
Waktu berlalu cepat sekarang sudah 2 bulan aza berhenti bekerja dan nando semakin hari semakin manja dengan aza dia sudah benar-benar mencintainya bahkan dia cemburu dengan anaknya sendiri.
Pernah suatu hari nando menitipkan baby elo ke tempat orangtuanya selama satu hari penuh dengan alasan baby elo ingin bertemu dengan nenek kakeknya padahal alasan nando saja ingin berdua dengan aza dan tidak ingin diganggu baby elo.
Tentu saja niatan itu di ketahui mama rinta alhasil nando mendapat bogem dan ceramah dari mama rinta di tambah aza memberi nando hukuman untuk tidur diluar selama satu malam yang membuat nando menyesal
Sekarang baby elo sudah berusia satu tahun dia sudah bisa berdiri dengan sempurna dan bisa berjalan meski harus memegang beberapa benda untuk menopang tubuhnya.
Tentu saja perkembangan baby elo membuat aza sangat bahagia terutama dia menyaksikan sendiri bagaimana baby elo tubuh.
Aza sekarang berada di rumah mertuanya, dia ingin menjenguk mama rinta dan papa jordan, mereka semua berada di taman dengan papa jordan menemani baby elo bermain sedangkan aza dan mama rinta duduk santai di salah satu bangku taman dengan ditemani teh dan beberapa kue kecil.
“bagaimana hubunganmu dengan nando, kalian baik-baik sajakan” tanya mama rinta
“kami baik ma, kenapa mama menanyakan itu?” ucap aza
“tidak, kalian sudah menikah 4 bulan tapi sampai sekarang kenapa mama belum mendapat kabar baik dari kalian, kalian berbagi tempat tidurkan?” ucap mama rinta yang membuat wajah aza memerah malu
“tentu ma, itu karena aza ingin menundanya sementara waktu dulu” ucap aza
“kenapa di tunda mama ingin cucu lagi za, kamu tahukan nando anak satu-satunya jadi mama ingin punya cucu yang banyak” ucap mama rinta
“aza tahu ma, tapi mama lihat baby elo masih baby dia masih membutuhkan aza untuk merawatnya, misalnya kalau nanti aza hamil pasti aza akan mengalami kesulitan untuk merawat baby elo dan waktu aza akan terbagi dengan baby elo dan calon adik untuk baby” ucap aza menjelaskan pada mama rinta
“benar juga kamu za, sebaiknya kamu tunda dulu baru kalau baby elo sudah berusia 2 tahun nanti kalian bisa kasih cucu mama lagi” ucap mama rinta
“iya ma aza mengerti” ucap aza
“tapi apa nando sudah tahu kalau kamu menunda kehamilan kamu” ucap mama rinta
Aza hanya diam memang selama dua bulam berhubungan dengan nando aza memakai alat kontrasepsi agar dia tidak cepat hamil tanpa memberi tahu nando
“belum ma, aza belum memberi tahu nando” ucap aza
“dengar za, apapun itu kamu harus memberitahu nando untuk masalah ini tidak boleh memutuskan secara sepihak, coba kamu pikir bagaimana kalau nando tahu kamu memakai alat kontrasepsi dan menunda kehamilanmu tanpa berkonsultasi dengan nando, pasti dia akan kecewa” ucap mama rinta mencoba menasihati aza
Aza memikirkan perkataan mama rinta, memang benar pasti nando akan kecewa karena aza menuda kehamilannya tanpa berkonsultasi lebih dulu, nando juga berhak untuk tahu dan mengambil keputusan soal ini
“benar juga ma, kalau begitu nanti aza akan memberitahu nando” ucap aza
__ADS_1
“bagus, landasan untuk membangun keluarga yang harmonis adalah komunikasi, jadi za mama ingin kalian menjaga komunikasi dengan baik apapun itu” ucap mama rinta
Aza mengangguk setuju dengan mama rinta memang sebuah keluarga yang harmonis kunci utamanya adalah komunikasi.
Aza dan mama rinta kembali mengobrol dan bertukar cerita satu sama lain terutama mama rinta memberikan banyak nasihat untuk aza agar dapat mempertahakan rumah tangganya dengan baik.
Pada sore harinya nando baru pulang dari kantor langsung pergi kerumah orangtunya untuk menjemput aza dan baby elo.
“ayo sayang pulang sudah sore” ucap nando yang mendapat anggukan dari aza
“mama,papa aza dan nando ijin pulang dulu” ucap aza berpamitan dengan mama rinta dan papa jordan
“kalian sudah mau pulang kenapa tidak menunggu makan malam, mama akan masak makanan yang enak untuk kalian” ucap mama rinta
“tidak ma, aza bisa memasak untukku jadi mama tidak perlu repot-repot, lagi pula di bandingakan masakan mama masakan aza jauh lebih enak” ucap nando dengan polos
“dasar anak kurang ajar, mentang-mentang memiliki istri seperti aza kamu menghina mama” ucap mama rinta marah, memang dibandingakan dengan menantunya mama rinta kalah telak untuk soal masak memasak
“tidak menghina ma tapi kenyataan kalau masakan mama it....awwww” ucapan nando terputus setelah mendapat cubitan maut dari aza
“sakit bunny kenapa kamu mencibutku” ucap nando memelas
“diam, kalau kamu mengejek mama lagi malam ini tidur di luar” ancam aza
Mama rinta yang melihat nando memelas pada aza merasa sangat puas, akhirnya nando tunduk dengan aza.
“makanya jangan mengejek mama, paham kamu” ucap aza
“paham” ucap nando menunduk
“maaf ma, pa ini sudah sore sebaiknya kami pulang lebih dulu, kami membawa baby elo da tidak baik kalau baby elo sampe kena angin malam” ucap aza
“baiklah, tapi kalian harus seirng-sering main ke sini kamu tahukan mama disini kesepian” ucap mama rinta
“iya ma pasti aza dan baby akan sering main ke sini” ucap aza
“baiklah hati-hati dijalan kalau sudah sampai jangan lupa telfon kami” ucap papa jordan
“baik pa,kami permisi dulu” ucap aza menggandeng nando yang membawa baby elo di gendongannya.
Mama rinta dan papa jordan sangat bahagia melihat anak dan menantunya hidup rukun dan harmonis.
“mama bahagia pa, kita punya menantu yang baik seperti aza jadi mama tidak perlu khawatir dengan anak papa yang nakal itu” ucap mama rinta
__ADS_1
“nando juga anakmu ma, papa juga bahagia akhirnya nando memiliki keluarga yang harmonis” ucap papa jordan
“mama tidak sabar menanti aza hamil pasti nanti cucu-cucu mama cantik dan tampan tidak kalah dengan baby elo” ucap mama rinta
“hahahahaha.... mama harus bersabar baby elo masih kecil benar yang aza katakan tadi tidak baik kalau punya anak sekarang” ucap papa jordan
“iya mama tahu, tapi mama berdoa agar cepat-cepat dapat cucu lagi” ucap mama rinta
“terserah mama saja, tapi mumpung sudah sepi bagaimana kita ke atas” ucap papa jordan menaik turunkan alisnya
“papa mesum sudah tua juga” ucap mama rinta yang tahu kode dari suaminya
“papa belum tua ma, kalau tidak percaya kita ke atas papa akan memperlihatkan bagaimana papa masih kuat” ucap papa jorda
“papa....Mesummmmm” ucap mama rinta pergi meninggalkan papa jordan
Papa jordan hanya tertawa melihat istrinya yang malu-malu kucing dengan tenang papa jordan menyusul istrinya.
***
Tidak butuh waktu lama aza dan nando sampai dirumah, nando membawa baby elo dalam gendonganya sedangkan aza hanya membawa tas baby elo.
“teddy bawa baby elo ke atas, mandikan baby juga sekalian kamu mandi aku akan mebuat makan malam untuk kalian” ucap aza
“baik, minta bantuan bibi agar cepat selesai” ucap nando memberikan kecupan pada pipi aza
Nando membawa baby elo ke atas untuk mandi bersama dia, sedangkan aza masuk ke dapur untuk membuat makan malam.
Nando dan baby elo keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang menutupi tubuh mereka.
dengan cepat nando memberikan minyak telan dan bedak pada tubuh baby elo agar tetap hangat tapi karena baby elo sudah aktif jadinya bedak yang seharusnya mereta pada badan gempalnya tapi harus terciprat kemana-mana.
Butuh perjuangan ektra untuk nando memakaikan baju baby elo, dia harus bersabar karena baby elo tidak mau diam selama nando memakaikan baju.
“nah baby kamu disini dulu, papa ganti baju dulu” ucap nando meletakkan baby elo dalam salah satu boks bayi tidak lupa nando juga memberikan mainan untuk baby elo agar tetap diam.
Setelah memastikan baby elo tenang dengan mainannya nando segera berjalan ke ruang ganti untuk mengganti bajunya.
Tidak berselang lama aza masuk untuk melihat keadaan pasangan anak dan ayah ini/
Aza melihat baby elo dalam boks bayi dengan tenang memainkan mainannya sedangkan nando aza tidak melihatnya.
Mohon dukung author dengan rate. like, comen dan vote sebanyak-banyaknya
__ADS_1
Terimakasih