Baby CEO

Baby CEO
Episode 61


__ADS_3

 


 


Aza baru sampai di rumah setelah menempuh perjalanan cukup lama, “baby sayang mama datang” ucap aza yang melihat baby elo sedang bersama bibi.


Baby elo yang melihat aza langsung merangkak cepat ke arah aza dengan senyum  di wajah mungilnya, “hati-hati sayang nanti terjatuh” ucap aza melihat baby elo yang merangkak cepat.


Sampai di depan aza baby elo langsung menjulurkan tanga mungilnya meminta aza untuk menggendong baby elo, “sini sama mama” ucap aza menggendong baby elo.


“selamat datang nyonya, apa nyonya sudah makan siang? Kalau belum bibi akan buatkan” ucap bibi


“tidak perlu bi, saya sudah makan siang di luar jadi bibi tidak perlu repot-repot” ucap aza sambil menggelitiki baby elo, bibi hanya tersenyum melihat interaksi aza dan baby elo.


“baby dengan bibi dulu ya, mama mau ganti baju dulu” ucap aza menyerahkan baby elo ke bibi


“bi tolong jaga baby elo sebentar saya ganti baju dulu” ucap aza pada bibi, “baik nyonya” balas bibi


Baby elo tentu keberatan karena berpisah dengan aza dia tidak mau dengan bibi dan memberontak ingin turun dan mengikuti aza.


“tuan muda sama bibi sebentar ya, nyonya ganti baju dulu” ucap bibi menggendong baby elo,  tapi baby elo seakan tidak peduli dia tetap ingin bersama aza dan akhirnya baby elo menangis dengan keras.


Sedangkan aza mencoba secepat mungkin mengganti bajunya dengan baju rumahan biasa dan menghapus makeup yang menempel, setelah selesai aza turun untuk bermain dengan baby elo kembali.


Tapi aza melihat baby elo yang menangis dalam gendongan bibi dan menunjuk ke arah aza, “mama datang baby” ucap aza dengan cepat menuruni tangga.


Sesampai di bawah aza langsung meminta baby elo dari bibi, “tenang sayang mama di sini tidak perlu khawatir, maaf ya mama ganti baju dulu biar nanti bisa lebih leluasa bermain dengan baby” ucap aza sambil mengusap air mata yang keluar.


Aza merasa bersalah meski dia hanya mengganti baju sebentar tapi baby elo menangis sekeras itu dan terisak cukup lama.


Setelah baby elo berhenti menangis dan mulai mau bermain kembali aza merasa lega, “bibi baby elo sudah makan atau belum” tanya aza


“sudah nyonya, saya sudah memberi makan tuan muda” ucap bibi yang berada di samping aza.


“lalu apa dia makan banyak, soal beberapa hari ini saya tidak menyuapinya saat makan siang jadi saya tidak tahu dia makan dengan lahap atau tidak” ucap aza memperhatikan baby elo yang masih dalam gendongannya


“tuan muda makan dengan baik nyonya, nafsu makan tuan muda juga bertambah” ucap bibi

__ADS_1


“benarkah? Anak kesayangan mama ini pinter mamam ya sayang, biar cepat besar ya” ucap aza kepada baby elo yang tentu di tanggapi dengan bahasa planet bayinya.


Aza melihat baby elo merespon setiap ucapan aza hanya bisa tertawa, meski bahasa yang di gunakan baby elo aza tidak paham tapi setidaknya baby elo mampu merespon sesuatu di sekitarnya.


“bibi tolong siapkan tikar di taman, saya akan ajak baby elo ke taman” ucap aza pada bibi


“baik nyonya, saya permisi” ucap bibi meninggalkan aza untuk menyiapkan tikar dan mungkin beberapa minuman dan makanan kecil ke taman. Aza hanya mengangguk pada bibi, dia berdiri dengan menggendong baby elo untuk pergi ke taman


Nando baru sampai di rumah dia di sambut beberapa maid yang ada, “selamat siang tuan” ucap para maid


“dimana aza dan baby? Kenapa sepi?” tanya nando yang melihat keadaan rumah yang sepi.


“nyonya dan tuan muda di taman tuan” jawab salah satu maid


“oh, kalian boleh pergi” ucap nando, “permisi tuan” ucap para maid


Nando berjalan menuju taman untuk menemui aza dann baby, “oh hampir lupa, di kamu ke kantor ambil dokumen yang harus aku kerjakan dan kirim ke rumah nanti sore” ucap nando pada andi yang mengekor di belakang nando.


“baik pak”ucap andi pergi meninggalkan nando untuk kembali ke kantor sesuai dengan arahan yang bos.


Nando yang melihat andi sudah pergi melanjutkan berjalan menuju taman dia sudah tidak sabar bertemu dengan aza dan baby elo.


“apa aku boleh bergabung, kelihatannya seru” ucap nando yang baru tiba di taman.


“teddy, kapan sampai? ” ucap aza melihat nando di depan


“baru, apa menyenangkan bermain di sini ha” ucap nando duduk di samping aza,


“menyenangkan, bahkan baby elo juga betah di sini, iyakan baby” ucap aza meminta dukungan dari baby elo


“kalau begitu aku akan membuat bangku taman di sini biar kalian bisa bermain sepuasnya” ucap nando


“tidak perlu teddy, lebih baik seperti ini meskipun sederhana tapi kalau bersama pasti akan menyenangkan” ucap aza


“baiklah aku akan ikut kamu, anak papa hari bagaimana kabarnya apa tidak kangen papa” ucap nando mencolek pipi tembem baby elo.


Baby elo yang merasa terganggu dengan nando langsung saja protes dengan bahasa bayinya yang membuat nando dan aza tertawa.

__ADS_1


“kenapa kamu pulang? Bukankah masih banyak pekerjaan di kantor?” tanya aza


“aku butuh istirahat, untuk pekerjaan nanti akan aku kerjakan di rumah tidak usah khawatir” ucap nando menaruh kepalanya di pangkuan aza.


Aza yang melihat nando kelelahan merasa kasihan dengan lembut aza memijat kepala nando.


“istirahatlah, cukup pejamkan matamu dan tenangkan pikiranmu” ucap aza sambil memijat kepala nando pelan


Seperti arahan aza nando memejamkan matanya dan mencoba tidak memikirkan perkerjaanya, memang terasa nyaman terutama pijatan aza membuat nando mengantuk.


Aza tersenyum melihat nando yang rileks dan nyaman akan pijatan yang di berikan, aza terus memijatnya sambil mengawasi baby elo yang bermain sendiri dengan mainannya.


“apa yang kamu bicaran dengan kevin siang tadi?” ucap nando dengan mata masih terpejam.


“tidak banyak hanya mengenang masa lalu dan makan saja tidak lebih” ucap aza


Nando merasa kurang nyaman karena aza mengenang masa lalu dengan kevin, ya meskipun aza menganggap kevin seperti kakaknya sendiri tapi nando tetap tidak suka aza berdekatan dengan kevin.


“huhh” nando menghembuskan nafas panjang dia tidak mau terpancing emosi yang nanti akan membuat aza marah, nando memiringkan badannya dimana di mengubur kepalanya di perut aza.


“teddy kenapa?” ucap aza yang melihat nando merajuk


Sedangkan nando hanya menggelangkan kepala, dia tidak mau menjawab pertanyaan aza secara langsung.


“teddy masih marah karena aku makan siang dengan kak kevin” tanya aza


“tidak juga, tapi aku masih tidak suka kamu berdekatan dengan kak kevin itu” ucap nando merajuk sekarang nando membalikkan badannya dimana di langsung menatap aza.


“apa teddy cemburu, iyakan teddy cenburu” ucap aza menusuk –nusuk pipi nando


“tidak, aku tidak cemburu hanya tidak suka saja” ucap nando


“bohong pasti teddy cemburu, ngaku saja teddy” ucap aza goda aza lagi


Nando bangkit dan memeluk aza dari belakang, “iya aku cemburu, aku suami kamu za, sedangkan kamu pergi dengan laki-laki lain siapa yang tidak cemburu” ucap nando memeluk aza.


“kamu tidak perlu cemburu teddy, kak kevin hanya aku anggap kakakku saja tidak lebih, dan kenapa aku hari ini ingin makan siang dengannya karena ada yang ingin aku bicarakan” ucap aza mencoba memberi penjelasan pada nando

__ADS_1


Mohon dukung author dengan rate, like, comen dan vote


Terimakasih


__ADS_2