
“ini tempat umum teddy” ucap aza yang malu, nando mencium aza di depan umum banyak pengunjung dan pegawai yang memperhatikan mereka.
“tentu aku tahu ini tempat umum, tapi kamu istriku jadi sah-sah saja tidak ada yang keberatan” ucap nando tanpa malu
“benarkah tapi lihat banyak yang memperhatikan kita dan juga baby elo, dia masih kecil tapi matanya sudah tercemar oleh kelakukan ayahnya” ucap aza yang memperhatikan baby elo yang ada di pangkuan nando.
“malah bagus, berarti ayah dan ibunya saling mencintai” ucap nando mengelus kepala baby elo.
Aza hanya menghela nafas panjang sekarang suaminya menjadi tidak tahu malu, baby elo yang melihat aza duduk di samping ayahnya langsung mengulurkan tangannya agar aza menggendongnya.
Dengan senang hati aza menerima uluran tangan kecil dari baby elo, dia dengan lembut memangku baby elo sambil menunggu gaun yang direkomendasikan para pegawai.
Baby elo senang karena sudah berpindah dari pangkuan sang ayah yang keras ke pangkuan ibunya yang lembut.
Tangan mungilnya mengambil rambut aza yang terurai menarik-nariknya untuk bermain .
“tidak sayang nanti mama kesakitan” ucap nando dengan lembut melepaskan rambut aza dari tangan baby elo.
Baby elo hanya tersenyum dan tertawa melihat nando, dia masih ingin bermain dengan rambut mamanya.
Karena nando tidak ingin aza dan baby elo terluka dia dengan cepat mengambil baby elo dari pangkuan aza, “diam disini sekarang baby dihukum karena menyakiti mama” ucap nando menggoda baby elo.
Tentu saja baby elo protes dengan mata berkaca-kaca baby elo mulai menangis dengan keras, dia menjulurkan tangan mungilnya pada aza.
Aza hanya bisa tersenyum dia sudah biasa dengan ayah dan anak ini, kalau nando menggoda baby elo pasti berakhir dengan baby elo menangis, sedangkan nando hanya menunjukkan cengirian tidak bersalahnya.
“ayo sama mama, kamu ini teddy senang sekali membuat baby baby menangis” ucap aza menangkan baby elo.
“baby yang mulai duluan, dia menarik rambutmu aku hanya memberi dia hukuman kecil padanya” ucap nando acuh
“huh, dia hanya menarik rambutku dan itu juga tidak sakit kamu terlalu berlebihan teddy dan berhenti menggoda baby elo” ucap aza
“iya, iya” ucap nando malas
“permisi, tuan ini gaun baru yang ada toko kami” ucap pegawai toko yang datang membawa beberapa gaun yang cantik dan tentunya dengan harga yang mahal.
“bunny, lihat gaun-gaun ini kamu boleh memilihnya” ucap nando pada aza yang masih menenangkan baby elo.
Aza melihat deretan gaun yang di berikan para pegawai toko, dia melihat gaun-gaun itu sangat cantik.
“aku tidak tahu mau milih yang mana, semuanya cantik aku jadi bingung” ucap aza memperhatikan gaun satu persatu
“baiklah, bungkus semuanya dengan ukuran istri saya” ucap nando singkat menyuruh pegawai toko membungkus semua gaun yang diperlihatkan.
aza melebarkan matanya melihat nando dengan entengnya membeli semua gaun yang harganya selangit seperti membeli permen di jalan.
“kenapa semua? Aku tidak butuh teddy, aku hanya butuh satu bukan semua” ucap aza.
__ADS_1
“kamu tidak tahu untuk memilih yang mana dan semua terlihat cantik kalau kamu yang pakai jadi tidak masalkan membeli semua” ucap nando enteng.
“tapi... tidak semua juga nando” ucap aza frustrasi
“oh baiklah, ini” ucap nando memberikan kartunya pada pegawai toko untuk membayar semua baju yang dibeli.
Pegawai toko bingung, dia melihat perdebatan suami istri tersebut dan bingung apa keputusan mereka berdua.
“maaf tuan, apa semua gaun yang kami tunjukkan akan anda beli?” tanya pegawai toko dengan hati-hati, dia tahu tidak boleh menyinggung nando karena secara nando termasuk orang kaya yang bisa berbuat sesuka mereka.
“kenapa menanyakan itu, tentu saja aku membeli semuanya agar istriku tidak pusing” ucap nando
‘teddy” panggil aza
“apa sayang, kamu masih bingung mau pilih yang mana jadi aku beli semua kalau kamu tidak suka tinggal buang saja gampangkan” ucap nando
aza merasa pusing dengan kelakuan nando, dia juga tidak bisa menghentikan nando begitu saja, “terserah kamu teddy, habis ini aku ingin pulang” ucap aza terasa lemas.
“kamu kenapa? Sakit?” tanya nando melihat aza yang lesu.
“tidak, hanya lelah” ucap aza yang lelah batin
“baiklah habis ini kita pulang dan istirahat dirumah” ucap nando mengelus kepala aza dengan lembut.
Aza yang memang sudah lelah menyenderkan badannya ke tubuh nando sambil menunggu pegawai toko selesai mennghitung semua belanja mereka.
Nando dengan senang hati memberikan tubuhnya untuk menjadi sandaran aza.
“kita langsung pulang atau makan dulu?” tanya nando duduk di kursi kemudi dengan aza berasa di sampingnya bersama baby elo.
“langsung pulang saja, aku tidak lapar” ucap aza
“baiklah, kamu istirahat saja bunny” ucap nando, dia merasa kasihan dengan aza yang terlihat lelah.
****
Sesampai di rumah nando aza ternyata masih tidur dengan baby elo tertidur dipangkuannya.
Karena nando tidak tega membangunkan aza di menyuruh bibi mengambil baby elo sedangkan nando membawa aza ke rumah.
Nando meletakkan aza di ranjang mereka dengan lembut agar aza tidak terbangun dari tidurnya.
“selamat tidur bunny, mimpikan aku” ucap nando mencium kening aza.
Setelah itu nando menuju kamar baby elo untuk mengecek keadaan baby elo yang masih tertidur di boks bayi dengan bibi disampingnya.
“bibi nanti masak makan malam ya, aza masih tidur dia kelelahan seharian” ucap nando
“baik tuan” ucap bibi, setelah nando memeriksa baby elo dia kembali ke kamarnya untuk mengganti bajunya.
Nando sudah mengganti bajunya sekarang pukul 3 sore jam kantor belum selesai, nando mengambil ponselnya menghubungi ando agar mengantar beberapa pekerjaan yang penting ke rumah.
__ADS_1
tidak berselang lama andi datang dengan membawa dokumen yang harus segera diselesaikan nando.
“ini pak, dokumen yang bapak harus segera selesaikan” ucap andi memberikan pada nando.
“letakkan disitu, dan cari latar belakang betran” perintah nando
“latar belakang betran? Memang kenapa pak, apa betran mencurigakan?” tanya andi
Memang selama ini banyak pesaing bisnis nando yang ingin menjatuhkan nando dengan menyusup menjadi pegawai varmond company untuk mencari informasi dan memata-matai perusahaan, tapi semau gagal karena nando sangat selektif mengambil karyawan.
“tidak, hanya dia punya masalalu dengan istriku” ucap nando
Bibir andi berkedut, dia fikir mencari latar belakang betran karena nando mencurigai sebagai mata-mata tapi sekarang dia salah.
Hanya karena memiliki masa lalu dengan istrinya nando rela menggali latar belakang seseorang.
“baik pak, ada lagi” ucap andi
“tidak, tapi ingat harus lengkap tidak boleh kurang sedikitpun” ucap nando
“iya pak” ucap andi malas berurusan dengan bosnya yang sedang cemburu karena kenalan sanga istri.
Andi kembali ke kantor untuk melakukan pekerjaanya sedangkan nando tetap bekerja dari rumah.
***
Menjelang sore aza sudah bangun mendapatkan dirinya di kamar, dia yakin bahwa suaminya yang memindahkannya.
Dengan cepat aza pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah aza selesai dia ke kamar baby elo untuk melihat keadaan baby elo.
Baby elo yang sudah rapi dan bersih karena bibi sudah memandikaanya setelah baby elo bangun.
“ tuan muda sudah saya mandikan nyonya” ucap bibi melihat aza masuk ke kamar baby elo.
“makasih bi, bibi jaga baby elo sebentar saya ingin masak” ucap aza
“tidak perlu nyonya, tadi bibi sudah menyuruh pelayan untuk memasak jadi nyonya jaga tuan muda saja” ucap bibi
“baiklah, ayo sayang ikut mama” ucap aza mengambil baby elo ke gendongannya.
“kalau begitu bibi permisi dulu nyonya” ucap bibi pergi dari kamar baby elo.
“ayo baby kita cari papa, pasti dia ruang kerja” ucap aza membawa baby elo keruang kerja di rumah ini.
__ADS_1