Baby CEO

Baby CEO
Episode 68


__ADS_3

seperti yang di perkirakan aza mama rinta membeli semua barang dengan harga yang fantastis bayangkan saja hanya untuk membeli baju dan beberapa barang lain mama rinta menghabiska 3 juta dollar.


"mama bukanya ini agak berlebihan, kita sudah menghabiskan uang cukup banyak ma, dan juga belanjaan kita juga sudah banyak" ucap aza yang ingin menghentikan mama rinta untuk memilih barang-barang lain.


" tidak sayang, ini tidak cukup baru 3 juta itu masih sedikit" ucap mama rinta santai


aza hanya bisa terdiam 3 juta dollar menurut mama rinta hanya sedikit, kalau orang awam 3 juta dollar sudah bisa beli rumah mewah.


"ini sudah banyak ma, lihat bahkan pak supir sudah kwalahan membawa barang kita" ucap aza menunjukkan supir mereka yang di jadikan kuli angkut barang dadakan.


" pak kalau sudah banyak bisa taruh ke mobil dulu nanti ke sini lagi" perintah mama rinta dia mulai kasihan dengan sopir nando yang sudah membawakan barang belanjaan mereka yang di bilang cukup banyak.


"baik nyonya besar" ucap sang sopir pergi untuk menaruh barang-barang di bagasi mobil.


aza merasa kasihan dengan sopir tersebut dia berencana untuk memberikan bonus pada supirnya.


"mama kita sudahi belanjanya ya, ini sudah siang kita makan dulu, baby elo juga sudah lelah" ucap aza


"kamu benar juga ayo kita cari makan siang" ucap mama rinta


aza merasa lega mama rinta menghentikan aktivitas belanjanya sekarang tinggal cari cara untuk membujuk mama untuk pulang.


"ayo ma, aza tahu tempat makan enak di sini" ucap aza mengajak mama rinta ke tempat makan favoritnya.


"ayo" balas mama rinta mengikuti aza.


sesampai di tempat aza tuju yang merupakan restoran kesukaan aza di mana menu yang di tawarkan beranekaragam dan memiliki harga yang cukup terjangkau.


"ramai sekali za, semua tempat penuh" ucap mama rinta yang melihat restoran yang di rekomendasikan aza terlihat penuh.


"ini sudah jam makan siang ma, jadi ya kayak gini semaunya penuh" ucap aza sambil melihat apa ada kursi yang kosong.


"iya juga za" ucap mama rinta


"ma di sana masik ada meja kosong ayo kita ke sana" ucap aza pada salah satu meja yang kosong.


mereka menempati meja tersebut tidak lama seorang waiters datang untuk memberikan menu pada aza dan mama rinta.


"selamat datang nyonya, ini menu hari ini yang kami tawarkan silahkan nyonya" ucap waiters tersebut dengan memberikan buku menu pada aza dan baby elo

__ADS_1


"makasih, mbak ada kursi untuk bayi tidak" tanya aza


"ada nyonya, apa nyonya membutuhkannya kalau iya kami akan ambilkan" ucap waiters


" iya mbak, tolong ambilkan ya kami akan lihat-lihat menu dulu" ucap aza


"baik nyonya tunggu sebentar" ucap waiters pergi untuk mengambil kursi untuk baby elo.


"kamu sering ke sini za?" tanya mama rinta


"iya ma dulu waktu kuliah sampai sekarang aza akan makan di sini waktu weekend ya hitung-hitung refreshing ma" ucap aza


"oh pantas kamu hafal betul tempat ini, kalau gitu menu yang enak di sini apa mama mau coba" ucap mama rinta


" kalau di sini paling enak steak ma, di sini enak banget dulu" ucap aza


"benarkah kalau begitu mama pesan yang itu aja dan minumannya green tea" ucap mama


"baik ma" ucap aza


setelah mama rinta dan aza berdiskusi tentang makanan yang akan mereka pesan, tidak lama kemudian seorang waiters datang dengan membawa kursi bayi untuk baby elo.


"terimakasih mbak, dan saya mau pesan steak 2, green tea ini, ini dan ini ya mbak" ucap aza menunjuk buku menu


"baik nyonya mohon di tunggu sebentar makanan akan kami antarkan" ucap waiters tersebut.


aza hanya tersenyum melihat waiters tersebut.


"habis makan siang kita belanja lagi ya za mama masig banyak barang yang akan kita beli" ucap mama rinta.


aza hanya bisa meringis mendengarnya dia harus cari cara agar dia cepat-cepat pulang dan menghentikan mama rinta untuk belanja lagi.


"iya ma" ucap aza


aza mulai mengeluarkan makanan untuk baby elo, dari rumah aza sudah mempersiapkan bubur bayi untuk baby agar dia tidak repot-repot mencari makanan untuk baby.


baby elo yang melihat mamanya mengeluarkan mangkus kecil mulai bersemangat.


"cucu oma semangat sekali, pasti senang ya sebantar lagi mama aza kasih baby makan iya kan sayang" ucap mama rinta yang melihat baby elo tertawa.

__ADS_1


"sebentar sayang mama, siapin dulu makanannya" ucap aza sambil memasangkan celemek kecil agar tidak mengotori bajunya.


baby elo denga lahap memakan makanan yang di suapkan aza,


"pelan-pelan sayang, pasti baby kelaparan sampai lahap begini" ucap aza


"kasihan cucu oma pasti lapar karena menemani oma dan mama belanja" ucap mama rinta yang melihat cucu kesayangannya makan dengan rakus.


"za apa kita terlalu lama ya belanjanya sampai baby elo kelaparan" ucap mama rinta


"mungkin ma, tapi memang kita agak telat untuk makan siang" ucap aza


"benar juga, habis makan siang kita ke kantor nando bagaimana" ucap mama rinta


"bisa ma, aza juga mau lihat apa teddy makan siang atau tidak soal kebiasaan teddy suka lupa makan siang kalau sudah bekerja" ucap aza


"teddy???" ucap mama rinta bingung


"oh itu panggilan aza untuk nando ma, nando sendiri yang menyuruh aza untuk memanggil teddy" jelas aza pada mama rinta


"hahahahahah" tawa mama rinta pecah setelah mendengar penjelasan aza


"jadi nando menyuruhmu untuk memanggilnya teddy" ucap mama rinta menahan tawa


"iya ma, kata nando sebagai panggilan sayang" ucap aza


hahahaha tawa mama rinta sekali lagi pecah dia benar-benar tidak tahu bahwa nando bisa menyuruh aza untuk memanggil dengan hal konyol.


"maaf mama kelepasan, tapi mama tidak tahan baru pertama ini nando yang biasanya bersikap acuh dan dingin itu menyuruhmu memanggilnya dengan sebutan yang konyol" ucap mama rinta kembali tertawa


"sebenarnya pertama aza juga risih ma karena menurut aza itu terlalu lebay tapi karena keinginan nando jadi aza turuti saja" ucap aza


"tidak apa yang penting nando tidak keberatan, karena yang mama tahu dari kecil itu nando tidak suka di sebut seperti itu dia paling benci dengan menyebutnya dengan hal-hal lucu seperti tadi" jelas mama rinta


aza hanya mengangguk paham dia sudah tahu pasti nando tidak suka kalau dia dipanggil dengan hal-hal itu.


"tapi semenjak menikah denga kamu mama lihat nando mulai berubah dia menjadi pribadi yang baik ya meskipun hanya untuk keluarga tapi mama tetap bersyukur akhirnya nando bisa berubah dan itu berkat kamu za" ucap mama rinta


mohon dukung author dengan rate, like, comen dan vote sebanyak-banyaknya

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2