
Setelah kejadian kemarin dimana nando yang dipukuli mama rinta dan bunda awan yang terus meminta maaf pada aza dengan kalakuan nando, sekarang di rumah nando akan di laksanakan proses pernikahan antara nando dan aza, dengan kekuasaan yang di miliki mama rinta dan bunda awan dengan cepat mereka menyiapkan pernikahan sederhana dalam satu hari di mana hanya kerabat dan teman dekat yang di undang. Aza yang masih tidak percaya bahwa hari ini akan menikah dengan nando hanya bisa terdiam, aza masih bingun kenapa nando harus menikah dengan aza, dan aza juga tidak bisa menolak permintaan mama rinta dan bunda awan untuk menikah dengan nando.
Aza sekarang ada di salah satu kamar di rumah nando yang di jadikan tempat rias pengantin wanita, untuk aza sendiri hanya mengundang sandra dan eva selebihnya tidak ada yang aza undang karena pernikahan yang serba mendadak bahkan ayah nando yang masih berada di luar negeri baru sampai tadi pagi setelah di telfon sang istri untuk pulang karena anaknya akan menikah. sandra dan eva baru sampai dan menemui aza di kamar rias, “kamu cantik sekali za” kata sandra yang baru melihat aza dengan gaun pengantin yang di pesan secara mendadak oleh mama rinta, tapi karena badan aza sangat proposonal di tambah wajah aza yang cantik gaun sederhana melekat pasa di tubuh aza, “makasih kak sudah mau datang ke pernikahan aza” kata aza yang melihat sandra dan eva baru datang, “ya lah za meskipun kami kaget kamu menikah dengan pak nando tapi kamu sudah kami anggap adik sendiri jadi kami harus datang” kata eva, “makasih kak, aza benar- benar beruntung ada kak sandra dan kak eva” kata aza pada keduanya.
“tapi kakak masih penasaran za, kok bisa kamu menikah dengan pak nando padahal kamu sama pak nando seperti tom and jerry tidak pernah akur ” kata sandra heran, karena sandra tahu aza sangat membenci bosnya yang satu itu terutama sifat dinginnya.
“ceritanya panjang kak, lain kali saja aza cerita” kata aza pada sandra, aza masih bingung mau cerita dari mana karena permasalahan cukup rumit. “baiklah kami akan menunggu, tapi ini yang datang sedikit sekali za, memang pak nando tidak sanggup menyewa gedung gitu” tanya eva pada aza, nando seorang pemilik varmond compony tapi kenapa pernikahannya sangat sederhana, “mampu kak tapi ini semua serba dadakan bahwan baju penganti ini baru sampai pagi tadi jadi tidak perlu pesta yang meriah dan mungkin nanti untuk sementara akan kami sembunyikan perihal pernikahan kami dulu” kata aza menjelaskan kenapa tidak ada pesta yang besar, ya setelah nando selesai nando di pukuli mama rinta dan mereka berdua pamit pulang untuk mempersipakan pernikahan ini aza dan nando sepakat untuk menyembunyikan pernikahan mereka dulu.
Flashback On
Mama rinta dan bunda awam sudah pulang mereka akan mempersiapkan pernikahan nando dan aza besok, entah apa yang mereka lakukan tapi nando tahu pasti besok benar- benar akan menikah dengan aza, nando menyusul aza yang berada pada kamar baby elo untuk membahas apa yang akan terjadi besok, “za kita perlu bicara” kata nando pada aza, “baik nan, tapi bagaimana dengan baby elo?” tanya aza, kalau nando ingin bicara pasti akan berbicara di ruang kerjanya, “kita bicara di sini saja, kamu tahu kesalahan hari ini” tanya nando pada aza, nando tahu aza wanita yang polos dan aza kurang paham dengan perkataan mama rinta tadi, “saya tidak tahu nan, tapi kalau saya salah tolong kasih tahu saya” kata aza yang memang dia tidak tahu apa kesalahannya, “kesalahamu adalah kenapa kamu mengatakan bahwa saya memaksa kamu untuk melayani saya” kata nando pada aza, “memang kamu memaksa saya untuk melayani kamu kan, kamu memaksa saya jadi sekretaris kamu dan kamu juga memaksa saya untuk membuat makan siang untuk kamu padahal saya tidak mau” kata aza pada nando.
Nando hanya bisa meremas kepala frustasi memang benar aza salah menafsirkan perkataan mama rinta, “itu beda za, yang di maksud mama melayaniku artinya aku memaksamu untuk berhubungan suami istri bukan memasak dan menjadi sekretarisku” kata nando frustasi
__ADS_1
“ow aku fikir melayani dengan memasak dan menjadi sekretarismu, tunggu dulu jadi maksdumu mama rinta salah paham kalau kita sudah melakukan itu” tanya aza kaget
“iya, dan sekarang mama rinta dan bunda awan mempersiapkan pernikahan untuk kita berdua paham kamu”
“APA!!!! menikah dengan kamu” teriak aza kaget sampai baby elo juga ikut kaget dengan suara teriakan aza yang sangat keras
“bisa tidak kamu tidak berteriak sakit kupingku” nando protes dengan teriakan aza yang sangat keras
“bagaimana aku tidak terkejut aku pikir mama rinta dan bunda awan hanya bercanda tapi ternyata mereka sungguh- sungguh, bagaimana ini nan” kata aza cemas dia sangat cemas apabila aza akan menikah beneran dengan nando.
“mau bagaimana lagi, kalau kamu sekarang berbicara dengan mama rinta dan bunda awan pun percuma mereka tidak akan mendengar bahkan mungkin mereka akan menganggapku mengancam kamu” kata nando dengan wajah yang sangat frustasi, dia benar- benar di buat pusing dengan mamanya dan ibu mertuanya.
“kamu fikir aku juga siap menikah denganmu aku juga belum siap” kata nando yang kebaratan dengan pernikahannya
“tidak hanya itu nan, kalau nanti pegawai kantor sampai tahu aku menikah denganmu bisa- bisa jadi bahan gosip dan aku tidak mau itu terjadi” aza sangat mengkhawatirkan dengan gosip yang akan beredar apabila karyawan lain tahu kalau aza menikah dengan nando yang notabenenya bos mereka, pasti mereka akan menuduh aza merayu nando.
“aku juga tidak mau jadi bahan gosip dan juga kita juga tidak bisa menentang mama dan bunda mereka berdua sangat sulit untuk di kalahkan”
__ADS_1
“lha terus bagaimana jadi beneran aku menikah dengan kamu nan” kata aza dengan sedih, aza bercita- cita akan menikah dengan orang yang dia cintai dan hidup bahagia tapi sekarang harus menikah dengan nando yang aza tidak suka dengan sifat dinginya
“terpaksa, besok kita menikah mau bagaimana lagi sudah terlanjur” kata nando final, nando juga tidak tahu harus apa. aza dan nando diam memikirnya besok yang akan terjadi akan masa depan mereka.
“baiklah nan, aku akan menikah denganmu tapi aku ingin pernikahan kita hanya di ketahui oleh orang terdekat saja, aku ingin pernikahan kita di sembunyikan dari publik” kata aza terpaksa menyetuji pernikahan dengan nando,
“baik aku setuju, pernikahan kita akan kita sembunyikan dan untuk ke depannya kita jalanin dulu kalau benar kita tidak cocok kita bisa cerai” kata nando pada aza, “setuju nan” kata aza sambil menjabat tangan nando tanda setuju.
Flashback Off
“jadi pernikahan kalian di sembunyikan dari publik dan hanya orang -orang terdekat yang tahu termasuk kami za” tanya sandra pada aza setelah menceritakan perjanjianya dengan nando.
“iya kak, aza masih bingung dengan ini semua dan aza masih belum siap jadi aza membuat kesepatan dengan nando untuk menyembunyikan pernikahan kami” kata aza pada sandra dan eva
“tapi za maksud bercerai itu apa kakak masih tidak paham?” tanya eva pada aza soal dalam perjanjian tadi kalau masih tidak cocok akan bercerai
“untuk masalah itu kalau aza dan pak nando punya orang yang disukai masing-masing makan kami akan bercerai dan mulai hidup masing-masing” jelas aza pasa eva
__ADS_1
“mungkin sekarang kamu mudah mengatakan cerai dan kamu belum punya perasaan dengan pak nando tapi kita tidak tahu takdir bisa saja kalian membangun rumah tangga yang harmonis, jadi kakak mohon kamu jalani ini dulu dan pikirkan baik- baik perkataan kakak” kata eva menasehati aza soal perceraian
“entah lah kak untuk sekarang aza jalani dulu, kalau takdir berkata lain maka aza hanya akan menjalaninya” kata pasrah kalau memang pasangannya nando maka pertahankan rumah tangga mereka kalau bukan berikan orang yang terbaik.