Arliyana, Gadis Satu Milyar

Arliyana, Gadis Satu Milyar
#Arliyana Ternyata...


__ADS_3

"A?" bingung sendiri. "Ada apa dengan kamu?" tentu saja dia bertanya-tanya. Selama ini, pria yang sudah sah menjadi suaminya ini bahkan tidak pernah berusaha menaruh perhatian pada dia sedikitpun. Kenapa sekarang mendadak ingin di perhatikan?


"Sudahlah, Mira, suami kamu ini kan juga butuh perhatian dari kamu, ayolah! jangan buat dia cemburu karena terlalu memperhatikan aku.." ucap Arliyana sambil berlalu.


"Hemm! aku bahkan sampai lupa kalau Ellon ini pandai bermain dengan wanita malam!" ucap Lishian mengimbuhkan.


Dua orang itu terkekeh sambil berlalu dari ruang tengah menuju kamar Zixin yang letaknya tidak terlalu jauh dari kamar Shuimo.


Cklek!


"Zixin?"


"Ya?!" masih setia memandang laptop di atas meja, "kenapa mencari aku? apa ada masalah yang sangat penting?"


"Dia perlu penjelasan langsung dari kamu!" Duduk di kursi putar.


Zixin langsung menoleh, dan menatap wajah mungil Arliyana yang sedang tersenyum canggung ke arahnya.


"Hai.. sejujurnya, Tuan Lishian yang berinisiatif untuk mengajak aku ke kamar kamu, maaf ya sudah mengganggu waktu kerja kamu.."


"Bukankah semalam kalian berdua sudah bertunangan? bagaimana bisa Arliyana masih memanggil kamu dengan sebutan Tuan? jangan bilang padaku kalau kamu masih mengingat hutang satu milyar itu ya!" ucapnya pada Lishian dan Arliyana.


"Arkh! gadis ini memang masih terlalu canggung untuk memanggil aku dengan nama Lishian di depan orang lain, asal kamu tahu saja, meskipun begitu, tapi saat di ranjang, dia bahkan terus saja mengoceh namaku.."


"Lishian!!!" Muka yang langsung merah padam dalam waktu beberapa detik.


Tersipu malu!!


"Aku bercanda, duduklah! kau harus mendengar sesuatu dari Zixin!"


Terduduk di kursi goyang sebelah Lishian.


"Mendengar dariku soal apa?" bingung.


Lishian menatap mata Zixin dan memberi dia isyarat.


"A? yang itu? apa kamu sudah yakin Lishian?" wajah tidak begitu meyakinkan.


"Sudah! dia juga harus tahu kebenarannya.. katakan saja padanya soal apa yang kamu temukan!"


"Baiklah!" dia beralih ke sebuah tas yang sama seperti yang dia bawa di pesawat.

__ADS_1


Kriett!!


Membuka tas miliknya, dan mengeluarkan beberapa berkas dari dalam tas tersebut.


"Ini! baca saja sendiri, dan pastikan kalau kamu tidak akan salah lihat, atau salah membaca!" menyodorkan sebuah kertas pada Arliyana.


Arliyana menerima kertas tersebut, dan kemudian berusaha untuk membacanya.


"Laporan Rumah Sakit! Hasil tes DNA antara Nyonya Zhe Ruan, Tuan Dong Fi, dan Nona Arliyana?" Wajah yang sangat bingung, "apa maksudnya?"


"Aku sudah bilang, baca saja sendiri! dengan begitu, kamu tidak perlu bertanya padaku lagi.." Ucap Zixin pada Arliyana.


"Hasil Tes DNA antara Nyonya Zhe Ruan dan Nona Arliyana menunjukkan hasil positif atas hubungan darah antara ibu dan anak!"


Deg!


Kertas di tangan Arliyana langsung jatuh seketika di lantai, bersamaan dengan air matanya yang jatuh menetes.


Dan lagi, kertas yang berada di bawahnya pun sama! dalam kertas yang satunya lagi, menunjukkan kalau Arliyana positif memiliki hubungan darah dengan Tuan Dong Fi.


Dan itu artinya, dia lahir dari hasil hubungan perselingkuhan antara Tuan Dong Fi dan Nyonya Zhe Ruan!


"Tidak mungkin!"


"Tapi ayahku adalah Tuan Yuanda.. dan ibuku adalah Nyonya Selena.. Tidak mungkin kalau tiba-tiba saja aku menjadi anak kandung Tuan Dong Fi dan Nyonya Zhe Ruan.."


"Hh! Arliyana, dari hasil penelitian, Nyonya Selena, mendiang ibu kamu diselidiki tidak akan bisa hamil, beliau mandul dan sampai kematian dia pun, tidak pernah melahirkan seorang anak. Dan kamu, kamu adalah anak hasil hubungan gelap Tuan Dong Fi dan Nyonya Zhe Ruan yang kemudian akhirnya di buang oleh wanita itu di sebuah hutan!"


Zixin bangun dari kursinya.


"Malam itu, Zhe Ruan pulang dari Amerika setelah menyelesaikan bisnisnya dengan Tuan Dong Fi. Tapi dia pulang dalam keadaan hamil besar. Dia tidak bisa mengakui pada Yu Huo kalau dia sedang mengandung anak orang lain kala itu. Mengingat, sudah begitu lama sejak dia tidak bersama dalam satu rumah dengan Yu Huo."


Zixin menutup laptopnya, dan kembali menjelaskan detail permasalahan antara para orang tua pada zaman itu.


"Huhh! Tuan Yuanda, yang tidak sengaja melihat mobil Nyonya Zhe Ruan yang sekian lama tidak pernah dia temui, setelah beberapa tahun usai kematian Tuan Li Shanshan. Tuan Yuanda memutuskan untuk mengikuti kemana arah mobil itu pergi, dan membuntuti mobil Zhe Ruan menuju ke pedalaman hutan!"


Tak!


Meletakkan bolpoin yang sejak tadi di pegang oleh Zixin.


"Dan dia menemukan kamu yang sudah di buang dengan sengaja oleh Nyonya Zhe Ruan, setelah berhasil melahirkan kamu di dalam mobil, hanya dengan sopir setianya, dan dua orang pelayan."

__ADS_1


"Tidak! Tidak mungkin! aku masih tidak percaya semua yang di ucapkan oleh kamu Zixin!" makin sini, tangisannya makin berubah menjadi perasaan yang tidak dapat di mengerti.


"Kalau kamu tidak percaya, lihat saja tangkapan kamera cctv di area jalan yang sempat di lalui oleh Nyonya Zhe Ruan!"


Zixin meletakkan sebuah tangkapan cctv yang dia dapat dari seseorang.


Di sana terlihat dengan jelas saat mobil Nyonya Zhe Ruan terlihat berada di jalanan yang menuju arah hutan di kota S. Sementara, terlihat pula mobil Tuan Yuanda yang kemudian menyusul beberapa meter di belakang mobil tersebut.


Dan Zixin juga punya bukti tentang foto yang disinyalir adalah Arliyana dengan Yuanda sedang berada di depan rumah besar yang saat ini tengah di tempati oleh Yu Huo.


Dan akhirnya, misteri tentang foto Arliyana di depan rumah itu!


Mulai terungkap!


Rupanya, saat itu Yuanda ingin mengembalikan Arliyana pada ibu kandungnya, atas perintah dari Selena. Hanya saja, rencana itu di urungkan oleh Yuanda, dan dia hanya memilih untuk mengambil potret Arliyana di depan rumah itu, berharap suatu hari nanti, gadis itu tahu kebenaran siapa sebenarnya sosok ibu yang telah melahirkan dirinya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Cklek!


Lishian membukakan pintu kamar untuk Arliyana, dan kemudian dari situlah akhirnya dua orang itu masuk ke dalam kamar.


Blam!


Pintu kembali di tutup.


Wajah Liyana shock karena masih tercengang atas semua fakta tentang dirinya dan Zhe Ruan yang baru saja terkuak. Dia terlihat begitu terkejut.


Bagaimana mungkin dia tidak terkejut, sedangkan, dia bahkan tidak pernah mengetahui hal ini sebelumnya. Dan naasnya lagi, rupanya dia terlahir dari hubungan gelap amtara dua orang itu!


Menyedihkan!


Hidup yang sangat menyedihkan!


Hiks hiks hiks...


Perlahan gadis itu mulai menangis, seakan tidak terima atas status barunya dengan sosok ibu yang tidak pernah dia impikan dan dia dambakan.


Lalu, bagaimana Arliyana akan menghadapi semua tentang Zhe Ruan kelak?


Apa dia akan mendukung calon suaminya Lishian dalam perencanaan untuk membalas dendam pada Zhe Ruan?

__ADS_1


Ataukah dia akan berada dalam pertahanan untuk membela sang ibu kandung dari serangan Lishian?


♥️♥️♥️♥️♥️♥️


__ADS_2