
Keluarga kecil nando sedang menikmati sarapan pagi seperti biasa dimana aza menyuapi baby elo dan nando dengan sabar menyuapi aza agar istrinya tidak telat makan.
“teddy hari ini imunisasi baby elo, jadi aku ingin ijin ke rumah sakit siang ini” ucap aza yang masih sibuk menyuapi baby elo.
“jam berapa aku akan ikut” ucap nando
“jam 1 siang, tidak usah kamu pasti sibuk aku dan baby elo saja cukup toh nanti juga suruh supir untuk mengantar kami jadi kamu tidak perlu khawatir teddy” ucap aza
“tidak apa, aku juga ingin melihat perkembangan baby di tambah nanti kita akan ke dokter kandungan untuk memeriksa kamu” ucap nando
“lho memang kenapa kita ke dokter kandungan aku tidak hamil” ucap aza
“bukan begitu bunny, tapi kita akan konsultasi untuk pasang alat kontrasepsi yang tepat untukmu” ucap nando
“tapi aku sudah minun pil pencegah kehamilan” ucap aza yang cukup keberatan dengan usul nando
“iya aku tahu, tapi lebih baik kita konsultasi dengan dokter kandungan lebih dulu tidak asal minum obat-obat lain” ucap nando
“baiklah karena itu atas perintahmu nanti akan buat janji dengan dokter kandung” ucap aza
“tidak perlu, aku masih punya kontak dokter kandungan yang menangani ibu baby elo dulu jadi nanti akan buat janji dengan dia siang ini sekalian imunisasi baby elo” ucap nando
“Siap pak” ucap aza dengan hormat ala militer yang membuat nando tersenyum
“bagus ini baru istriku” ucap nando memberikan kecupan di kening aza
“nanti akan aku bawakan makan siang ke kantor jadi kita bisa berangkat bersama, bagaimana?” ucap aza
“baik aku akan tunggu kalian” ucap nando singkat melanjutkan menyantap sarapannya
***
Siang hari....
Sesuai janji aza bahwa siang ini akan membawakan makan siang untuk nando sekarang aza tengah bersiap untuk mengantar makan siang ke kantor nando.
“bibi semua sudah dikemas” ucap aza yang turun bersama baby elo dari kamar mereka
“sudah nyonya” ucap bibi
“bibi bisa bawakan stroller sama tas baby elo ke mobil saya agak kerepotan untuk membawa semua” ucap aza
“baik nyonya” ucap bibi membawa stroller dan tas baby elo ke mobil yang sudah siap untuk mengantar aza dan baby elo ke kantor aza.
“ayo baby kita ketemu papa” ucap aza pada baby elo yang ditanggapi dengan tawa riang dari baby elo.
“semua sudah siap nyonya” ucap supir yang akan mengantar aza.
__ADS_1
“ayo berangkat, bibi kami berangkat dulu jaga rumah baik-baik” ucap aza berpamitan pada bibi
“iya nyonya kami akan menjaga rumah dengan baik, dan nyonya juga hati-hati dijalan” ucap bibi
“kami berangkat dulu bi” ucap aza masuk ke mobil
“hati-hati nyonya” ucap bibi melihat mobil yang di tumpangi aza melaju.
***
Sesampai di perusahaan aza langsung membawa baby elo dan makan siang ke ruang nando.
Sepanjang perjalanan aza mendengar bisikan dari karyawan lain tentang hubungannya dengan nando dan gosip yang beredar di kalangan karyawan tapi aza tidak peduli sama sekali.
Ditengah perjalanan aza bertemu dengan sandra dan eva yang akan makan siang di kantin, “kak sandra, kak eva?” ucap aza memanggil sandra dan eva.
“aza? ya ampun za aku kangen sama kamu” ucap sandra menghampiri aza yang berdiri di sana.
“aza juga kangen kak bagaimana kabar kakak baikkan” ucap aza
“baik za, kamu tambah cantik saja dan sekarang kamu juga tambah modis, dan hello tuan muda tambah ganteng aja hehehehe” ucap eva mencolek pipi baby elo yang membuatnya tertawa.
“kakak bisa saja aku masih sama seperti aza yang dulu hanya penampilanku yang agak berbeda” ucap aza
“tidak apa za, sebagai istri pak nando kamu harus mengikuti gaya hidup nando agar tidak mempermalukan pak nando” ucap eva
“benar itu za, yang terpenting sikap dan hatimu tidak berubah sama kami dan orang lain” imbuh sandra
“ngomong-ngomong kenapa kamu ke kantor kan kamu sudah tidak bekerja lagi za” ucap sandra
“hampir lupa, aza kesini untuk membawakan makan siang untuk nando” ucap aza
“cie pengantin baru tambah romantis saja, bikin iri para jomblo” ucap sandra menggoda aza
“kak sandra apa sih” ucap aza membuat sandra dan eva tertawa
“sudah-sudah, mending kamu ke ruang pak nando takut di tunggu, kami pergi makan siang dulu” ucap eva
“benar za taku pak nando marah karena istrinya nyangkut disini, nanti kapan-kapan kita kumpul-kumpul lagi” ucap sandra
“iya kak aza pergi dulu ya” ucap aza berpamitan dengan eva dan sandra
***
Saat aza masuk ke ruang nando terlihat nando masih mengerjakan pekerjaannya dengan serius sampai aza masuk saja nando tidak sadar.
“serius sekali, pasti banyak pekerjaan” ucap aza mengagetkan nando
“bunny kamu sudah sampai, kenapa aku tidak tahu” ucap nando berjalan menuju aza dan baby elo
“tentu saja tidak, kamu terlalu serius mengerjakan tugasmu sampai anak dan istri masuk saja tidak sadar” ucap aza pada nando
__ADS_1
“maaf bunny aku terlalu
serius” ucap nando memeluk dan mencium aza pada keningnya.
“lain kali kalau sudah jam makan siang berhenti bekerja dan istirahat kalau tidak nanti kamu sakit” ucap aza
“iya iya maaf” ucap nando yang menggendong baby elo dalam pengkuannya
Aza langsung membuka kotak makan siang yang sudah disiapkan tadi, “aku bawakan makan siang seperti janjiku, sekarang makan” ucap aza
Nando mencium wangi makanan aza yang menggugah selera, “kenapa banyak sekali kalau begini terus bisa gemuk aku” ucap nando yang melihat banyak makanan yang disiapkan aza.
“tidak untukmu semua, aku juga belum makan siang dan juga ini buat andi, asisten kamu” ucap aza menyisihkan beberapa makanan untuk di berikan pada andi
“kenapa kamu membuat untuk andi dia bisa cari makan sendiri” ucap nando yang tidak suka aza menyiapkan makan untuk andi
“andi salah satu temanku dan juga dia pasti lelah bekerja, apalagi bosnya macam kamu yang membuatnya banyak bekerja” ucap aza yang membuat nando tertunduk malu.
Memang andi banyak mendapatkan tugas darinya apalagi waktu dia bolos atomatis andi yang harus menghendelnya.
“tidak perlu cemburu, ingat dia sangat berjasa denganmu” ucap aza pergi mengantarkan makan siang untuk andi.
meski nando terlihat enggan tapi nando tetap menghargai istrinya, memang aza sangat peduli dengan orang disekitarnya terutama orang yang sudah akrab dengan dia.
Sesampai aza diruang andi dia melihat andi masih berkutat dengan pekerjaan yang menumpuk bahkan aza sempat bingung yang bos disini nando atau andi karena pekerjaan banyak di hendel oleh andi.
“selamat siang di” panggil aza membuat andi mendongak melilhat aza.
“nyonya aza, kenapa kesini?” ucap andi menghampiri aza
“bukan apa-apa hanya memberikan makan siang untukmu pasti kamu belum makan siangkan” ucap aza
“heheheh memang belum nyonya, terima kasih” ucap andi yang terharu melihat aza yang memberikan makan siang untuk dia.
“sama-sama pasti kamu lelah harus bekerja dengan nando dan juga banyak pekerjaan yang harus kamu hendel” ucap aza
“itu sudah menjadi tugas saya nyonya, toh saya juga dibantu dengan sekretaris baru pak nando” ucap andi
“benar juga nando sudah punya sekretaris baru, ngomong-ngomong dimana dia” tanya aza yang tidak melihat sekretaris baru nando dimejanya
“saya menyuruhnya istirahat makan siang nyonya” ucap andi
“oh ya lupa ini jam makan siang, kalau begitu saya pergi dulu ingat dimakan makanannya” ucap aza pergi meninggalkan andi untuk kembali ke ruang nando.
“baik nyonya hati-hati dan terimakasih” ucap andi melihat aza pergi meninggalkan ruangannya.
Mohon dukung author dengan cara rate, like, comen dan vote sebanyak-banyaknya
__ADS_1
terimakasih