperti sedang mengadakan sidang paripurna saat Arcell datang semuanya tertuju menatap Arcell,


"see right? Arcell gak pake baju atau celana pendek" ujar Aldo,


"Enggak tadi di mall sama temennya pake celana pendek"


"Raga ganteng jangan halu yaa" ujar Arcell sedikit tersenyum tanda dirinya menang,


"Ohh gitu oke! Tante Om Raga balik dulu" bersalaman lalu pergi pulang,


Raga melewati Arcell begitu saja, Arcell yang suka baperan atau sering bawa perasaan ada rasa bersalah juga namun ya 1-0 menurutnya,


Arcell ijin langsung masuk ke kamar karna sudah merasa ngantuk sekali matanya,


1jam berlalu,


Alde percaya dengan ucapan Raga namun tak ada bukti nyata kalau Arcell menggunakan celana pendek buat apa coba? karna saking penasarannya dirinya pun menuju kamar sang adik untuk menanyakan.


...Tokkk...


...tokkk...


...tokkkk...


"Houammmm" ucapnya saat membuka pintu


"Hmm?" tanya bertanya ada apa,


"mau ikut beli sate gak?" Arcell mengangguk saja lalu masuk untuk mengganti pakaian nya,


Mereka pun menuju warung sate pinggir jalan tempat biasa mereka jajan, hanya ada Alde dan Arcell karna Aldo sudah molor.


" 2 porsi mang biasa" ujar Arcell,


seraya menunggu Alde mulai bertanya-tanya apakah benar yang di katakan Raga itu namun Arcell hanya mengalihkan pembicaraan Karna kalau sampai keceplosan kelar sudah dirinya,


"Arcell enggak pake celana pendek tanya aja temen baru Acell"


"Jujur ya?"

__ADS_1


"Iya Abang itu jujur" Arcell tersenyum agar kebohongan nya di percaya,


...(jangan di tiru ya teman-teman πŸ”«πŸ˜ˆ)...


......................


Jum'at,


Pagi ini di sekolah ada anak baru lagi tetapi sama seperti sebelumnya nerd. ya dia Naya teman atau sahabat perempuan Arcell, entah keberuntungan atau apa Arcell dan Naya 1 kelas,


Jam istirahat karna hari ini hari Jum'at hanya ada 2 mata pelajaran dan akan pulang jam 1 siang.


"Sumpah sekolah kita ko jadi jatuh gini ya? pada Nerima nerd"


"bikin pengap kelas aja"


"ngeselin banget si ni sekolah lama-lama"


Arcell sudah menceritakan tentang dirinya ke Naya karna di sekolah dirinya menjadi nerd dan reaksi Naya di luar dugaan dirinya sangat senang mendengar itu, dan Arcell seketika mulai terbuka dengan Naya padahal baru bertemu dan berteman.


"Ga kantin yuk?" ajak Salsa, Raga pun mengangguk menuruti.


Sedari tadi pagi Raga tak menyapa maupun tersenyum ke arah Arcell ini yang membuat Arcell tiba-tiba tak enak hati dan bersalah namun mau bagaimana lagi sudah terjadi.


kantin yuk" ajak Arcell , Baru saja Arcell hendak melangkah maju Naya langsung berkata.


"Cell Lo tembus" Mata Arcell memicing


"Serius Lo?" Naya mengangguk


"Aduhh!!! mana gak pake jaket lagi segala tembus" Arcell kembali duduk serta menutup mukanya karna malu,


Gio sedari tadi memperhatikan Arcell dirinya seperti ada magnet tersendiri di tubuh Arcell yang membuatnya terus menerus menatapnya.


"Doi gak bakal hilang bro!!" Ucap Rafa,


"Hah?"


"Gapapa lain kali liatin nya biasa aja lahh" Gio memutar bola matanya malas,


"gue gak bawa jaket juga lagi" ujar Naya


Arcell melirik meja Raga di kursinya ada jaket namun ya seperti yang kita tau kalau keduanya sedang perang dingin tanpa menegur satu sama lain.


"Lo aja deh yang ke kantin"


"Tapi Cell?"


"pergi aja keburu bell ntar Lo gak Sempet makan" Naya yang tadi mengeluh lapar saat pelajaran pun mau tak mau meninggalkan Arcell


kini kelas tinggal Arcell dan Gio karna teman-teman Gio pergi ke kantin, si badboy satu ini lagi mager kemana-mana lebih enak duduk di kelas ucap,


...Bang Alde (calling)...


"Hallo?"


^^^"Abang bawa jaket gak?"^^^


"Ada di mobil"


^^^"Arcell tembus bawain ke kelas bisa gak?"^^^


^^^"Arcell minta tolong"^^^


^^^"banyak soalnya"^^^


^^^"plis bang"^^^


"oke Abang otw"


..................


Alde yang berada di kantin hendak makan pun menundanya karna Arcell meminta tolong Seperti itu sangat jarang bukan?


"Mau kemana De?" tanya Jesika,


"Ada urusan!"


"urusan apa?" Jesika menahan lengan Alde, Aldo dan Bagas yang melihat hanya bisa menghela nafas


"ada. lepasin ah buru-buru gue!" Jesika pun melepas genggaman nya

__ADS_1


...πŸ–€ JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE πŸ–€...


__ADS_2