Arliyana, Gadis Satu Milyar

Arliyana, Gadis Satu Milyar
#Di Kepung


__ADS_3

Zhe Ruan kembali mengenakan pakaian miliknya, setelah Dong Fi keluar dari rumah itu beberapa saat yang lalu.


Wajahnya menjadi begitu ketakutan sejak Dong Fi berkata padanya soal anak yang telah dia buang di malam dua puluh satu tahun yang lalu..


Dan kejadian itu..


Mendadak kembali memenuhi otaknya!


"Tidak! aku tidak mau seorang anak! cukup Yu Shen saja untukku! tidak ada lagi anak atau seorang putri! tidak perlu!"


Sekarang tubuhnya kembali ambruk di tempat tidur, dan tanpa sadar kedua netranya menitihkan air mata.


Seolah semua kesalahan dia pada Li Shanshan, dan beberapa korban lainnya, tidak cukup untuk menandingi kesedihan dan rasa bersalah pada putri yang dia buang di malam itu.


Andai dia tahu kalau putrinya adalah seorang gadis yang ingin sekali dia bunuh, apa mungkin dia akan berubah pikiran?


...****************...


Syuurrr


Syuuuuurr!!


Memejamkan mata!


Tak terasa air matanya menetes, dan mengalir bersamaan dengan deras air yang keluar dari shower dalam kamar mandinya!


Hiks hiks hiks!!


Tangisnya pecah! bagaimanapun tangguhnya seorang pria, namun saat harus di hadapkan oleh kematian ayah atau ibunya, mana bisa menahan kesedihan?


Dia ambruk dan masih terus bertahan di bawah guyuran shower air hangat.


Hiks hiks hiks..


Dan hanya suara tangisan kecil Goyuan terdengar bersahutan dengan suara derasnya air saja yang berhasil membuat pagi itu terasa begitu sendu.


Beberapa saat kemudian..


Goyuan mengenakan handuk di pinggangnya, dan mulai keluar dari kamar mandi. Dua matanya terlihat sembab dan menunjukkan bengkak di mata yang begitu besar.


Drrrttt drrrttt


"Um?" melirik ke arah ponsel.


Lalu mengambil ponselnya.


"Lishian! huhh!"


Mengangkat panggilan!


Bip!


"Hallo!"


'Anak nakal! kamu boleh pergi, tapi kenapa tidak pernah menghubungi kami semua? dasar bandel! kapan kamu akan segera pulang!!'


Ini suara Arliyana..


Sungguh memekakkan telinga!


"O! kenapa kamu? di mana kakak?"


"Di mana kakak sepupu kamu maksudnya!? tentu saja dia sedang mengkhawatirkan kamu! Untung saja dia mengirim dua orang untukmu, jika tidak, aku yakin kami semua tidak akan tahu kalau Tuan Go Shenian telah tewas!"


"A? jadi kalian semua sudah tahu?"


"Memangnya kenapa kalau kami tahu? Goyuan! kamu boleh berkabung, tapi ingat juga banyak yang tengah merindukan kamu di sini! jangan terlalu lama di tempat mendiang ayah kamu, itu hanya akan membuat kamu semakin sedih!"


Anak di ponsel ini sungguh bicara sangat banyak.

__ADS_1


Tahu tidak! Lishian hanya asik saja menyeruput kopi dalam cangkir di tangannya. Dia bahkan sangat menikmati waktu luang ini!


"Cepat pulang dan kembali tertawa bersama kami, aku rindu dengan adik sepupu Lishian ini!"


"Huh!" membuang nafas dengan kasar.


"Mungkin akan butuh beberapa hari untuk berkabung di tempat ayahku, masih banyak tamu yang berdatangan di sini, aku tidak bisa pergi dari rumah ini selama satu bulan!"


"Satu bulan katamu? huh! sepertinya kamu juga sudah melupakan keluarga seperti kami!"


"Kalau sudah selesai bicara, berikan ponselnya pada Lishian! aku mau bicara sebentar!"


"A? tidak sopan sekali! aku sedang bicara tapi kamu sungguh tidak menghargai aku! Lishian! dia ingin bicara denganmu!"


"Hahh! anak ini.."


"Halo? apa ada yang aneh?"


"Aku percaya kamu sudah tahu! apa mau bantu aku menyelidiki semuanya?"


"Dia di racuni! racun sianida di kopi miliknya, yang di hidangkan oleh seorang pelayan pada pukul 16.34."


"A? bagaimana kamu bisa tahu?" terkejut!


"Kau lupa kalau aku telah mengirimkan beberapa orang untuk membantu kamu di sana!"


"....."


"Dia tewas sekitar pukul 16.45, selisih dengan waktu di temukan oleh beberapa penjaga! pelayan itu, sudah bisa di pastikan adalah orang dalam dari Zhe Ruan, bukan Dong Fi! kau bisa mencari tahu soal dia! dia tidak bisa kabur dari kota itu, semua akses dia sudah di tutup oleh orang kita!"


"A?" masih tidak menyangka.


"Jangan bengong, selesaikan masalah kamu di sana, dan segera kembali ke pulau!"


Bip!


"Bukan! aku hanya tidak menyangka kalau kamu begitu perhatian dengan masalahku.." mendadak merasa sangat berarti.


Tatapannya kini berubah sedingin es. Seorang pembunuh ahli dan berpengalaman tentu saja akan tertarik dengan pelayan wanita yang menuangkan sianida ke dalam kopi bukan?


Lihat saja! bukan hanya penipu amatir itu yang akan tewas!


Tapi otak di balik semua ini, pasti akan segera musnah!


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Lishian, jadi maksud kamu Tuan Go Shenian tewas karena racun di dalam kopinya?" tanya Ellon pada sang sahabat.


"Huhh! kau beruntung ayah kamu masih berada di sini bersama kita!" menatap mata Ellon.


Puk!


Puk!


Menepuk pundak Ellon.


"Di antara kita semua, hanya kamu saja yang masih memiliki ayah yang baik! jaga Tuan Shi Jun! dia sudah seperti ayahku, aku harap kamu tidak menempatkan dia dalam bahaya!"


Lalu pergi meninggalkan ruang tengah itu!


"Lishian! aku mau naik kapal lagi! temani aku, ya!!" memohon dengan sangat!


"Kau bahkan baru turun beberapa menit yang lalu, apa ibu hamil tidak merasa mabuk saat di dalam kapal?"


"Tidak! sama sekali tidak! aku ingin melihat rumah kamu yang di tempati oleh Lalisa itu, ingin sekali menunjukkan kehebatan ku dalam menaklukkan pria seperti kamu.." tersenyum mempesona.


"Hehh! menaklukkan pria seperti aku? bukankah hal itu tidak terlalu sulit?" memeluk pinggang.


Ayolah!

__ADS_1


Adikku, aku bahkan tidak melakukan hal di luar kendaliku, tapi mengapa kamu masih saja bergerak tidak terkendali meskipun aku hanya berusaha memeluk calon istriku ini?


"Kenapa sekarang diam?" gadis itu melihat wajah Lishian yang teramat merah.


"Tidak apa-apa, jangan memakai pakaian yang terlalu terbuka, aku sungguh tidak bisa menahan senjataku untuk masuk ke dalam sarangnya.."


"Maaf sayang, aku juga harus berpakaian seperti ini saat berada di dekat pantai.." manis sekali, "kalau begitu, bagaimana kalau.."


Cup!?


"Ugh..."


Ciuman itu terasa semakin menyengat, dan terasa mengambrukkan seluruh pertahanan Lishian selama beberapa hari terakhir.


"Kau begitu antusias, jangan sampai membuat aku terpaksa menerobos dan bertamu pada anakku ya?!" semakin tidak tahan.


Namun...


Blam!!!


Duarrr!!


"Awas!!!! ada serangan!!" teriak salah seorang!


"Lishian? ada apa?" bertanya pada seorang pria di dalam pelukannya.


"Masuk ke dalam kamar! ini situasi darurat!"


Membawa masuk Arliyana ke dalam rumah dan mengumpulkan pasukan secara tiba-tiba.


Blam!


"Aaaaa?!!!" semua yang ada di dalam terkejut.


"Apa yang terjadi di luar sana?" tanya Zixin.


"Keamanan pulau berhasil di terobos oleh mereka! segera melakukan pergerakan mendesak!"


Beberpaa pria di dalam sana terlihat mengangguk dan mengerti apa yang harus di lakukan!


"Nyonya, kami berhasil menembus pulau! tapi jumlah mereka rupanya sangat banyak!"


"Aku tidak peduli! segera bawa pulang semua dokumen pentingnya!"


Tapi sayang! dokumen itu bahkan belum tiba di pulau tersebut!


Lishian tahu hal ini mungkin saja akan terjadi!


"Shuimo, jaga dan lindungi Arliyana dan Tuan Shi Jun!"


"Bagaimana dengan Mira?"


Blam!


Suara ledakan bom kembali terdengar.


"Aku akan tetap bersama Ellon! tidak peduli hal berbahaya seperti apa yang akan kami hadapi, kami akan tetap bersama!"


"Tidak! tinggallah di sini! ini antara laki-laki saja." Pinta Ellon pada Mira!


"Tapi.." wajah cemas!


"Kau tahu suami kamu ini adalah pria yang hebat bukan?"


Lishian mengambil beberapa peralatan tersembunyi miliknya.


Sebuah ruangan persenjataan lengkap yang dia miliki! bahkan semua orang tidak pernah ada yang tahu tempat itu!


"Pilih mana saja yang kamu suka?" ucapnya pada tiga kawannya!

__ADS_1


Tiga orang itu tersenyum, dan bersiap memulai aksinya!


🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥


__ADS_2