
Siang hari....
seperti yang dijanjikan aza untuk membawakan makan siang nando, sekarang aza sudah sampai di kantor nando dengan membawa kotak makan siang untuk nando.
Tapi aza tidak membawa baby elo karena dibawa oleh nenek dan kakeknya untuk jalan-jalan jadi aza hanya sendiri mengantarkan makan siang untuk nando.
Aza menunggu lift untuk mengantarnya ke lantai ruang nando bekerja, karena sekarang sedang makan siang dia bertemu dengan beberapa karyawan yang sedang istirahat makan siang.
“bukanya kamu aza, mantan sekretaris pak nando” ucap salah satu karyawan yang aza tahu bernama mulan, dia adalah karyawan senior bagian pemasaran.
“iya, saya aza dulu sekretaris nando” ucap aza sopan karena mulan lebih tua dari aza mungkin seumuran dengan nando.
“bukan kamu sudah berhenti bekerja, kenapa masih datang ke perusahaan” ucap mulan dengan nada kesal.
Sebenarnya dari dulu mulan benci dengan aza karena semenjak aza bekerja dia perusahaan, yang dulunya mulan bergelar sebagai karyawan yang paling cantik di perusahaan harus melepaskan gelar tersebut karena aza jauh lebih cantik. Semenjak itulah mulan sangat membenci aza terutama setelah mendengar aza dekat dengan pak nando.
“saya mau mengantar makan siang untuk nando, jadi saya ke sini” ucap aza masih sopan.
“dasar tidak sopan, kamu seharusnya memanggil nando dengan sebutan pak bukan namanya saja dan juga apa hubunganmu dengan pak nando harus membawakan makan siang segala” tanya mulan marah.
“saya is...”
“apa kamu tidak tahu dia j***** yang menggoda pak nando” ucap wanita yang bergabung dengan mereka\, dia salah satu staf keuangan dengan aza dulu yang bernama Anggun.
“oh jadi kamu j***** itu\, yang menggoda pak nando dengan tampang polos tapi sebenarnya wanita busuk” ucap mulan dengan nada remeh
“maaf mungkin ada kesalah pahaman di sini saya bukan wanita seperti itu saya istri nando” ucap aza dengan sopan, meski hatinya sakit dikatakan sebagai wanita penggoda tapi aza bukan seperti itu jadi aza tidak mempermasalahkannya.
“istri pak nando? jangan mimpi kamu yang akan menjadi istri pak nando adalah aku, jadi sekarang kamu pergi dari sini merusak pemandangan saja” ucap mulan dengan percaya diri.
Mulan sudah lama memendam rasa dengan nando, dia mencoba menggoda nando dengan berbagai cara tapi semua gagal.
__ADS_1
“kamu yang jangan mimpi, nando sudah menjadi suami saya jadi jauhkan semua khalayanmu itu kalau tidak aku akan memberi perhitungan dengamu” ucap aza yang terpancing emosi karena perkataan mulan.
“sudah aku bilang kalau pak nando akan menjadi suamiku, jadi mending kamu keluar sekarang atau aku panggil sekuriti” ucap mulan emosi.
“za aku tahu kamu seoarang anak yatim piatu miskin yang beruntung bisa bekerja disini jadi kamu tidak sudah mimpi terlalu tinggi untuk menjadi nyonya varmond, kamu tidak cocok dengan pak nando, ibarat kamu itu budak hina sedangkan pak nando bangsawan yang terhormat” ucap anggun.
“lalu kalau aku tidak cocok dengan nando, apa kalian cocok dengan nando?” tanya aza berusaha menekan amarahnya
“tentu kami cocok dengan pak nando, secara kamu memiliki status yang lebih tinggi dari kamu yang hanya seorang anak yatim piatu miskin, yang bermimpi tinggi” ucap anggun meremehkan aza
“tentu saja\, wanita j***** sepertimu tidak cocok\, apa mungkin ibumu mengajarimu untuk menggoda orang kaya agar bisa hidup dengan enak” ucap mulan
“pastilah, orang miskin seperti itu pasti ingin hidup enak dengan jalan pintas seperti mengajari anaknya menjadi wanita penggoda, untung saja ibunya sudah mati kalau tidak aku yang akan membunuhnya” ucap anggun tertawa akan kematian ibu aza.
PLAK!!!
Suara tamparan keras menggema di lobi katntor tepatnya di depan pintu lift,
“APA YANG KAMU LAKUKAN BERANINYA MENAMPAKKU” teriak anggun yang tidak terima di tampar aza.
“aku tidak masalah kamu menghinaku tapi aku tidak akan diam kalau kamu menghina oarang tuaku” ucap aza marah, batas kesabaran aza sudah habis dia benar-benar marah dengan anggun dan mulan
“memang benarkan kamu hanya wanita miskin, yang selalu menggoda pak nando dan pastinya cara itu kamu dapat dari ibumu yang sama-sama jalang” ucap mulan
PLAK!!!
Aza kembali melayangkan tamparan kali ini dia menampar mulan sama kerasnya dengan saat dia menampar anggun.
“aku peringatkan sekali lagi kalau kalian terus menghina orang tuaku akan melakukan lebih dari sekedar tamparan” ucap aza marah
“KAMU...”
“ada apa ini?” sebuah suara menghentikan mulan untuk menampar aza kembali.
“pak andi” ucap anggun melihat andi berjalan ke arah mereka.
__ADS_1
“ada apa ini? Kemana kalian berkumpul?” tanya andi dengan nada dingin, andi sudah tahu apa yang terjadi sebenarnya, jujur saja dia sangat marah pada mulan dan anggun karena menghina nyonya aza tapi andi harus tetap tenang dalam mengatasi masalah ini tapi dia tidak akan tinggal diam apabila terjadi sesuatu dengan nyonya aza.
“ini pak, mantan sekretaris pak nando datang ke kantor lagi untuk menggoda pak nando” ucap anggun menunjuk aza.
“kenapa nyonya masih disini tuan menunggu nyonya di atas” ucap andi dengan nada sopan yang menunjukkan status aza sama lebih tinggi dari pada dia.
“ada beberapa nyamuk yang mengganggu, kamu tangani saja itu aku ke atas dulu” ucap aza masih kesal dengan mulan dan anggun, dia membiarkan andi yang menanganinya.
Andi tahu aza sedang kesal dan marah, dulu sewaktu masih menjadi sekretaris nando dan belum menikah dengan nando aza sering dibuat kesal dan marah oleh nando.
“baik nyonya, maaf bila kami tidak sopan terhadap nyonya” ucap andi
Sedangkan aza yang sudah kesal tidak peduli lagi dengan gerombolan karyawan yang melihat mereka bertengkar dia dengan cepat berjalan ke ruang nando untuk menemui suaminya.
“pak andi\, kenapa bapak membiarkan wanita itu menemui pak nando seharusnya anda sebagai asisten pribadi pak nando mencegah wanita j***** itu” ucap mulan marah.
“seharusnya kalian berdoa agar kejadian ini tidak terdengar pak nando kalau tidak kalian tidak akan pernah menginjakkan kaki di perusahaan ini lagi, aza bukan lagi sekretaris nando atau wanita penggoda seperti yang kalian sebut, dia istri sah pak nando mereka sudah menikah 5 bulan yang lalu jadi kalian kalau bertemu dengan nyonya aza harus bersikap hormat seperti kalian bertemu tuan nando, paham kalian semua” ucap andi tegas.
Sedangkan para karyawan yang menonton pertengkaran tadi terkejut, memang benar apa yang di katakan aza tidak sekarang mereka harus menyebut nyonya aza karena dia sudah menikah dengan bos mereka, masing-masing dari mereka berdoa agar nyonya aza tidak melaporkan ini ke nando agar mereka tidak dipecat.
Sedangkan mulan dan anggung melebarkan mata mereka, mereka sangat terkejut dengan berita ini, mereka tidak percaya apa yang dikatakan andi karena andi adalah tangan kanan nando pastinya semua perkataan andi benar.
“tidak mungkin, dia hanya wanita yatim piatu miskin, tidak mungkin pak nando tertarik dengan aza” ucap mulan yang masih tidak percaya.
“terserah kamu ingin percaya atau tidak tapi kebenaran adalah kebenaran, aza yang dulu menajdi sekretaris pak nando sekarang sudah menjadi istri sah pak nando jadi kamu harus bersikap hormat kepada nyonya aza kalau tidak siap-siap keluar dari perusahaan ini” ucap andi final.
Mulan masih tidak percaya pada andi, dia akan percaya kalau nando sendiri yang mengumumkan bahwa aza istrinya.
“kenapa kalian masih di sini bubar sekarang” ucap andi membubarkan kerumunan.
Sedangkan mulan dan anggun masih berdiri disana, seakan nyawa mereka meninggalkan tubuhnya karena terlalu terkejut dengan status aza.
Andi tidak peduli dengan itu dia berjalan meninggalkan mereka, menurut andi orang seperti mulan dan anggun tidak perlu dikasihani karena perilaku mereka yang kurang baik terutama mulan, andi sudah muak dari dulu dengan wanita tersebut karena dia sering menggoda nando, untung saja bosnya masih waras tidak tergoda dengan mulan.
__ADS_1
Mohon dukung author dengan cara rate, like, comen dan vote sebanyak-banyaknya
Terimakasih