Arliyana, Gadis Satu Milyar

Arliyana, Gadis Satu Milyar
#Berakhir Kecewa


__ADS_3

"Dan satu lagi yang harus anda tahu, tuan Yu Huo, ini adalah kejutan yang sangat besar dari saya untuk keluarga tuan Dong Fi."


"Mau bicara apa lagi kamu? Belum cukup memfitnah saya dan Tuan N yang tidak tahu apapun?" Emosi Dong Fi mulai tidak stabil.


"Ini hanya tentang...." Menatap tajam Fi Chan.


Sementara, yang ditatap hanya memasang ekspresi gugup dan takut yang luar biasa.


"Kehamilan Nona Fi Chan.."


"Apa?????"


Semua orang kembali di kejutkan oleh pernyataan yang baru saja di keluarkan oleh orang yang mereka bahkan tidak kenal sedikitpun dengan orang itu.


Lebih terkejut lagi, antara Fi Chan, Gerald, dan yang terakhir, Yu Shen.


"Apa? Apa sekarang giliran aku yang kamu jatuhkan?" Menangis..


"Bicara sembarangan!!! Pergi kamu dari pesta ini!!! Kamu bukan tamu yang saya undang!! Beraninya masuk ke dalam rumahku, dan menghancurkan pesta pertunangan putriku."


"Tapi dia orang yang mendapat undangan dari saya..". Lishian maju satu langkah ke depan.


Semua orang beralih memandang langkah kaki pria itu.


"Lishian!! Kenapa aku tidak sadar kalau semua ini adalah ulah kamu!!!" Geram Dong Fi.


"Perkenalkan, tuan Dong Fi, dia adalah saudara sepupuku, Tuan Goyuan.."


Pria yang sedari tadi menonjok mereka dengan berbagai pernyataan yang mengejutkan, kini terlihat membuka topi yang menutupi sebagian wajahnya.


"Kenalkan, saya Goyuan, putra pertama dari tuan Go Shenian, adik sepupu dari tuan Yu Huo, dan mendiang Li Shanshan."


"Kamu? Goyuan!? Bagaimana kamu bisa berada di sini?" Yu Huo nampak terkejut.


"Kali ini aku datang untuk membuka matamu." Bicara pada Yu Huo.


'Ini sudah waktunya untuk Yu Huo tahu siapa sebenarnya orang-orang yang berada di sisinya ini.'


Benak Goyuan.


"Saya mendapat semua bukti ini dari ayah saya, yang sudah kalah dalam berbisnis di kota ini karena kalian berdua, dan juga bibi saya, Bibi Zhe Ruan.." Jelasnya.


"Katakan apa saja yang kamu tahu tentang mereka berdua di sini.." Ucap Lishian pada Goyuan.


"Putri anda sedang hamil, mungkin usianya sekitar dua bulan atau mungkin saja sudah lebih. Pelayan anda juga tahu, dia bisa memberi kesaksian di sini kalau anda mau."


Beberapa Paspampres terlihat menunjukkan pelayan itu, dan membuatnya mengakui semua yang dia tahu.


"I-iya tuan.. Put-putri anda sedang hamil."


"Apa??" Dong Fi menoleh ke arah Fi Chan.

__ADS_1


Dan yang ditatap hanya bisa menunduk.


"Dia.. Dia sudah hamil sepuluh Minggu, dan.."


"Dan apa?" Dong Fi sangat geram pada pelayan itu.


"Dan ayah dari bayinya adalah.. Tuan Gerald, putra kedua tuan Shi." Gemetar hebat.


"Apa???"


Semua orang di buat terkejut oleh pernyataan yang di lontarkan oleh sang pelayan.


Yang lebih terkejut lagi adalah, Zhana, istri tuan Gerald yang sangat cantik. Dia terjatuh di kursi dan tidak berdaya mendengar pernyataan yang keluar dari mulut pelayan barusan.


Sementara Gerald malah tidak mempedulikan istrinya. Dia hanya mengepalkan kedua tangannya dengan erat.


"Bagaimana bisa? Bagaimana bisa putriku mengandung anak dari tuan muda kedua Shi?" Mulai gemetar hebat, "apa yang sedang kalian bicarakan ini, hah??"


"Apa anda tidak bisa mendengar? Pelayan setia nona Fi Chan sudah mengatakannya padamu bukan.." Lishian membungkam semua mulut orang yang ada di pesta tersebut.


...****************...


"Liyana, apa kamu baik-baik saja?" Tanya Mira dengan cemas.


"Aku sudah lebih baik, kita bisa turun sekarang.."


"Apa nona yakin akan turun sekarang?"


"Tidak apa-apa, aku harus bicara ada seseorang yang ingin membunuhku malam ini."


...****************...


"Dan nyonya Zhe Ruan, begitu piciknya kamu, hingga mau mengkhianati suami anda sendiri demi pria ini!!" Ucap Lishian menyentak hati Zhe Ruan dan Yu Huo.


"Apa yang sedang kamu bicarakan Lishian, bagaimana bisa kamu menuduh ibumu sendiri seperti ini ." Ucap Zhe Ruan memelas.


"Ibu? Bukankah aku sudah tahu kalau ibuku, bukan anda.."


"Bisa-bisanya kalian membuat kericuhan di pesta anak kami!!!" Sangat emosi.


"Tuan..." Yu Shen mendekat ke arah Dong Fi.


Sementara Dong Fi akhirnya menghentikan acara emosinya pada Lishian.


Yu Shen melepas cincin yang baru saja di kenakan di jari manisnya, lalu menyerahkannya kembali kepada Dong Fi.


"Aku tidak bisa menerima seorang putri yang sedang hamil anak orang lain." Pergi dengan kecewa.


Dan Yu Huo...


"Anda sudah terlalu mengecewakan saya, tuan Dong Fi."

__ADS_1


"Kau juga mau pergi Tuan Yu Huo?"


"Anda sudah tahu jawaban dari saya bukan. Mengajak istriku untuk bekerja sama menghancurkan aku, mungkinkah hal itu bisa aku maafkan?"


Yu Huo pun sama, hanya bisa keluar dari tempat itu, dan menyusul putranya, Yu Shen.


"Ada apa ini?? Kalian semua ingin mengkhianati aku?? Hahh???"


"Anda sendiri yang membuat mereka pergi, tuan Dong Fi."


Lishian pun sama, menggandeng tangan Liyana yang baru saja turun, dan kemudian, menuntunnya pergi dari acara itu.


"Apa?? Liyana.. Kenapa dia masih hidup??"


Zhe Ruan terkejut melihat Liyana yang masih sehat bugar menuruni tangga rumah Dong Fi.


"Kenapa Nyonya Zhe? Apa anda terkejut melihat gadisku masih hidup?"


Liyana mendongak, bingung dengan perkataan Lishian. Apa Lishian sudah tahu kalau di tempat ini ada orang yang ingin membunuhnya?


"Sebaiknya anda jelaskan padaku saat sudah tiba di rumah, atau mungkin.. tuan Yu Huo tidak mau menerima anda lagi di sana.."


Zhe Ruan was-was mendengar perkataan yang di lontarkan oleh Lishian. Dia hanya bisa memaku dengan gemetar di tempatnya, bahkan sampai acara selesai.


...****************...


"Huhh!!"


Lishian menghembuskan nafasnya dengan kasar sesaat setelah mereka masuk ke dalam mobil. Goyuan juga ada di sana.


"Tuan, bagaimana kau tahu ada orang yang ingin mencelakakan aku?" Tanya Liyana dengan polos.


"Tidak ada orang yang bisa di percaya di sini, Liyana, aku harap kamu bisa memahami kondisi tempat ini." Lega.


"Dan Tuan Goyuan, mengapa anda juga bisa ada di sini?"


"Lishian yang memanggilku, aku harus mematuhinya. Maaf Lishian, aku sudah menyembunyikan banyak hal darimu.."


"Tidak masalah, kau sudah banyak membantuku. Rupanya saksi di masa lalu bukan hanya tuan Yuanda, tapi ayah kamu, Tuan Go Shenian juga tahu semuanya."


"Dia hanya pura-pura tidak tahu.."


"Sebenarnya, apa yang terjadi di sini?" Liyana kebingungan.


"Kita jelaskan nanti, setelah kembali ke kota X. Ceritanya benar-benar sangat panjang."


"Ayo jalan, kalau sudah selesai bicara.." Goyuan meminta pada sang sopir.


Akhirnya mobil melaju meninggalkan tempat itu dengan seribu tanda tanya di hati Liyana. Dia tidak tahu apa yang terjadi di bawah sana, tapi bisa di pastikan, Lishian sedang mencoba mencari tahu alur dari cerita masa lalunya.


'Sekarang, tinggal mencari tahu siapa ibu kandung Liyana sebenarnya..'

__ADS_1


__ADS_2