
nando memasuki kantor dengan senyum di wajahnya, menimbulkan kegemparan di antara karyawan mereka bingung apa yang membuat bos mereka yang terkenal dingin itu tersenyum dengan lebar.
bahkan nando juga membalas sapaan dari karyawannya, "selamat pagi pak.." ucap salah satu karyawan
"pagi" balas nando dengan senyum di wajah yang membuat karyawan wanita itu tersipu.
setelah menerima sapaan dari beberapa karyawan nando sampai di depan ruannya dimana sudah ada andi yang menunggu nando.
"pagi pak" ucap andi
"pagi juga di, masuk dan bacakan jadwalku hari ini" ucap nando ramah dan senyum menghias wajahnya
"iya pak" ucap andi singkat, dia syok dengan nando yang tersenyum dan membalas sapaannya,
"apa pak nando mengambil obat yang salah ya?" ucap andi dalam hati.
"kenapa tidak masuk, cepat masuk dan bacakan jadwalku" ucap nando melihat andi yang masih diam di depan pintu.
"iya pak" ucap andi ikut masuk dalam ruang nando.
andi menjelaskan semua jadwal nando pada hari ini dan menyebutkan beberapa dokumen yang harus nando periksa.
"itu saja" tanya nando karena jadwal hari ini tidak terlalu padat.
"iya pak, jadwal hari ini tidak terlalu padat" ucap andi
"bagus jadi aku tidak perlu lembur, dan bisa pulang lebih awal" ucap nando tersenyum
andi juga tersenyum karena hari ini tidak lembur lagi dan dia punya waktu untuk santai sejenak.
"di, carikan aku sekretaris baru untuk menggantikan aza, mulai hari ini dia tidak akan bekerja lagi" ucap nando pada andi
"memang nyonya aza kenapa berhenti pak, kan sayang pekerjaan nyonya aza sangat bagus" ucap andi sedih karena aza berhenti bekerja.
"dia harus mengurus baby elo, dan juga buat apa aza bekerja suaminya saja kaya dan pemilik perusahaan jadi dia tidak perlu bekerja tinggal diam di rumah saja keperluan tercukupi" ucap nando
andi hanya diam tapi di dalam hati dia mengutuk nando karena aza berhenti mendadak dan di harus mengerjakan semua pekerjaan sendiri.
"kenapa kamu diam, cepat pergi sana dan carikan aku sekretaris baru" ucap nando
"baik pak, kriteria apa yang bapak inginkan untuk sekretaris bapak?" tanya andi
"carikan aku sekretaris laki-laki, yang penting dia bisa kerja" ucap nando.
"baik pak, tapi kenapa laki-laki pak? kenapa tidak untuk semua kalangan saja" tanya andi
__ADS_1
"kalau wanita mereka tidak akan kerja yang ada mereka akan sibuk menggodaku" ucap nando sebal, karena dulu pernah memiliki sekretaris wanita dan ujung-ujungnya mereka tidak bekerja dengan baik.
"tapi nyonya aza juga wanita, tapi hasil kerjanya bagus dan tidak menggoda bapak yang ada bapak menggoda nyonya aza" ucap andi yang mendapat pelototan dari nando.
"kalau aza bedadia langka, pokoknya cari saja sekretaris laki-laki secepatnya" ucap nando final.
"baik pak saya akan carikan, kalau begitu saya permisi dulu" ucap andi pergi meninggalkan nando.
setelah andi pergi nando mulai mengerjakan berkas yang sudab di siapkan andi.
***
berbeda dengan nando yang sekarang sibuk dengan pekerjaannya aza sekarang menikmati waktu bersama baby elo.
mereka berdua berada dalam kamar baby elo dimana baby elo sedang belajar berdiri di bantu oleh aza.
"ayo baby kamu pasti bisa ,ayo sayang semangat" ucap aza heboh menyemangati baby elo
sedangkan baby elo hanya tertawa karena melihat aza yang antusias.
saat baby elo berdiri aza dengan semangat memberi tepuk tangan pada baby elo dan baby elo juga tertawa melihat kelakuan mamanya.
tok tok tok
"masuk" ucap aza membawa baby elo ke pangkuannya
"iya bi" ucap aza
"nyonya saya bawakan minuman dan makanan ringan untuk nyonya agar" ucap bibi
"terimakasih bi, letakkan saja di meja nanti saya akan meminumnya" ucap aza
bibi meletakkan nampan yang berisi makanan dan minuman di meja dekat aza.
"kalau begitu saya permisi dulu nyonya" ucap bibi pergi meninggalkan aza dan baby elo yang masih asyik dengan permainan mereka.
drt drt drt... dering ponsel aza mengalihkan perhatian mereka, aza segera mengambil ponselnya dan tertera mama rinta memanggil
"hello ma" ucap aza,
"hello sayang, bagaimana kabarmu? baikkan?" tanya mama rinta dari sebrang telfon
"aza baik ma, lalu bagaimana dengan mama sendiri mama sehatkan?" ucap aza
"mama sehat sayang, bagaimana apa nando baik padamu? di tidak kasarkan?" ucap mama rinta sedikit khawatir
__ADS_1
"nando baik ma, dia tidak kasar dengan aza, dia selalu perhatian dengan aza jadi mama tidak perlu khawatir" ucap aza
"syukurlah kalau begitu mama hanya khawatir sama kalian secara mama memaksa kalian untuk cepat-cepat menikah, mama takut nando kasar za" ucap mama rinta lega
"tidak ma nando baik kok" ucap aza
"sekarang kamu di mana za, apa kamu masih kerja menjadi sekretaris nando" tanya mama rinta
"tidak ma, aza mulai hari ini berhenti bekerja, aza mau fokus mengurus baby elo" ucap aza
"bagus sayang, mama mendukung toh buat apa kamu bekerja, nando sudah bekerja dan dia harus menafkahi kamu jadi kamu tinggal duduk manis di rumah jaga cucu mama nanti biar nando yang urus semau, kalau tidak mau nanti lapor sama mama saja nanti mama hajar dia" ucap mama rinta
"hahahaha tidak perlu ma, nando sudah memberikan nafkah untuk aza lebih dari cukup jadi mama tidak perlu khawatir" ucap aza.
"baiklah mama percaya, tapi hari ini kamu di rumahkan za, bagaimana kalau mama ajak untuk shopping hitung habisin uang nando" ucap mama rinta
"bagaimana ya ma, bukan aza tidak mau tapi aza harus ijin dulu dengan nando nanti takut nando marah" ucap aza
meskipun nando membebaskan aza, tapi aza tahu diri bahwa dia seorang istri dan dia harus patuh dengan suami jadi aza tidak boleh sembarangan pergi keluar kalaj tidak ijin nando.
"kamu tenang saja biar mama yang minta ijin sama suami kamu itu, kalau dia tidak ijinin nanti mama kutuk jadi kodok biar tahu rasa" ucap mama rinta setengah bercanda
"baik ma, aza nurut sama mama saja" ucap aza
"baiklah sekarang kamu siap-siap, ajak baby elo juga nanti mama akan ke sana untuk nando biar mama yang urus" ucap mama rinta
"baik ma, aza akan siap-siap" ucap aza
"OK nanti mama hubungi lagi, kamu tunggu saja, mama tutup dulu ya sampai jumpa" ucap mama rinta
"baik ma aza tunggu Bye" ucap aza menutup telponnya
"baby ayo kita ganti baju nanti nenek baby akan ke sini dan kita akan jalan-jalan baby maukan" ucap aza pada baby elo yang di tanggapi dengan celoteh dari baby elo.
aza membawa baby elo untuk mengganti bajunya dan menunggu mama rinta datang ke rumah.
***hello reader***
author kembali, Alhamdulillah berkat doa dari reader sekarang author mulai sembuh cuman butuh banyak istirahat saja.
untuk pertama author up 1 episode dulu dan besok kembali normal.
maaf ya kalau author lama tidak up tp mau bagaimana lagi author harus istirahat.
mohon dukung author dengan rate, like, comen dan vote
__ADS_1
terimakasih