
Seperti yang andi katakan bahwa jadwal nando hari ini adalah bertemu dengan tuan wijaya di salah satu restoran X, dimana aza juga ikut dalam pertemuan tersebut mendampingi nando sebagai sekretarisnya.
Mereka sudah sampai di restoran yang di janjikan tinggal mencari tuan wijaya, “selamat datang, bisa saya bantu?” tanya pelayan di sana yang menyambut nando dengan aza, “reservasi atas tuan wijaya?” kata nando, “dengan tuan varmond?” tanya pelayan tersebut, sebagai salah satu restoran ternama mereka juga memberikan pelayanan dan keamanan bagi tamu mereka, nando hanya mengangguk kecil, “silahkan tuan dan nyonya tuan wijaya telah menunggu” kata pelayan tersebut menunjukkan meja yang di pesan tuan wijaya.
“permisi tuan wijaya tuan nando dan asistennya telah datang” kata pelayan tersebut memanggil tuan wijaya yang duduk menunggu nando, “selamat datang tuan nando, terimakasih telah mau mempertimbangkan kerja sama ini” kata tuan wijaya menjabat tangan nando, “terimakasih tuan, kerja sama yang kalian ajukan sudah cukup bagus jadi kami juga tertarik dengan kerja sama kali ini’ kata nando.
“tuan nando perkanalkan ini anak laki-laki saya, dia yang akan meneruskan bisnis saya dan sekaran dia juga yang bertanggung jawab dengan kerja sama ini” kata tuan wijaya memperkenalkan seoarang laki-laki yang di sampinya dan kelihatannya dia seumuran dengan nando.
“saya kevin wijaya, putra tuan wijaya yang akan bertanggung jawab dengan kerjasama ini, senang bisa bertemu dengan tuan nando” kata kevin memperkanal diri pada nando, “panggil saja nando, kelihatan kita seumuran dan senang juga berkenalan dengan anda” kata nando menjabat tangan kevin.
“oh ya... ini sekretatris saya sekaligus istri saya aza” kata nando memperkanalkan aza, “lama tidak jumpa aza, kamu tambah cantik” kata kevin pada aza, “lama tidak jumpa juga kak kevin” kata aza pada kevin, “kalian sudah saling kenal?” tanya nando yang melihat keakraban kevin dan aza,
“iya dia sahabat adik saya, dulu dia sering ke rumah untuk menginap, jadi kamu cukup dekat” kata kevin, “lama tidak jumpa aza, kenapa kamu jarang ke rumah?” tanya wijaya menyapa aza. “maaf ayah, maksud saya tuan wijaya, pekerjaan saya cukup banyak jadi jarang ke rumah di tambah girlin tidak ada jadi saya agak canggung” jawab aza.
“panggil ayah saja, kamu tidak perlu canggung za, kamu sudah aku anggap seperti anak sendiri jadi mainlah kerumah kami berdua kangen dengamu” kata wijaya dengan harapan aza kembali mengunjungi mereka.
__ADS_1
“baik ayah, saya akan berkunjung” kata aza, nando yang melihat keakarab aza dengan keluarga wijaya terutama kevin mulai merasa cemburu, dia tidak ingin aza terlalu dekat dengan orang lain, “ekhem” nando berdehem untuk menghentikan nostalgia aza dengan keluarga wijaya.
“maaf tuan nando, kami sudah lama tidak bertemu dengan aza jadi seperti ini pasti akan melupakan yang lain, maklum aza sudah saya anggap seperti anak sendiri, silahkan duduk tuan nando” kata tuan wijaya.
“terima kasih tuan wijaya” kata nando, “tidak perlu sungkan tuan nando” kata tuan wijaya, “anda bisa memanggil nama saya saja karena anda jauh lebih tua dari saya” kata nando
“baguslah kamu memang orang yang kompeten” kata tuan wijaya, “anda terlalu memuji taun saya masih banyak belajar terlebih lagi dari anda yang lebih senior dari saya” kata nando, “hahahaha nando kamu memang orang yang pintar bernegosiasi” kata tuan wijaya sambil tertawa.
Nando dan tuan wijaya saling memuji satu sama lain, sampai pelayan masuk membawa makanan yang telah tuan wijaya pesan, “sebelum membahas kerja sama kita lebih baik kita menyantap hidangan yang telah kami pesan” kata kevin mengajak mereka untuk menyantap hidangan yang telah tersaji di meja mereka.
“aza makan yang banyak, ini semua makanan kesukaanmu khusu kami pesan untuk kamu” kata tuan wijaya menyuruh aza untuk menambah porsi makannya, “terimakasih ayah, aza akan makan yang banyak sesuai keinginan ayah” kata aza, dia sangat senang bisa bertemu dengan tuan wijaya kembali karena aza juga sudah menganggap tuan wijaya sebagai ayahnya sendiri.
“kata girlin kamu sudah menikah dengan nando, kalau boleh aku tahu berapa lama kalian saling kenal?” tanya kevin, aza langsung tersedak dengan pertanyaan kevin girlin pasti memberitahu kevin meski tidak menceritakan semua.
“banyak yang anda tidak tahu tuan kevin, yang perlu anda tahu sekarang adalah aza istri saya” kata nando, “memang banyak yang tidak saya tahu, tapi apakah kalian saling mencintai, secara aza tidak pernah dekat dengan laki-laki lain selain saya” kata kevin.
Tangan nando terkepal dengan erat di marah dengan kevin yang seakan tahu semua tentang aza dari pada dia, “banyak yang kak kevin tidak tahu tentang aza, tapi benar yang dikatakan nando dia sekarang sudah menjadi suami aza jadi kakak tidak perlu bertanya berapa lama kami saling mengenal itu tidak penting, yang terpenting nando menjaga aza dengan baik” kata aza sambil memagang tangan nando yang mengepal tadi.
Nando yang merasakan tangan aza menjadi rileks dia melihat aza yang tersenyum, nando langsung mencium tangan aza dengan sayang menandakan bahwa aza adalah miliknya.
__ADS_1
“tentu itu yang terpenting, tidak perlu berapa lama kalian saling kenal yang terpenting memang nando selalu membahagiakan aza” kata tuan wijaya menengahi nando dan kevin, tuan wijaya tahu bahwa kevin menyukai aza dan tuan wijaya juga setuju aza dengan kevin menikah tapi sekarang berbeda aza sudah memiliki suami yaitu nando.
Kevin yang mendengar aza menikah dengan nando merasa sangat tidak puas, dia hanya berpisah dengan aza selama 7 bulan dan rencana dia akan mencari aza untuk meminangnya tapi dia keduluan dengan nando.
Mereka melanjutkan menyantap hidangan yang ada dimana nando semakin menunjukka perhatian dengan aza di mulai dari mengambilkan makanan untuk aza sampai membersihkan noda yang tanpa sengaja menempel di bibir aza. nando hanya ingin menunjukkan aza adalah miliknya.
kevin tidak suka dengan kemesraan mereka dia memilih untuk tidak melihatnya dengan melanjutkan makanannya.
Setelah selesai menyantap semua hidangan yang ada mereka melanjutkan dengan membahas kerja sama yang mereka akan lakukan, semau berjalan dengan lancar hanya saja kejadian hari ini membuat sedikit kesal.
“terimakasih nando, kami berjanji tidak akan mengecewakan anda” kata tuan wijaya menjabat nando setelah kerja sama yang tuan wijaya ajukan di sentujui oleh nando.
“saya tunggu kinerja anda tuan, untuk membahas lebih lanjut lagi silahkan datang ke perusahaan saya dengan surat perjanjian yang telah lengkap” kata nando.
maaf author terlambat untuk update, karena seharian author mengedit semua episode baby elo agar para reader dapat membaca dengan nyaman tanpa harus ada typo dan kata-kata yang kurang enak di baca... jadi maaf kan author.
__ADS_1
mohon dukung author dengan like, comen, rate dan vote
Terimakasih