
Ruang nando....
nando masih sibuk dengan pekerjaannya dia masih memeriksa semua berkas-berkas penting.
drt drt drt
suara ponsel menghentikan nando, dia mengambil ponselnya dan tertera mama rinta sedang memanggil.
"hella ma, ada apa?" tanya nando, dia tahu pasti mama rinta akan meminta sesuatu pada nando.
"hei anak nakal, kenapa kamu menjawab seperti itu seharusnya kamu nanya keadaan mama, memang kamu anak nakal susah diatur" ucap mama rinta.
nando hanya memutar matanya malas, dia sudah terbiasa dengan mama rinta yang suka menjelekkan dirinya.
"iya iya ma, bagaimana kabar mama apa baik? kenapa telfon nando?" balas nando sesuai keinginan mama rinta.
"nah gitu baru anak baik, mama sehat nando, mama cuman mau bilang mama pinjam istrimu hari ini mama mau ajak dia jalan-jalan untuk menghabiskan uangmu hahahahaha" ucap mama rinta sambil tertawa.
nando hanya bisa meringis mendengarkan mama rinta, dia tahu pasti mama rinta akan belanja banyak.
"terserah mama, toh aku tidak akan langsung bangkrut uangku masih banyak ma, kenapa mama tiba-tiba mengajak aza?" tanya nando
"kenapa tidak boleh, ingat aza itu juga menanti mama jadi mama berhak atas aza juga, mama hanya mau mengajak aza refreshing dia pasti stress gara-gara tingkah lakumu nan, jadi mama mau aza refreshing sejanak, jadi boleh ya mama ajak aza jalan-jalan kalau tidak boleh mama pecat kamu jadi anak mama" ucap mama rinta dengan ancaman.
nando hanya bisa menghela nafas panjang mamanya pasti akan mengancam nando kalau meminta sesuatu.
"memang akan berangkat kapan?" ucap nando
"ya sekarang lah masah tahun depan" balas mama rinta dengan sewot.
"bukan gitu ma, tadi nando suruh aza untuk membawakan makan siang untuk nando jadi nanti perginya setelah makan siang saja ya ma" ucap nando
"tapi mama mau sekarang, kalau untuk makan siang kamu bisa makan di kantin kantor atau beli di luar bereskan, jangan manja kamu anak nakal" ucap mama rinta
"tapi ma, makanan di kantin dan di restoran itu beda dengan masakan aza, lebih enak masakan aza" ucap nando
"halah sebelum aza ada kamu sudah biasa makan kayak gitu, pokoknya mama mau ajak aza jalan-jalan sekarang, Bye" ucap mama rinta menutup telfonya secara sepihak
"hello ma, mama mama" nando menatap ponselnya dimana sambungan telfon di putus secara sepihak oleh mama rinta.
__ADS_1
Dengan cepat nando mencari nomer telpon aza dan mencoba menghubunginya.
"hello teddy" jawab aza dari sebrang telfon.
"hello za, apa tadi mama mengajak kamu jalan-jalan? tanya nando.
"iya, teddy mama tadi telfon aku dan dia akan kesini untuk mengajakku jalan-jalan bersama baby elo juga" jawab aza
"kapan mama akan sampai apa dia memberitahumu" tanya nando.
" kata mama dia akan sampai segera karena tadi mama rinta menyuruhku cepat-cepat ganti baju, apa tadi mama rinta sudah meminta ijin, kata mama rinta dia yang akan mengijinkan aku ke kamu" ucap aza
"mama tadi sudah telfon aku dia bilang mengajakmu jalan-jalan dengan baby juga sekalian makan siang, tapi kalau kamu pergi bagaimana kamu akan membawakan makan siang ke kantor" ucap nando sedih
"hampir saja lupa, pagi tadi kamu menyuruhku untuk membawakan makan siang untukmu, tapi aku sudag siap akan pergi dengan mama bagaimana dong" ucap aza
" aku tahu itu, dan mama pasti tidak akan mengijinkanmu untuk mengunjungiku meski sebatar" ucap nando memelas, siang ini pasti aza tidak bisa mengatarkan makan siang untuknya karena mama rinta.
"untuk hari ini makan siang dulu di kantin atau suruh andi atau OB membelikan makanan di luar, tidak apa-apakan" ucap aza.
"memang tidak apa-apa tapi makanan di luar tidak seenak masakan kamu bunny" ucap nando memelas
"janji, nanti malam buatkan aku makanan hanf banyak" ucap nando
"iya janji yang penting teddy jangan lembur pasti akan aku masakan makanan yang enak untukmu" ucap aza
"malam ini aku tidak akan lembur, aku akan pukang cepat" ucap nando dengan nada yang semangat.
"baiklah, aku tutup dulu ya teddy aku masih mempersiapkan barang bawaan untuk baby elo" ucap aza
"baiklah, kalau sudah selesai jalan-jalan dengan mama langsung pulang jangan kelayapan" ucap nando
"iya aku tahu aku tutup ya, Bye" ucap aza
"hati-hati bunny, aku mencintaimu" ucap nando menutup telfonya.
nando menghela nafas panjang, meskin siang ini aza tidak jadi datang tapi untuk makan malam ada akan memasakkan makanan yang spesial untuk dia,
"aku harus cepat menyelesaikan semua kalau tidak aku akan pulang terlambat lagi" nando melanjutkan pekerjaannya dengan cepat agar dia bisa pulang lebih awal.
__ADS_1
sedangkan aza yang masih dirumah dia memegang dadanya karena detak jantung sangat cepat setalah nando mengatakan mencintainya.
mungkin itu kata yang sederhana tapi efek untuk aza sangat drastis. aza mencoba menenangkan detak jantungnya dan kembali menyiapkan keperluan untuk baby elo, aza memasukkan semua ke dalam tas bayi lucu yang bertulis baby elo.
sedangkan baby elo masih asyik bwrmain sendiri di boks bayinya dia sangat anteng, mungkin dia tahu mamanya sedang mempersiapkan keperluan untuk jalan-jalan jadi baby elo tidak menangis sama sekali.
setelah aza selesai mengemas barang bawaanya dia menuju baby elo dan menggendongnya.
"ayo baby sama mama, nanti kalau oma mengajak kita jalan-jalan baby jangan rewel, kan ada mama di samping baby" ucap aza menasihati baby elo tidak lupa memberikan ciuman pada pipi tembem baby elo yang di tanggapi tawa baby elo.
tok tok tok
"masuk" ucap aza
"maaf nyonya mengganggu, tapi nyonya besar sudah menunggu di bawah" ucap bibi yang mengabari bahwa mama rinta sudah datang.
"ayo sayang oma sudah datang waktunya berangkat" ucap aza pada baby elo
aza menggendong baby elo tidak lupa membawa tas baby elo.
aza turun dari tangga dan melihat mama rinta duduk menunggu di ruang tamu.
"selamat datang ma" ucap aza
mama rinta menoleh dan melihat menantu dan cucunya turun dari tangga dengan senang mama rinta menghampiri mereka
"apa kabar menantu mama, mama kangen tahu" ucap mama rinta sambil memeluk aza.
"aza juga kangen ma, bagaimana kabar mama dan papa baikkan?" tanya aza
"mama sama papa baik-baik saja, kenapa cucu oma tambah embul gini pasti kamu di kasih makan yang banyak sama mama kamu ya, jadinya embul kayak gini" ucap mama rinta yang melihat baby elo sekarang bertambah gemuk dari sebelumnya.
"tidak ma, aza memberi makan sesuai takaran tapi memang baby elo tambah gemuk dan dia juga tambah pintar" ucap aza
"benarkah, cucu oma tambah pintar, ayo sama oma, oma kangen sama baby" ucap mama rinta mengambil baby elo dalam gendongannya.
"ayo ma duduk dulu" ucap aza mempersilahkan mertuanya untuk duduk.
"kamu memang menatj idaman za, oh ya bagaimana perkembangan hubunganmu dengan nando, kapan mama akan dapat cucu lagi" tanya mama rinta memangku baby elo
__ADS_1