
Girlin dan aza masih menikmati waktu mereka dengan memilih gaun untuk aza, “za, kamu coba yang ini, pasti akan cantik bila kamu yang memakainya” kata girlin menyerahkan sebuah gaun berwarna biru laut dengan model sabrina dengan rok mengembang selutut, “bagus tapi bahuku kelihatan dan aku tidak terlalu suka dengan pakaian yang menunjukkan bagian tubuhku” kata aza menolak gaun yang di berikan girllin, “iya aku tahu kamu tidak akan suka, tapi aku mohon za kamu sesekali memakainya hanya waktu pesta anniversary orang tuaku” kata girlin memohon pada aza untuk menerima gaun yang di pilihkan.
“baiklah, aku akan memakainya hanya untuk kamu dan orang tuamu untuk lain kali aku tidak akan menerima sama sekali” kata aza menerima gaun yang di pilih girlin tadi dan aza mencobanya di ruang ganti. Girlin melihat aza menyetujui gaun pilihanya menjadi tersenyum, dia akan membuat nando mencintai aza setengah mati dan tidak akan pernah melepas aza, menurut girlin aza pantas mendapat kebahagiaan dan nando orang yang cocok untuk membahagiakan aza. “girln lebih baik ganti yang lain, aku rasa aku tidak cocok memakainya” kata aza keluar dari ruang ganti, girlin melihat aza memakai gaun tersebut memang sangat cantik dan pas di tubuh aza tapi menurut girlin, gaun yang di berikan kurang menonjolkan tubuh aza yang proposional. “bagus za, tapi masih ada yang kurang, bentar aku cari dulu” kata girlin mulai mencari gaun lain untuk aza, sedangkan aza melihat baby elo yang ada di stroller, untung baby elo masih tidur jadi tidak akan merepotkan nanti. “coba ini za, pasti kamu akan seperti ratu” kata girlin menunjukkan gaun hitam panjang yang terdapat taburan kristal , “kamu gila girl, ini terlalu terbuka aku tidak mau” tolak aza.
“tidak za, ini sangat cocok untukmu, kamu akan terlihat seperti ratu” kata girlin sangat antusias kalau aza akan memakainya, “tidak, aku tidak mau memakai gaun itu” tolak aza sekali lagi, gaun hitam dengan model kemben dan memiliki belahan gaun yang panjang menunjukkan kaki aza yang putih dan jenjang. “ayolah za kamu janji untuk memakai gaun yang aku pilih untuk menghadiri pesta anniversary orang tuaku, aku mohon za sekali ini saja, please” kata girlin dengan menunjukkan puppy eyes pada aza agar aza mengabulkan permintaanya.
__ADS_1
Aza yang memang sudah berjanji untuk memakai gaun yang dipilih girlin tapi di sisi lain aza tidak ingin memakai gaun tersebut, aza melihat girlin memohon di tambah dengan puppy eyes yang ditunjukkan pada aza membuat aza tidak tega dengan enggan aza menerima gaun pilihan girlin, “aku akan memakainya tapi ini yang pertama dan terakhir” kata aza final, “ok sekarang kamu coba dulu, aku disini sambil menjaga baby elo” kata girlin duduk di salah satu sofa dekat baby elo. aza kembali ke ruang ganti di temani salah satu petugas butik tersebut untuk membantu aza mencoba gaunya.
Cukup lama aza mencoba gaunya girlin menunggu aza sambil melihat majalah yang di sediakan untuk mengusir rasa bosannya, sedangkan baby elo masih tertidur pulas di stroller, “bagaimana girl bagus” kata aza yang baru keluar dari ruang ganti, “kamu cantik sekali za, aku yakin semua pria akan terpana melihatmu” kata girlin setelah melihat aza memakai gaun yang di pilih tadi.
aza memang sangat cantik menggunakan gaun tersebut tapi aza juga risih karena bahunya terekspos di tambah belahan yang panjang, “apa tidak ada yang lain girl aku tidak nyaman memakainya” kata aza agar girlin memilih gaun yang lain, “tidak itu bagus, kamu harus memakai gaun itu waktu pesta” kata girlin yang tidak akan menggantinya.
Aza hanya bisa pasrah, dia sudah berjanji dengan girlin jadi aza harus menepatinya, “mbak tolong bungkus yang itu” kata girlin pada salah satu petugas di sana untuk membungkus yang dia pilih. Aza dan girlin melanjutkan untuk membeli barang lain mulai dari sepatu sampai aksesoris bahkan mainan untuk baby elo.
tidak lupa, ya sudah aku pergi dulu mobilku sudah datang” kata aza yang melihat mobil jemputan yang datang, “hati-hati di jalan kalau sudah sampai telfon aku” kata girlin yang melihat aza mulai naik ke mobilnya, “iya aku akan telfon kamu, aku duluan bye” kata aza melambaiakn tangan yang di tanggapi lambaian balasan dari girlin.
__ADS_1
Sesampai di rumah aza langsung masuk dan tidak lupa menyuruh sopirnya untuk membawakan semua barang yang di belinya untuk meletakkan di dalam, “kalian sudah pulang?” kata nando yang menunggu aza dan baby elo di ruang tamu, aza yang baru masuk dengan membawa baby elo di gendonganya melihat nando duduk di salah satu sofa di sana, “iya kamu baru pulang, kamu menunggu lama?” tanya aza yang baru datang langsung pergi menemui nando, “kamu belanja banyak tapi kenapa aku hanya memiliki satu notifikasi pembelian barang” tanya nando yang melihat aza membeli banyak barang tapi nando hanya menerima notifikasi penggunanan kartu kredit satu kali.
“iya temanku hari ini yang memberikan ini semua, jadi aku hanya membeli satu barang saja dan yang lain temanku yang bayar” jelas aza pada nando, “ow... za ada yang kamu lupa saat kamu pulang” kata nando, aza mencoba mengingat apa yang dia lupakan tapi tidak ada satupun yang dia ingat, “aku lupa apa nan, kayaknya aku tidak lupa apapun” kata aza, nando hanya menghembuskan nafas kesal memang harus di biasakan, “ini yang lupa” kata nando sambil memberikan ciuman di pipi aza, “aku sudah bilang ini menjadi rutinitas kita jadi kalau kamu ingin pergi dan kembali ke rumah harus memberikan aku sebuah kecupan” kata nando, pipi aza langsung memerah dia masih malu dengan perlakuan lembut nando, “i...iya.. aku gantikan baju baby dulu” kata aza pergi meninggalkan nando untuk mengganti baju baby elo, nando yang melihat aza pergi dengan pipi merah hanya tersenyum kecil.
Nando melihat semua barang yang di beli aza, “pindahkan ke kamar baby elo” perintah nando pada maid untuk memindahkan semua belanjan aza ke kamar baby elo, “baik tuan” kata para maid yang mulai memindahkan belanjaan aza ke kamar baby elo.
Nando mengambil ponsel dan mulai menghubungi pengawal di suruh untuk membuntuti aza tadi, “ kamu di mana? kerumah sekarang dan laporkan tugas yang aku berikan padamu” kata nando menutup telfonya.
__ADS_1
Mohon dukung author dengan cara like, rate, comen dan vote
Terimakasih