Arcella Queenzie

Arcella Queenzie
Bab 43


__ADS_3

"can you explain to me? Who is that?"


(bisa jelasin ke gue? itu siapa?)


Alde Aldo melirik Jesika sedangkan Bagas hanya menghela nafas tak bisa kah akur?


"someone special in our life" ujar Aldo,


(seseorang yang spesial dalam hidup kita)


"Why? What is wrong with her? he's a new person why can he be special? while me? I'm always by your side it can't be special !!!! "


(kenapa ? kenapa harus dia? dia orang baru kenapa dia bisa spesial? sementara gue? gue selalu di sisi Lo! kenapa gue gak bisa jadi spesial !!!!)


Perdebatan mereka di perhatikan seluruh siswa yang ada di kantin, Arcell yang sedang asik makan bersama Naya pun sedikit terganggu karna Jesika membawa-bawa dirinya,


"kenapa Lo gak bisa jadi spesial juga?" gumam Arcell,


"Ya karna lo bukan gue" ucap Arcell lalu menatap Jesika


...PRANGGGGG...


Jesika melempar piring di meja hingga pecah lebur, Sebenarnya Arcell tak ingin ada hal seperti ini namun kalau di diamkan pasti Jesika yang akan memulai mencari masalah dengan dirinya,


maka itu sebelum itu terjadi Arcell harus menunjukkan kalau dirinya tak selemah yang di kira, murid-murid seisi kantin bungkam tak berani bersuara sedikit pun,


"Whohoho pecahannya hampir kena wajah glow up gue anj!!" ujar Naya,


Bukan tak sopan atau tak memiliki tata Krama kurang namun kita tak mungkin kan selalu merendah atau meredam emosi kita tanpa perlawanan?


"santai Dong kak mukanya, kalo ngajak by one kuy gas ngeng" ujar Arcell ,


murid-murid ingin tertawa namun hanya bisa terkekeh saja takut mereka di bawa ke dalam masalah ini,


"Lo apa-apa sih Jes!" Bagas ikut kesal melihat tingkah Jesika,


Jesika beranjak pergi entah malu atau apa yang pasti meninggalkan area kantin, sedangkan Arcell menatap tajam ke arah 3 pria tadi yaitu twins dan Bagas,


...ARCELLA QUEENZIE DI HARAP SEGERA KE RUANG BK...


Seantero sekolah mendengar pengumuman tersebut, Raga yang di kelas langsung pergi mencari keberadaan Arcell tentunya,


"Kenapa bisa di panggil BK?" tanya Aldo,


"Lo lupa? Tante nya Jesika guru BK "ujar Bagas,


"Eh iya lupa gue"


...◼️◼️◼️◼️◼️...


"Eh anak baru Arcell mana?" tanya Raga,


"Ruang BK"


"Ko bisa?"


"Ya bisa lah"


"Ck, tau ah bye!" Raga berlari menuju ruang BK,


Skip ruang BK ,


"Kamu ini mau sekolah atau jadi preman!" tanya guru tersebut,


"Maaf nih Bu ya sebelum nya, salah saya di mana?"


"Salah saya dimana? belum 1jam aja kamu lupa! ngapain kamu lempar piring di kantin?" Arcell mengerutkan keningnya,


"perasaan saya gak ada lempar piring"


"pintar bohong kamu ya!!!"


"Tap.."

__ADS_1


"Jesika jelaskan sedetail mungkin!"


"Drama Queen play" gumam Arcell, saat mendengar penjelasan Jesika sedetail mungkin.


"Besok pinta orang tua kamu datang ke sini" titah sang guru,


"Mon maaf ni ya Bu saya emang gak ada lempar piring, tapi kalau saya di tuduh kaya gini lebih baik sekalian saya lakukan betul kan?" Arcell tersenyum lalu melempar piring yang ada di atas meja berisikan permen itu


membuat Guru dan Jesika terkejut bahkan Raga yang baru tiba langsung menerobos masuk kala mendengar pecahan kaca sangat kencang,


"Anak kurang ajar kamu ya!!"


"Pinta orang tua kamu datang ke sini sekarang!!"


"Ibu yakin? minta orang tu saya datang?" tantangnya


"Kamu ngelawan!!"


"Cell udah!!" ujar Raga,


"Shut up ! You don't know anything!" ujar Arcell


(tutup mulut Lo! Lo gak tau apa-apa!)


Raga terdiam namun ya beginilah Arcell yang sudah terlatih dalam hal seperti ini dirinya dulu sering di bully mengajarkan mental nya kuat,


"cepat!" titah sang guru memaksa, sedangkan Jesika cengar-cengir saja seperti bangga memojokkan Arcell,


"Haruskah? atau saya pinta Abang saya saja? agar mental ibu baik-baik saja?" bukan maksud mengejek tapi ya kalau kita terlihat lemah di depan lawan pasti mental kita bisa terganggu juga,


"Kamu meremehkan saya? hubungi orang tua kamu!"


"Bu saran saya, ibu jangan memperbesar masalah sepele seperti ini" saran Raga,


"Diam kamu! kamu juga siapa seenaknya masuk ke dalam ruangan saya!"


"Setidaknya saya sudah memperingati ibu"


"kirain ga punya orang tua, di lihat-lihat Lo kek anak haram ya eh maaf keceplosan" ujar Jesika,


...PLAKKK...


"anj berani banget Lo ya!! maksud Lo apa!!"


"maksud gue? harusnya gue yang ngomong kaya gitu!"


"kalo Lo punya masalah ya sama gue aja anj! gak usah bawa-bawa orang tua!!" ujar Arcell lagi,


"anak kurang ajar!! saya bakal lapor kamu kepolisi. Jesika kamu gapapa?"


"Sakit" ujarnya


...PLAKKKK...


"Maksud ibu apa!!" kesal Raga,


"KAMU ITU DI AJARIN SOPAN SANTUN GAK! ATAU EMANG BENAR YANG DI KATAKAN JESIKA KAMU ANAK HARAM JADI MARAH!!"


Arcell diam menetralkan pikirannya dan menenangkan diri agar tak menangis, sedari dulu dirinya memang di katakan Seperti ini hingga membuat mentalnya kuat namun tetap saja sakit rasanya ketika orang tua sendiri di katakan Seperti itu,


"can you shut up your dirty mouth?"


(bisa tutup mulut kotor anda?)


"Dasar anak tidak tau sopan santun! panggil orang tua kamu segera temui saya!!"


"SUDAH SAYA BILANG! ORANG TUA SAYA SIBUK MAMAH SAYA HAMIL BESAR!!"


"JANGAN BANYAK ALASAN !! PEMBOHONG KAYA LO ITU GAK PATUT DI KASIHANI"


"Siap mental aja Lo" ujar Arcell,


Arcell sudah lelah menahan diri untuk tidak memberitahu masalah dirinya ke orang tuanya bahkan sedari SD hanya Raga yang mengetahui seperti apa keadaan Kaila sebenarnya,

__ADS_1


...THE GREAT GIBSON FAMILY (Grub chat)...


Arcell menekan tombol telpon grub yang mana langsung sekaligus menghubungi setiap anggota keluarga yang ada di dalam grub tersebut,


Grandpa


Hello cucu Grandpa ada apa?


Daddy


Ada apa sayang?


Bang Alde


Kenapa de?


Bang Aldo


Kenapa Cell?


Mommy


Ada apa princess?


Bang Azka


kenapa kesayangan Abang?


^^^Ke sekolah sekarang, ^^^


^^^Arcell di tampar guru ya walau Arcell ^^^


^^^duluan yang nampar Jesika, tapi Arcell ada bukti kalau bukan Arcell yang memulai^^^


Mommy


APA!! SIAPA YANG BERANI


MENAMPAR ANAKKU!!


Grandpa


Berani sekali dia! tidak tau cucu siapa!!


Twins


Kita otw!!


Daddy


Daddy otw, mommy tunggu di rumah saja!


Bang Azka


Abang langsung berangkat!!


...PANGGILAN BERAKHIR...


"Cell?" Arcell mendongak


"Gapapa Ga" tersenyum ke arah Raga,


"Keluarga saya otw" ujar Arcell menatap keduanya dingin,


entah kenapa Bu BK dan Jesika panas dingin seperti ada tanda peringatan kalau mereka dalam bahaya,


...BRAKKKK...


kaget mereka di dalam kaget kala pintu di tendang kuat oleh Alde,


"Alde Aldo ada apa?" tanya Bu BK , siapa yang tidak tau cucu pemilik sekolah? si kembar tampan ini. tak menjawab pertanyaan sang guru namun fokusnya ke arah Arcell,


...🖤 JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE 🖤...

__ADS_1


__ADS_2