Baby CEO

Baby CEO
Episode 74


__ADS_3

 


 


Siang hari....


Nando baru saja sampai di kantornya pada waktu siang hari karena dia harus menjaga baby elo dan merawat aza karena ulahnya sendiri.


Setelah pergulatan panas dengan aza yang membuat aza tidak bisa bangun dari tempat tidurnya yang membuat nando merasa bersalah.


Nando memasuki ruang kerja di ikuti andi yang membawa dokumen-dokumen yang harus nando periksa.


“apa jadwalku hari ini, di?” tanya nando duduk di kursi kebesarannya


“sesuai dengan perintah bapak, untuk membatalkan pertemuan pagi dan menggantinya setelah makan jam istirahat jadi ada dua pertemuan yang harus bapak hadiri yang pertama pukul 1 siang dengan para pemegang saham dan pukul 3 sore dengan kepala devisi” ucap andi menjelaskan jadwal nando hari ini.


Memang seharusnya nando memiliki rapat pagi tapi karena nando lebih mementing aza jadi dia mengundurnya.


“baiklah, apa semua sudah kamu siapkan” ucap nando


“sudah pak, tinggal menunggu perintah bapak saja” jawab andi


“baguslah, aku ingin selesai tepat waktu agar aku bisa pulang cepat” ucap nando


“kalau boleh saya tahu kenapa bapak mengundur rapat pagi ini?” tanya andi, karena waktu nando memerintahnya untuk mengundur rapat pagi nando tidak memberikan alasan yang jelas hanya nando menyuruh mengudur rapat pagi ke siang hari.


“aza sakit aku harus menemaninya dan baby elo juga rewel karena dia ingin bersama aza dan aku tidak memperbolehkanya” ucap nando menjelaskan pada andi


“nyonya sakit pak? Memang nyonya sakit apa pak, kemarin saya lihat nyonya masih baik-baik saja” tanya andi


“dia hanya kecapean jadi butuh istirahat yang lebih” ucap nando sedikit berbohong tidak mungkin dia memberitahu andi bahwa aza sakit karena ulahnya.


“oh begitu, saya doakan nyonya cepat sembuh pak” ucap andi tulus


“terimakasih, kamu bisa kembali melanjutkan pekerjaanmu” ucap nando


“baik pak, saya permisi” ucap andi meninggalkan nando

__ADS_1


Nando melihat dokumen yang sudah menumpuk di meja, dia menghembuskan nafas panjang pekerjaanya memang banyak dan untungnya tidak harus dikerjakan sekarang jadi nando bisa sedikit lebih santai.


“aku harus cepat menyelesaikan pekerjaanku, aza dan baby menungguku” ucap nando pada dirinya dengan semangat nando mengerjakan semua tugasnya.


Berbeda dengan nando yang masih sibuk bekerja sekarang aza masih sedang memulihkan diri di kamar bersama baby elo yang berbaring di sampingnya.


Aza masih merasakan sakit di sekujur tubuhnya, “bibi bisa jaga baby elo sebentar saya mau turun untuk makan siang” ucap aza pada bibi yang dari tadi mengawasi mereka atas perintah nando.


“biar saya saja nyonya yang mengambil makanan untuk nyonya” ucap bibi berdiri untuk mengambil makan siang untuk aza


“tidak perlu bi, pasti bibi lelah juga karena dari tadi pagi bibi harus menjaga baby dan menyiapkan keperluan nando jadi bibi istirahat saja” ucap aza turun dari tempat tidur.


“bibi tidak lelah nyonya, bibi sudah terbiasa sebelum nyonya ada dan juga tadi tuan nando menyuruh bibi untuk melayani nyonya dan melarang nyonya untuk turun dari ranjang” ucap bibi


“huh... aku hanya sakit biasa bukan lumpuh jadi bibi tidak perlu berlebihan seperti itu dan jangan dengarkan nando dia terlalu berlebihan” ucap aza


“tapi nyonya tuan...”


“tidak ada tapi-tapian sekarang bibi disini jaga baby saya akan turun” ucap aza, dia hanya kelelahan bukan sakit keras jadi tidak perlu perlakuan khusus.


Bibi yang melihat aza berjalan keluar untuk turun hanya bisa menghela nafas panjang, dia tahu aza termasuk orang yang keras kepala tapi bibi juga tahu nando berlebihan tentang kondisi aza.


“nyonya kenapa di sini?” tanya salah satu maid yang kebetulan sedang membersihkan bagian dapur


“aku ingin makan bisa kamu buatkan beberapa makanan untukku dan jus buah” ucap aza


“bisa nyonya, tunggu sebentar” ucap maid tersebut dia tahu kondisi aza karena waktu pagi tuan mereka mengatakan aza sedang sakit dan mereka harus melayani aza dengan baik.


Aza hanya tersenyum duduk di salah satu kursi menunggu maid tersebut membuatkan makanan untuk dia.


Tidak menunggu lama makanan jadi aza dengan lahap memakan makanan tersebut dan memberikan pujian untuk maid tersebut.


“maaf nyonya tuan muda tiba-tiba bangun dan menangis mencari nyonya” ucap bibi datang membawa baby elo tengah sesenggukan habis menangis.


“aduh anak mama kenapa menangis, cup cup sayang tenang ya mama di sini” ucap aza mengambil baby elo dari bibi


Baby elo langsung memeluk aza dengan erat seakan tidak ingin mamanya meninggalkannya lagi.

__ADS_1


Aza tahu baby elo pasti sangat ketakutan karena dari pagi baby elo hanya bisa sebentar saja bersama aza karena aza sendiri tidak mampu bangun dan harus istirahat total.


Cukup lama aza memeluk baby elo sampai baby tenang, “nyonya tuan muda belum makan siang jadi ini bubur untuk tuan muda” ucap bibi memberikan mangkuk bubur baby elo.


“ayo baby kita makan pasti baby laparkan” ucap aza pada baby elo


Aza memangku baby elo dan mulai menyuapinya, baby elo memakan makan siangnya dengan lahap.


Baby elo selesai makan siang aza dengan telaten membersihkan mulut dan pipi baby elo yang kotor karena makanan yang menempel di sana.


Setelah selesai pasangan ibu dan anak ini pergi ke taman untuk menghirup udara segar, aza duduk di salah satu bangku taman yang memang sengaja di siapkan nando setelah melihat aza dan baby elo sering ke taman sekedar untuk jalan-jalan atau menghirup udara segar.


“baby senang bisa keluar, sesak ya didalam rumah terus?” ucap aza melihat baby elo yang sedang duduk dipangkuanya dengan senyum terukir diwajah baby elo.


“maafkan mama ya hari ini baby harus terkurung di rumah lagi mama sedang sakit lain kali nanti kita jalan-jalan nanti kita ajak nenek juga baby maukan?” ucap aza tentunya hanya ditanggapi ocehan baby elo yang aza tidak mengerti.


Mereka berdua menghabiskan waktu sampai matahari terbenam di temani oleh ocehan baby elo yang kadang aza menanggapinya.


***


Matahari mulai terbenam nando sudah menyelesaikam pertemuan hari ini yang diundur tidak lupa membawa beberapa dokumen yang dianggap cukup mendesak untuk dikerjakan dirumah.


Sesampai dirumah nando langsung menuju kamarnya untuk melihat keadaan aza dan baby elo, tapi nando tidak menemukan mereka dikamar maupun di kamar baby elo.


Dengan tenang nando menuju taman karena selain taman biasanya aza dan baby elo ditaman untuk menghabiskan waktu menunggu matahari terbenam.


Disana nando melihat aza tengah tertidur dengan baby elo tengkurep diatas aza dengan mata tertutup tidak lupa selimut bayi menutupi tubuhnya  agar tidak sakit karena angin .


“bunny ayo bangun kita masuk disini dingin nanti kamu dan baby sakit” ucap membangunkan aza dengan lembut.


Aza mengerjapkan mata melihat nando yang masih memakai pakaian kantor, “kamu sudah pulang teddy” ucap aza masih setengah mengantuk


“iya, aku baru sampai kenapa tidur disini ayo masuk” ucap nando mengambil baby elo dengan hati-hati agar tidak bangun dan satu tangan menggandeng aza untuk masuk kedalam.


 


Mohon dukung author dengan rate, like, comen dan vote

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2