
"Halo semuanya..." Arliyana menyapa semua orang yang sudah terduduk di meja makan besar.
Tidak di sangka, ternyata kalau sedang kumpul semua, bisa seramai ini.
"Ini dia, tuan rumah kita sudah tiba!" ucap Shuimo menyambut kedatangan Lishian dan Arliyana.
Meskipun perasaan Arliyana saat itu sedikit kacau, tapi dia memilih untuk menyembunyikan semua kesedihan hatinya di depan orang-orang ini.
"Duduk, sini, kita makan bersama.." ucap Tuan Shi pada mereka berdua.
Arliyana langsung duduk di tempatnya yang tidak jauh dari kursi Lishian.
Sementara, Lishian malah asik memperhatikan wajah Goyuan yang terlihat cemas.
"Kau tidak duduk Goyuan?"
Yang di panggil terlihat terkejut.
"A? Ya! aku akan duduk!" terpaksa mematikan ponsel dan duduk di dekat Lishian juga.
Semua orang terlihat makan dengan nikmat.
Pulau milik Lishian ini memang terkenal aman dari segala kejahatan.
Di lengkapi dengan perketatan khusus, dan jaringan yang tidak mudah di retas oleh siapapun, Lishian sengaja membangun tempat ini untuk pelatihan anggota tim khusus miliknya dan Goyuan, sekaligus tempat untuk menenangkan diri dan bersembunyi dari kawalan musuh.
Begitulah isi dari tempat aman milik Lishian ini.
"Um? kepiting raja Alaska?" Arliyana bingung, "katanya kita harus memasaknya dulu? kenapa sekarang yang aku lihat, rupanya sudah matang?" tanya Arliyana pada Lishian dengan penuh tanda tanya.
"Mana mungkin aku membiarkan ibu hamil untuk memasak? Lagi pula, masakan Zixin dan Goyuan lumayan enak kan?"
"Lihatlah! kau sedang mencoba memanasi kami yang masih jomblo! lihat saja, aku akan mengenalkan kekasihku kelak kalau aku sudah mendapatkan gadis cantik sepertimu!" ucap Shuimo percaya diri.
"Kalau begitu, kita bertiga harus bertarung! Siapa yang duluan mengencani dan meminang gadis, akan mendapat dua ratus juta!" ucap Zixin yakin, "masing-masing harus memberikan seratus juta!"
"Eh! apa Lishian tidak ikut? Dia kan belum melamar siapapun!" ucap Shuimo tanpa sadar.
Uhuk!! Uhukk! Uhukk!
Mendadak Arliyana tersedak!
Lishian menekan Shuimo dengan tatapan membunuhnya.
"Hehe... maaf, aku tidak..." berhenti sejenak, "aku salah.. ya! aku sudah salah.."
"Kau tidak apa-apa?" ucap Lishian begitu cemas.
"Tidak!" menepis tangan Lishian. "Tidak apa-apa, aku baik-baik saja.."
Mira menatap wajah Arliyana yang aneh.
Aku tahu hubungan kalian berdua begitu rumit, tapi kamu masih saja menyembunyikan semuanya dariku..
"Oh iya! Hari ini, ada yang ingin di katakan oleh Lishian di depan kita semua.." ucap Zixin mencoba mengalihkan suasana kecanggungan antara mereka semua.
Apa yang akan di katakan Lishian kali ini? Apa dia akan membuat ulah lagi?
Benak Arliyana berkata-kata.
"Baiklah! karena Zixin sudah membuka dan mulai membual, mungkin alangkah baiknya, kalau saya yang bicara sendiri.." Ucap Lishian begitu yakin.
Kreat!!
Dia bangun dari kursinya, dan mulai menarik nafas sedalam mungkin.
Huhh!
__ADS_1
Ini adalah waktu yang sangat tepat bagimu Lishian!
Berjongkok di depan Arliyana!!
"A?" Gadis di depannya terkejut setengah mati. "Tuan?! Apa yang anda lakukan?" wajah mulai memerah.
"Aku tidak tahu apa kau juga menyukai aku atau tidak, tapi yang jelas, aku sudah begitu lama menyimpan perasaan cinta padamu! Aku.. kamu.." Gugup.
Lishian beralih mengambil sebuah benda dari dalam sakunya, dan...
"Arliyana... Maukah kamu menikah dan berjanji untuk hidup bersama selamanya denganku?"
"A?" menutup mulut dengan kedua tangan.
Tidak mungkin! Apa pria ini baru saja melamarku? Apa aku tidak sedang bermimpi??
Benak Arliyana terus saja bertanya-tanya.
Sementara, beberapa orang yang ada di meja tersebut, terlihat menatap kedua insan itu dengan penuh kebahagiaan.
Termasuk Mira. Meskipun dia begitu shock dengan lamaran mendadak dari Lishian ini, tapi, sejujurnya, dia begitu senang. Akhirnya pria ini benar-benar mencintai sahabatnya, Arliyana.
"Tuan!"
"Cukup jawab ya! atau tidak!" penekanan yang cukup serius..
"Kenapa diam? ayo cepat di jawab! jangan buat kami semua menunggu jawaban kamu!" Ucap Shuimo mengganggu momen mereka.
Arliyana menarik nafasnya panjang, dan mengeluarkannya kembali.
Kali ini, dia harus benar-benar memutuskan akan hidup dengan Lishian selamanya, atau akan pergi saat itu juga!
Dan jawaban darinya adalah...
"Ya! Aku mau..."
Prok Prok Prok!!
Tidak di sangka, rupanya Lishian pun menyimpan perasaan pada Arliyana, sang gadis miskin yang awalnya dia bayar untuk menemaninya selama satu tahun.
Yah!
Jodoh siapa yang tahu?
Lishian memasangkan cincin di jari manis Arliyana, lalu memeluk gadis itu dan mengecupnya singkat.
"Terima kasih telah menerima pria tua seperti aku.." tersenyum penuh makna.
"Ya! Kau adalah pria tua milikku, dan selamanya akan seperti itu.." air mata haru menetes.
Tring!
Namun sebuah pesan masuk di ponsel Goyuan mengalihkan perhatian Goyuan pada situasi membahagiakan malam itu.
Melihat!
'Tuan! Tuan Go Shenian..'
"A?" Terkejut bercampur dengan rasa cemas.
Kriett!!
Semua orang beralih pada Goyuan yang bertingkah laku aneh!
"Ada apa Goyuan?" tanya Ellon pada pria itu!
"Lanjutkan saja acara makan kalian, aku... masih ada urusan!"
__ADS_1
Ucap Goyuan secara singkat, tidak mau mengganggu acara bahagia Lishian malam ini.
Dia langsung bergegas pergi meninggalkan mereka semua yang masih terduduk di meja makan, sambil menikmati suguhan mewah di meja.
Tak tak tak tak tak!
"Antarkan aku menuju bandara luar pulau!" Ucapnya pada seseorang yang sedang berada di pesisir pantai.
Dia menaiki kapal kecil untuk tiba di bandara yang letaknya berada di pulau seberang!
"Ayah! Jangan terjadi apapun padamu! Aku mohon!"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
'Anak itu! ada sesuatu yang terjadi padanya!'
Kriett!
Lishian beranjak dari kursinya, dan memohon izin untuk keluar sebentar dari ruangan itu.
"Permisi! kalian makan saja dulu, aku akan pergi keluar sebentar!"
"A?" Arliyana terlihat penuh tanda tanya. "Kau mau kemana?"
"Kamu makan saja dulu, ya.. makan yang banyak, ini kepiting yang kamu mau kan? nikmatilah! aku akan kembali lima belas menit lagi!" tersenyum dan mengusap kepala Arliyana.
Mesra sekali!
"Baik, jangan terlalu lama, kau belum makan apapun sejak tadi siang!"
"Iya! baiklah.."
Cup!
Dan akhirnya pergi juga dari hadapan mereka semua.
Ada apa dengan pria itu!? aku kira dia tidak serius mau meninggalkan aku setelah acara lamaran kami! tapi aku seharusnya tahu dia orang yang sangat sibuk!
Tak! tak! tak!
"Kemana anak itu pergi?" tanya Lishian pada seseorang yang berjaga di luar!
"Tuan Goyuan meminta untuk di antarkan ke bandara!"
"Bandara!"
Apa mungkin... Tuan Go Shenian dalam bahaya!
Terbelalak!
"Kirim seseorang untuk mengikuti Goyuan! Aku khawatir ayahnya mendapat masalah di luar kota!"
"Baik!" Segera melaksanakan tugas.
Huhh! Semoga Tuan Go Shenian tidak apa-apa. Tidak menyangka juga kalau Zhe Ruan akan bertindak sampai ke luar kota begitu.
Tring!
Sebuah pesan masuk di ponsel Lishian!
'Tuan! Saya sudah menemukan semua dokumen ahli waris dari mendiang Tuan Li Shanshan!'
"A?" Terkejut!
"Tapi semua yang ada di sini, sudah di manipulasi oleh Yu Huo! Tapi saya akan segera mengurus semuanya! Nyonya Zhe Ruan juga sudah tahu kecurangan Yu Huo!'
Lishian mengetik sesuatu di sana.
__ADS_1
'Segera lakukan! jangan membuang banyak waktu!'
♥️♥️♥️♥️♥️♥️